SUAMIKU BOS MAFIA [Revisi]

SUAMIKU BOS MAFIA [Revisi]
SELAMAT JALAN, PAPA..


__ADS_3

revan terus-menerus memegangi tangan papa nya sampai-sampai ibu nya memeluk erat dia dan melepaskan genggaman nya agar dokter bisa lebih leluasa mengobati papa nya.


"bu, papa kenapa?" tanya revan


"gak tau nak, tiba-tiba penyakitnya kumat kemudian ia langsung tak sadarkan diri dan seperti itu" jawab ibu nya.


"bu, revan gak mau jadi anak yatim bu" ucap revan


"ibu juga tidak mau menjadi janda, mari kita doakan papa mu ya" ucap ibu nya.


mereka berdua saling berpelukan satu sama lain sambil menunggu kesadaran orang yang mereka cintai yakni kepala keluarga mereka yang selalu menjaga mereka dari bahaya.


******


Beberapa menit kemudian...


dokter sudah menyerah sekarang hanya tuhan lah yang mampu merubah nya, namun papa nya revan masih sadarkan diri karena ia ingin berpesan kepada revan.


"revan, kemari nak" panggil papa nya. revan langsung berlari menghampiri papa nya kemudian memeluk tubuh papa nya yang sudah begitu lemas.


"ada apa, pah?" tanya revan

__ADS_1


"papa hanya ingin menitipkan sesuatu kepadamu" jawab papa nya.


"menitipkan apa?" tanya revan


"perusahaan kita, kamu harus menjaga nya dengan baik-baik. sekarang kamu sudah besar nak dan itu artinya nya kamu sudah bisa mengatur perusahaan" ucap papa nya. revan terdiam sejenak lalu berpikir, bagaimana cara dia mengatur perusahaan, revan tak mengerti sama sekali cara nya mengatur perusahaan jangankan perusahaan, ngerjain soal matematika saja,revan masih kesulitan.


"pah, revan gak tau cara nya mengatur perusahaan" ucap revan


"nanti om stevan akan membantu kamu dalam hal itu, tapi sebelum itu kamu harus janji pada papa" ucap papa nya


"janji apa?" tanya revan


"kamu harus menuruti apa yang di inginkan oleh om stevan dan juga isteri nya." jawab papa nya.


*******


"papaaaa" teriakk revan. revan menangis sejadi-jadinya di hadapan jasad papa nya, seluruh keluarga berusaha menenangkan revan tapi sayang, dia tak bisa menenangkan diri nya. "mencurigakan, penyakit papa tak mungkin kumat dengan sendiri nya pasti ada penyebab nya" batin revan.


revan berjalan menuju dapur, kemudian mengecek satu-persatu makanan yang berada di sana, bukan hanya makanan nya tapi bekas tempat nya juga revan periksa namun sayang diri nya tak dapat menemukan apapun tentang ini.


"sudah-lah revan, kita harus ikhlas atas kepergian papa kamu" ucap kiki

__ADS_1


"tidak bisa om, kematian papa begitu ganjil. aku yakin ada seseorang yang berniat ingin membunuh papa" ucap revan


"tapi van, menuduh itu tidak baik" ucap kiki


"iya tapi revan yakin sekali, ada orang yang sengaja meracuni papa karena tadi ketika revan genggam tangan nya, revan merasakan sesuatu yang berbeda" ucap revan.


seluruh orang yang berada di rumah itu terdiam karena mereka tau sifat nya revan itu bagaimana, dan dugaan revan tak mungkin salah apalagi kalo soal papa nya.


"nak, tak baik menuduh orang, lebih baik kita mulai pengajian untuk papa-mu ya, besok baru kita memakamkan nya" ucap ibu nya.


"iya, bu" sahut revan. revan dan seluruh orang-orang yang berada di sana memulai acara pengajian untuk papa nya revan.



keesokan hari nya..


keluarga ghifari sudah selesai memakamkan reza di tempat pemakaman umum, sesudah pemakaman papa nya, revan berbalik dan pergi menjauh dari makam papa nya namun di dalam hati nya, ia masih tidak bisa menerima atas kematian papa nya dan menganggap jika kematian papa nya di sebab kan oleh orang lain "aku akan mengungkapkan semua nya" ucap revan. revan berjalan meninggalkan kuburan tersebut dengan penuh karismatik.


.


.

__ADS_1


.


**yuhuuu, akhirnya benar-benar berada di ujung generasi stevan nih hanya tinggal satu episode lagi. penasaran dengan akhir dari generasi stevan? yuk baca terus**..


__ADS_2