![SUAMIKU BOS MAFIA [Revisi]](https://asset.asean.biz.id/suamiku-bos-mafia--revisi-.webp)
Di sisi lain..
Gilang sedang berjalan sendirian di taman sambil bernyanyi-nyanyi dan memutarkan tubuh nya ke kanan dan ke kiri.
Gilang terlihat begitu senang walaupun diri nya berjalan sendirian tanpa Dion, Gilang merasa terbebas dari si anak onta itu (Dion😭). Gilang merasa bebas dari Dion bukan karena dia membenci Dion namun karena Dion selalu melarang nya untuk mencari pacar karena Dion ingin kalau Gilang juga jones seperti dirinya.
Gilang memutarkan tubuh nya ke kanan dan ke kiri, Gilang terlalu asyik dengan diri nya sendiri bahkan dia sampai tidak menyadari kalau di depan nya ada seorang wanita cantik sedang berdiri di tengah-tengah jalan.
~Brukkkk" ( Suara tubrukan ).
Gilang menubruk wanita tersebut dan membuat mereka berdua terjatuh secara bersamaan, Gilang menimpa tubuh mungil gadis tersebut sedangkan gadis itu berada di bawah tubuh nya Gilang, "Aduh.." Rintih kedua nya. Gilang dan gadis tersebut sama-sama mengalami kondisi remuk pada badan.
"Bangun!!" Suruh gadis itu kepada Gilang
"Sabar! gw juga mau bangun ini tapi badan gw remuk semua" Ucap Gilang
"Sama, cepat bangun!" Perintah gadis itu lagi
"Iye-iye" Sahut Gilang
Gilang bangkit dan kembali berdiri tegak, kemudian Gilang membantu gadis itu untuk bangun karena dia merasa bersalah.
"Maaf ye, gw gak sengaja" ucap minta maaf Gilang
"Iya gak papa, lain kali hati-hati ya" ucap gadis tersebut
"Iya, btw nama lu siapa?" tanya Gilang
"Adira" jawab gadis itu
"Oh, nama gw adalah Gilang" ucap Gilang
__ADS_1
Gilang menyerahkan uang kepada Dira, uang tersebut sebagai tanpa maaf nya karena sudah menubruk Dira dengan begitu kencang bahkan sampai membuat terjatuh.
"Buat apa ini?" Tanya Dira
"Buat lu, sebagai permintaan maaf gw." Jawab Gilang
"Tapi.. aku gak bisa terima uang ini" ucap Dira
"Terima aja, gw gak terima penolakan dari seorang wanita!" ucap tegas Gilang.
"Oke-oke, saya terima. Makasihh ya" ucap terimakasih Dira
"Iya sama-sama" Sahut Gilang
Gilang hendak pergi meninggalkan Dira sendiri, namun saat langkah nya baru beberapa langkah.. secara tiba-tiba Dira pingsan dan dia langsung tergeletak di tanah. Gilang yang melihat nya pun langsung berbalik ke arah Dira lalu menggendong Dira.
"Aduh, nih cewek pake pingsan lagi. Jangan-jangan dia pingsan gegara gw jatuh di atas tubuh nya" ucap Gilang
kenapa-kenapa.
......*****......
Beberapa menit kemudian..
Gilang sudah tiba di rumah sakit tersebut, Gilang langsung membawa Dira ke dalam rumah sakit tersebut dan dengan cepat suster menangani Dira dan membawa nya masuk ke dalam ruangan untuk di periksa oleh dokter.
Sedangkan Gilang berada tepat di samping Dira, dia tidak mau masuk tahanan hanya gegara menubruk kencang seorang wanita dan membuat nya meninggal hanya gegara sebuah tubrukan.
"Aduh, aduh, gw butuh bantuan si onta nih" ucap Gilang, Gilang keluar dari dalam ruangan tersebut karena dia ingin menelpon Dion.
Obrolan di dalam telpon:
__ADS_1
"halo, Yon" kata Gilang
"halo, ada apa?" tanya Dion
"Lu cepat ke rumah sakit" suruh Gilang
"Mau ngapain? lu mau lahiran kah?" tanya bodoh Dion
"Bukan, inti nya cepat ke rumah sakit yang berada tidak jauh dari daerah taman" suruh Gilang
"Iya-iya" sahut Dion
Dion langsung bergegas menuju rumah sakit tersebut, dan sesampainya rumah sakit...
Dion mencari-cari keberadaan Gilang namun Gilang tak kunjung di temukan.
"kemana tuh bocah ya?" tanya batin Dion, Dion mencari Gilang ke setiap ruangan dan setelah beberapa menit kemudian.. Dion berhasil menemukan Gilang di dalam sebuah ruangan dan Gilang tengah mengobrol dengan seorang wanita cantik di dalam ruangan itu.
"Lu ngapa, Lang?" tanya Dion
"Enggak papa, tadi gw kira nih cewek bakal kenapa-kenapa tapi untung nya dia cuma pingsan doank" jawab Gilang
"Oh, yaudah... kita pulang yuk" ajak Dion
"Yuk, btw lu gimana? mau gw anterin pulang?" tanya Gilang
"Tidak usah, aku bisa sendiri" jawab Dira
"Oke, gw pulang duluan ya" ucap Gilang
"Iya hati-hati di jalan" sahut Adira
__ADS_1
Adira berbalik menghadap tembok sedangkan Gilang dan Dion pergi meninggalkan nya sendirian di dalam ruangan, ya itulah pertama kali nya mereka bertemu dengan Dira.