SUAMIKU BOS MAFIA [Revisi]

SUAMIKU BOS MAFIA [Revisi]
Positif(. ᴗ .)


__ADS_3

stevan masih mengobrol dengan dokter cantik itu membuat adel benar-benar cemburu bahkan sekarang muka cantik adel berubah menjadi merah karena terbakar api cemburu beberapa menit kemudian adel masih terus mengepalkan tangan nya sambil memonyongkan bibir imut-nya itu membuat stevan menyadari jika adel sedang terbakar api cemburu yang begitu besar akan tetapi bukan nya menenangkan hati adel,stevan justru malah sengaja memanas-manasi nya.


stevan sengaja memegang bahu dokter itu membuat hati adel semakin panas pada akhir nya adel berlari keluar dari dalam ruangan dan meninggalkan stevan berduaan dengan dokter tadi ketika adel keluar ruangan baru-lah stevan tersenyum lalu mengejarnya. ketika di luar stevan melihat adel sedang terduduk di sebuah kursi panjang dengan wajah sendu nya membuat stevan menjadi merasa bersalah bagaimanapun juga adel pasti seperti itu karena ia takut kehilangan stevan.


"kamu kenapa?"tanya stevan


"gak papa,,"jawab bohong adel


"jangan bohong, aku kalo kamu sebenarnya cemburu melihat kedekatan aku dengan


dokter tadi"ucap stevan. adel tidak menjawab ucapan stevan karena menurutnya itu tidak penting, yang penting adalah memeriksa kesehatan nya ia tidak mau jika diri-nya mengidap penyakit berbahaya jika diri-nya mengidap penyakit berbahaya pasti-lah stevan akan meninggalkan diri-nya sendiri.


stevan menyadari jika adel sedang memikirkan sesuatu stevan duduk di samping adel lalu menyenderkan kepala-nya di pundak adel walaupun perbedaan tinggi stevan dan adel cukup jauh.

__ADS_1


"yank, kamu marah ya?"tanya stevan


"gak kok. aku sadar aku emang jelek,pendek,kecil di tambah miskin beda banget sama dokter tadi cantik,tinggi,body nya wow terus pasti dia kaya raya karena biasa-nya kalo dokter-dokter itu sekolah nya di sekolah khusus dokter dan pasti biaya nya mahal"jawab adel. adel memasang wajah sendu nya lalu menghela nafas berat nya karena ia memikirkan nasib nya jika suatu saat stevan meninggalkan diri-nya.





adel dan stevan masih berdiam-diaman gegara tadi akan tetapi setelah beberapa saat tiba-tiba dokter cantik itu keluar dari dalam ruangan nya lalu menyuruh adel untuk masuk karena ia akan memeriksa keadaan nya. setibanya di dalam ruangan adel langsung di suruh tiduran di sebuah ranjang rumah sakit setelah adel tiduran di tempat itu dokter cantik itupun langsung memeriksa adel selama kurang lebih satu jam adel di tes dan setelah di berikan beberapa pertanyaan oleh dokter cantik itu pada akhir nya adel di nyatakan positif sedang mengandung seorang janin. betapa bahagia nya adel dan stevan mendengar kabar tersebut walau tadi mereka sempat diam-diaman tapi pada akhir nya mereka kembali bahagia dan nempel seperti lem dengan perangko.


"makasih ya, lin"ucap terimakasih stevan

__ADS_1


"iya sama-sama, van. kamu harus jaga dia jangan sampai telat makan atau kalo bisa bikin dia lebih ideal ya soalnya dia terlalu kurus",suruh dokter itu


"oke, yaudah gw sama istri gw pulang dulu ya"pamit stevan


"iya"sahut dokter itu


stevan menggandeng tangan adel lalu mereka berjalan menuju parkiran mobil sesampainya di parkiran mereka langsung masuk ke dalam mobil kemudian stevan menjalankan mobil nya itu namun ketika di tengah perjalanan perut adel berbunyi menandakan kalo diri-nya sedang lapar.


"kamu kenapa?"tanya stevan.


"aku lapar"jawab adel.


"hmm, ya sudah nanti kita ke restoran"ucap stevan. stevan membelokan mobil nya ke kanan karena di sana ada sebuah restoran berbintang lima yang sering di datangi oleh para artis-artis terkenal serta sering di jadikan tempat foto foto orang-orang yang sok kaya lalu di post di sosmed hanya untuk menambah jumlah penyuka. sesampainya di depan restoran itu stevan langsung memarkirkan mobil nya kemudian turun dari dalam mobil lalu membukakan pintu mobil untuk adel. stevan menggandeng tangan adel menuju restoran itu sesampainya di dalam restoran stevan langsung memilih tempat paling belakang untuk mereka*.

__ADS_1


__ADS_2