SUAMIKU BOS MAFIA [Revisi]

SUAMIKU BOS MAFIA [Revisi]
sekolah...


__ADS_3

*s**atu jam kemudian*....


mobil stevan sudah tiba di depan gerbang sekolah revan yang baru, mobil stevan masuk ke dalam sekolah itu lalu memarkirkan nya di tempat parkir sekolah yang begitu luas.


"wah sekolah ini begitu besar dan bagus"ucap kagum revan


"iya donk kan yang punya om"ucap bangga stevan


"om stevan keren"ucap revan


"jelas"sahut bangga stevan


"sudah-sudah mending kita masuk ke dalam kelas yuk"ajak adel


"yuk,tan"sahut revan


adel dan stevan menggandeng tangan revan menuju ruang kepala sekolah, mereka bertiga seperti sebuah keluarga harmonis yang tidak dapat di pisahkan. saat revan melewati kelas-kelas seluruh murid pada menatap dirinya dari dalam kelas terutama murid-murid perempuan.

__ADS_1


"sangking tampan nya aku murid-murid di sekolah ini sampe menatap diri-ku"batin stevan.


stevan mengira jika murid-murid itu menatap diri-nya padahal sih kenyataan-nya mereka menatap revan. stevan mengalami kegeeran tingkat tinggi gegara dia mengira jika murid-murid itu menatap dirinya.


"mas,kamu kenapa?"tanya adel


"masa aku gak tau?dari tadi seluruh siswa dan guru menatap ke arah aku tau"jawab stevan


adel menoleh ke arah belakang karena ia penasaran saat adel menoleh ke arah belakang terlihat murid-murid itu masih nongol di jendela sambil menatap ke arah revan dan tersenyum-senyum sendiri terutama murid perempuan.


"mas, murid-murid itu menatap revan tau bukan ke kamu."ucap jujur adel


"bener coba aja kamu liat ke belakang"jawab adel


stevan menoleh ke arah belakang nampak murid-murid yang masih menatap ke arah revan sambil tersenyum-senyum seketika stevan menjadi malu sendiri karena ternyata dirinya mengalami kegeeran tingkat tinggi. stevan membalikan posisi tatapannya kedepan namun tiba-tiba adel membisikkan sesuatu ke stevan.


"maka-nya mas jangan suka kegeeran jadi orang nanti jadi-nya kamu malu sendiri.

__ADS_1


jelas-jelas wajah revan lebih ganteng daripada kamu"ucap adel


"hmm,kamu meledek ku yak liat saja nanti malam aku akan memakan kamu tanpa ampun"ucap menakutkan stevan


adel tertegun mendengar ucapan stevan karena bekas kemarin malam saja belum hilang dan nanti malam stevan akan menambahkan nya lagi,adel benar-benar merasa kesal dengan ulah stevan tapi mau gimana lagi ini semua sebuah kewajiban. stevan senyam-senyum sendiri karena ia sebenarnya mengetahui isi pikiran adel tapi adel tidak pernah menyadari nya jika stevan dapat mengetahui isi pikiran-nya namun ia memilih untuk diam daripada gak di kasih jatah. stevan dan rombongan nya masuk ke dalam ruangan kepala sekolah ketika masuk ke dalam seluruh para guru wanita langsung pada jatuh hati dengan stevan dan revan.


"selamat pagi pak stevan"sapa para guru-guru cowok


"selamat pagi juga pak,hari ini saya hanya akan mengantarkan keponakan nya sahabat saya. dia akan bersekolah disini saya harap kalian bisa mengajarkan yang terbaik untuk dia"ucap stevan


"iya pak,mari ikut bapak ke kelas"ajak salah satu pak guru kepada revan


"iya pak"sahut ramah revan


revan berpamitan kepada adel dan stevan kemudian ia berjalan mengikuti guru baru nya itu menuju kelas nya sesampainya di depan kelas revan langsung masuk ke dalam kelas itu bersama dengan guru baru nya itu.


__ADS_1


***penasaran dgn kelanjutannya?yuk kita baca terus ya maaf kalau agak lama up nya soal-nya saya lagi sibuk and harus membagi waktu juga dengan karya-karya saya yg berada di platform lain nya. makasih buat yg sudah sabar menunggu ya***^^


__ADS_2