![SUAMIKU BOS MAFIA [Revisi]](https://asset.asean.biz.id/suamiku-bos-mafia--revisi-.webp)
revan memotret rumah keluarga fratama dan mengabadikannya di sosmed ternyata secara diam-diam revan sudah mempunyai akun sosial media namun kedua orangtuanya tidak mengetahui itu.
"van,kamu punya sosmed?"tanya kaget kiki
"nganu om,iya aku punya tapi aku gunakan hanya untuk bersenang-senang kok bukan untuk kejahatan"jawab jujur revan
revan tertegun karena ia takut jika nanti kiki akan mengomelinya lalu mengasih taukan hal ini kepada ibu dan bapaknya.
"kamu kenapa?"tanya kiki
"gak papa om,pliss om jangan kasih tau bapak atau ibu ya kalo misalnya om kasih tau nanti pasti revan di omelin"ucap revan sambil memohon
"apa?jadi wajah kamu pucat gegara takut om bilang pada bapak dan ibu kamu. kamu tenang saja om tidak akan bilang selama akun sosmed kamu digunakan untuk hal-hal yang baik lagian om hanya ingin minta di follow sama kamu"ucap kiki
kiki mengambil handphonenya revan dan mulai mencari akun sosmed nya setelah selesai mengikuti akun sosmed nya kiki langsung menyerahkan handphone itu lagi kepada revan.
"makasih van,yuk kita masuk nanti om pesankan makanan enak yang ada di jakarta"ajak kiki
__ADS_1
"yuk om"sahut revan
revan,kiki dan dinda pun masuk ke dalam rumah stevan kembali lalu kiki memesan makanan yang paling di gemari oleh warga di ibukota ini.
"ki,gimana kalo kamu pesan kerak telor juga untuk revan biar dia nyobain makanan khas betawi"request dinda
"boleh tuh yasudah aku pesan kerak telor juga"ucap kiki
kiki memesan kerak telor sekali lima bungkus karena dia tau stevan begitu menyukai kerak telor kalo misalnya ia hanya memesan dua bungkus pasti habis oleh stevan.
"om kok pesan makanannya banyak banget emangnya buat siapa aja?"tanya revan
"hah,kamu serius? siapa ikan piranha nya?"tanya dinda
"tuh si stevan ia kan pemakan segala kasihan adel selalu di makan oleh dia di kasur"jawab bercanda kiki
kiki tersenyum nakal karena ia berpikir kalau stevan dan adel sedang melakukan proses berkembang biak di kamar makanya mereka tidak turun-turun juga dari lantai atas rumahnya tetapi kenyataannya stevan sedang di kerokin oleh adel gegara efek begadang semalaman stevan jadi masuk angin malahan ia harus menghadiri meeting nanti sore dengan perusahaan keluarga ganendra.
__ADS_1
"yank,aku lapar pengen makan nanti kamu lanjut kerokin aku lagi yak"ucap stevan
"iya,aku baru pertama kali loh ngerokin cowok seganteng kamu biasanya kan cogan itu anti sama yang namanya kerokan karena nanti badannya jadi bau tapi kamu malah minta di kerokin"ejek adel
"aku itu beda dari cogan pada umumnya stevan adalah seorang cogan yang sederhana dan baik hati"ucap bangga stevan
"iya deh,terserah kamu saja asalkan kamu senang"sahut adel
adel berniat beranjak dari duduknya namun tiba-tiba stevan menarik tangannya lalu mengecup bibir nya seketika pipi adel memerah tetapi adel langsung buru-buru mendorong tubuh stevan supaya stevan tidak mengetahui jika pipi nya memerah,adel membalikkan badannya supaya stevan tidak melihat pipinya yang memerah.
"kenapa kamu berbalik badan,bukannya kamu suka?hmm"goda stevan
"apaan sih,udah ahh aku pengen makan siang dari semalam belum makan"ucap adel
adel berjalan keluar dari dalam kamarnya namun karena ia masih baper gegara ulah stevan tadi adel jadi bertubrukan dengan pintu kamarnya seketika stevan langsung ngakak sampai guling-gulingan di kasur.
"huftt,awas ya kamu nanti malam aku gak kasih jatah!"ucap kesal adel
__ADS_1
adel berjalan meninggalkan kamarnya dengan ekspresi kesal tapi bukannya takut stevan malah merasa gemas apalagi ketika melihat bibirnya adel yang mungil seperti bibir bayi.