SUAMIKU BOS MAFIA [Revisi]

SUAMIKU BOS MAFIA [Revisi]
Apa yang akan vani lakukan?


__ADS_3


N: anggap aja kediaman keluarga fratama


"bagaimana kamu sanggup?" tanya stevan


"e-ehh, insyaallah, pah" jawab gw


"oke, sekarang kita masuk ke dalam rumah dulu" ajak papa


"ayuk, pah" sahut gw. gw dan papa pun pergi meninggalkan halaman rumah gw dan berjalan masuk ke dalam, karena keluarga ghifari dan subroto sudah berada di dalam.


sesampainya di dalam,, gw dan papa langsung di sambut hangat oleh keluarga ghifari dan subroto walau sebenarnya kami lah tuan rumah nya. "yon, sini" panggil gilang, gw yang merasa terpanggil pun langsung berjalan menuju gilang dan mengajak gilang ke halaman belakang rumah gw lagi, karena bintang tamu nya adalah keluarga ghifari bukan keluarga subroto.


"lang, lu tau gak?" tanya gw yang


memulai ghibah

__ADS_1


"enggak, kan lu belum ngasih tau"


jawab gilang


"ummm,, tadi pas gw lagi duduk di sendiri di halaman depan rumah gw,, papa gw secara tiba-tiba datang menghampiri dan duduk di samping gw" ucap gw


"terus?" tanya gilang


"terus dia bilang kalau gw harus sudah menemukan seorang wanita yang akan menjadi jodoh gw, batas nya adalah 2 bulan dari sekarang dan kalau gw gagal, gw bakalan di nikahin" ucap gw. gilang yang mendengar nya langsung melotot dan tertegun, gilang berpikir kalau selama ini stevan itu baik dan tak pernah memaksa anak-anak nya namun kenyataan nya dia malah memaksa dion


...******...


Di sisi lain,,


revan tengah menunggu vani turun dari lantai atas kamar nya, sambil menunggu kedatangan vani, revan berbincang-bincang dengan stevan dan kiki.


"om tidak menyangka, kamu akan menjadi menantu om" ucap stevan

__ADS_1


"iya om, revan juga tidak menyangka" ucap revan. revan tersenyum-senyum sendiri sembari melirik-lirik ke tangga yang berada di kediaman keluarga fratama, revan benar-benar sudah tidak sabar menunggu kedatangan vani.


"revan kok wajah kamu begitu pucat, kamu sakit?" tanya adel


"enggak kok tante, hanya saja revan sedang menunggu kedatangan vani" jawab revan.


"owhh, sabar ya nak. sebentar lagi vani turun kok" ucap adel.


adel mengerti perasaan nya revan, adel tau kalau sebenarnya revan begitu mencintai vani namun adel juga tau kalau cinta nya vani bukan lah untuk revan melainkan untuk adit. akan tetapi stevan dan dion tidak pernah merestui hubungan vani dan adit, menurut stevan dan dion, adit hanya ingin menguasai kekayaan keluarga mereka saja dan dia tidak pernah mencintai vani.


"ya allah, semoga anak-anak ku tidak salah dalam memilih jodoh dan semoga calon menantu-menantu ku nanti adalah orang yang baik semua" doa adel. adel mendoakan yang terbaik untuk anak-anak nya, adel tak mau anak-anak kesayangan nya salah dalam memilih jodoh mereka karena pernikahan itu saklar dan kalau bisa sekali seumur hidup.


...*****...


Beberapa menit kemudian,,


vani turun dari lantai atas rumah nya, menggunakan sebuah gaun pengantin berwarna putih membuat diri nya semakin cantik bahkan melebihi kecantikan seorang putri. vani berjalan menuruni anak tangga sambil memegangi tangan para pembantu cewek di rumah nya, sesampainya di lantai bawah,, vani langsung berjalan menuju keluarga nya berada namun dia tidak melihat keluarga nya adit. "adit mana ya?" tanya batin vani, vani melihat-lihat sekeliling nya tetapi adit dan keluarga nya tidak ada di rumah nya, vani benar-benar bingung dengan semua ini karena yang duduk di kursi kebesaran seorang raja adalah revan bukan adit.

__ADS_1


__ADS_2