![SUAMIKU BOS MAFIA [Revisi]](https://asset.asean.biz.id/suamiku-bos-mafia--revisi-.webp)
Jam 17.00 sore.
Revan sudah mulai merasa bosan karena perjalanan nya terlalu lama di tambah kaki nya keram gegara kebanyakan duduk.
"om,revan lapar"ucap revan
"sama om juga,minta om kamu untuk berhenti dulu gih"suruh stevan
Revan menghela nafasnya sebenarnya dia takut dengan kiki soal nya kiki selalu menjuteki dirinya tapi mau gimana lagi cacing-cacing nya yang berada di dalam perut ia sudah pada berkoar-koar supaya mereka di kasih makanan.
"om kiki,revan lapar pengen makan"teriak revan
"iya,ini om lagi mencari restoran"sahut kiki
Revan memegangi perutnya karena selama ini revan tidak pernah menahan lapar pernah sih sewaktu ibu dan bapak nya berada di rumah sakit tapi waktu itu kan bapak nya revan sedang sakit parah jadi ibu nya revan tidak terlalu memperhatikan revan. revan terus menahan rasa laparnya hingga akhirnya kiki berhasil menemukan sebuah restoran cepat saji yang terlihat bersih ketika kiki memberhentikan mobilnya revan langsung berlari menuju restoran itu.
"revan,kamu jangan lari nanti nabrak"teriak kiki
__ADS_1
Revan tidak mendengar perkataan kiki jadi revan terus berlari dan tiba-tiba revan bertubrukan dengan seorang pria aneh serta memiliki wajah yang menakutkan.
"maaf om,aku gak sengaja"ucap revan
"hmm, tidak papa"sahut orang itu
orang tersebut berjalan pergi meninggalkan revan sendiri akan tetapi saat dia berada cukup jauh dari revan dirinya tersenyum licik.
"anak itu memiliki energi yang begitu besar"kata orang tersebut
stevan dkk menghampiri revan dan mengajaknya untuk duduk namun tanpa mereka sadari ada orang yang mengintai mereka secara diam-diam lebih tepatnya sih orang tersebut mengintai revan bukan stevan dkk.
"apa aja tapi aku pengennya ayam goreng pake sambal"jawab stevan
"owh oke sebentar ya aku pesankan dulu"ucap adel
Adel berjalan menuju tempat pemesanan makanan saat tiba di sana ternyata begitu banyak orang yang mengantri jadi adel harus menunggu terlebih dahulu namun ketika adel tengah menunggu dirinya tidak sengaja melihat ke arah di mana orang yang sedang mengintai revan,adel berpikir jika orang itu mengintai stevan dan ingin melakukan tindak kejahatan.
__ADS_1
"dia begitu mencurigakan"batin adel.
Adel terus menatap ke arah orang itu hingga akhirnya dia tersadar jika sudah tidak ada antrian lagi karena semuanya sudah selesai di layani dengan baik oleh para pegawai di sana.
"saya pesan lima ayam goreng yang gede sama sambal nya yang pwaling enak terus minumannya es teh manis dan satu lagi makanan ringannya ya seperti es krim atau apalah itu namanya intinya makanan ringan"ucap adel
"baik mbak, silahkan ditunggu ya nanti kami akan bawakan ke meja tempat mbak duduk"ucap ramah pegawai resto tersebut
adel berjalan menuju rombongan nya lagi namun di tengah jalan dia bertubrukan dengan seorang pria asing pada akhirnya adel bertatap-tatapan tajam dengan pria asing itu,adel seperti di hipnotis oleh lelaki tersebut selama bermenit-menit mereka bertatapan hingga akhirnya dinda menghampiri adel dan menyadarkan dia.
"del,lu gak papa?"tanya dinda
"gak papa kok cuma aku merasa ada yang aneh saat aku menatap wajah lelaki itu"jawab adel
"hmm, mungkin lu cuma berhalusinasi saja efek kurang tidur semalam nanti juga pasti akan lupa lagipula orang tadi cuma manusia biasa kan"ucap positif dinda
"iya sih,ya udah kita duduk yuk"ajak adel
__ADS_1
Adel dan dinda berjalan bersama-sama menghampiri rombongan mereka namun tanpa mereka sadari dari tadi lelaki itu masih menatapi mereka bahkan sekarang lelaki itu juga menatapi adel entah apa yang ada dipikirannya.