![SUAMIKU BOS MAFIA [Revisi]](https://asset.asean.biz.id/suamiku-bos-mafia--revisi-.webp)
Adel berhasil menemukan sebuah obat untuk stevan namun saat adel berbalik badan terlihat stevan dan kiki sedang cekikikan.
"tadi katanya stevan keracunan,tapi kok malah ketawa-ketawa kayak gini, apakah kalian membohongi aku?"tanya adel
"gak kok,kita gak membohongi kamu,kita cuma mau lebih dekat dengan kamu dengan cara bercanda seperti ini"jawab stevan
Stevan turun dari gendongan kiki dan berjalan menghampiri adel awalnya stevan ingin meminta maaf sambil memeluk akan tetapi adel malah berjalan pergi meninggalkan stevan sendiri.
"tidak,kasihan stevan dia pasti bakalan sedih"batin kiki
kiki berjalan menghampiri stevan dan memegang pundaknya stevan supaya stevan lebih sabar menghadapi sifat jutek adel.
"ki, apakah gw segitu tidak pantasnya untuk di cintai oleh seorang wanita?"tanya stevan
"lu itu pantas untuk cintai,adel seperti tadi karena dia kesal lu membohongi dia mending sekarang lu kejar deh"suruh kiki
Stevan menatap lekat kiki kemudian langsung berlari untuk mengejar adel,kiki hanya tersenyum kecil dan berjalan menuju orang tuanya stevan.
"halo,om dan tante"sapa kiki
__ADS_1
"halo ki,kamu sudah besar aja sekarang ya padahal dulu masih kecil"sapa balik orang tuanya stevan
"iyalah tan,stevan saja sekarang sudah menjadi bucin"kata kiki
"bucin itu apa?"tanya papa nya stevan
"bucin itu artinya budak cinta"jawab kiki
Kiki duduk di samping depan orang tuanya stevan karena mereka sudah menganggap kiki seperti anak sendiri.
*
*
*
"kamu kenapa tidak pernah mau melihat wajah ku, apakah wajah ku begitu menjijikkan untuk kamu?"tanya stevan
adel tidak menjawab pertanyaan stevan,stevan menggenggam tangannya adel dan memegang wajahnya
__ADS_1
"seperti nya kamu tidak akan pernah mencintai diriku,baiklah kalau memang itu mau kamu,aku akan putuskan hubungan kita"kata stevan
Stevan beranjak dari duduknya dan perlahan pergi meninggalkan adel dengan raut wajah sedihnya tanpa di sadari oleh stevan dan adel sedari tadi kiki sedang menguping pembicaraan mereka karena dirinya merasa penasaran.
"kasihan sekali stevan dasar cewek aneh sudah miskin,belagu pula sok-sokan jual mahal masih untung ada yang suka sama dia"batin kiki
sat stevan masuk ke dalam kamarnya kiki langsung menghampiri adel dengan raut wajah menyeramkan nya adel yang melihat kiki pun terkejut.
"heh,cewek kampungan. lu itu punya hati nurani gak sih?stevan itu sayang banget sama lu tapi lu malah menyia-nyiakan stevan"kata kiki
"aku tidak pernah mencintai stevan,tapi aku akan berusaha untuk mencintai dia"lirih adel
"apa?lu sadar gak?lu itu egois,lu
mementingkan kebahagiaan lu sendiri tapi lu gak pernah mementingkan kebahagiaan orang lain,dasar cewek kampungan sok elite. gw tau alasan lu deketin stevan tuh biar lu jadi nyonya besar jadi orang tuh jangan belagu lu,muka menang putih aja sombong banget dan sok elite"kata pedas kiki
adel terdiam tidak menjawabi kiki karena menurut adel ucapan kiki benar dia memang egois itu sebabnya semua orang yang dekat dengan dia pergi menjauh secara perlahan-lahan. adel menghela nafasnya dan berusaha untuk menahan tangisnya
"bilangin kepada stevan,aku pamit maaf kalau aku terlalu egois dan makasih atas kebaikan dia selama ini kepada aku,maaf aku tidak bisa menjadi calon istrinya"kata adel
__ADS_1
Adel beranjak pergi meninggalkan kiki menuju lantai bawah rumah itu,kiki tersenyum puas karena stevan pasti akan mendapatkan seorang wanita yang jauh lebih baik dari si cewek kampungan itu atau adel.