![SUAMIKU BOS MAFIA [Revisi]](https://asset.asean.biz.id/suamiku-bos-mafia--revisi-.webp)
Revan berlari menuju lantai bawah, rumah keluarga fratama dengan sangat terburu-buru karena dia tidak mau identitas nya di kantongi oleh pihak-pihak yang mengincar nya itu namun sebelum itu,, revan mengasih tau kiki dan stevan terlebih dahulu.
"om, gawat!" ucap revan
"hah? maksud mu apa toh?" tanya kiki
"pihak kepolisan sudah mengetahui identitas kita termaksud identitas nya om stevan sebagai dalang" ucap revan sambil berbisik kepada kiki
kiki yang mendengar perkataan revan langsung terkejut karena identitas mereka sudah bocor ke tangan pihak berwajib namun meskipun begitu, kiki tidak pernah takut dengan ancaman-ancaman yang mendekati diri nya.
"kita hadapi ini secara bersama-sama"
ucap kiki
"baik om" sahut revan, revan langsung pergi dari tempat tersebut dengan menarik tangan nya gilang sedangkan kiki menarik tangan nya stevan dan mengisyaratkan nya untuk menjauh dari kerumunan.
__ADS_1
sesampainya di tempat sepi,,
revan langsung melepaskan genggaman tangan nya dari gilang sedangkan kiki dan stevan sudah terduduk manis di sebuah kursi panjang yang biasa mereka gunakan.
"ada paansi?" tanya stevan
"gak tau, lu tanya aja si revan" jawab kiki
"gini om, om tau pacar vani yang nama nya adit itu?" tanya revan
"dia ternyata adalah seorang polisi internasional" jawab revan.
stevan yang mendengar perkataan revan sedikit terkejut karena selama ini dia kira, adit adalah seorang pengangguran yang begitu malas bekerja dan tidak berguna bagi masyarakat namun kenyataan nya, adit jauh lebih berguna bagi masyarakat ketimbang diri nya. "hebat juga si adit, gua kira dia pemalas" ucap batin stevan, stevan sedikit kagum dengan adit namun ia tetap ingat janji nya kepada papa nya revan dulu yakni mereka akan menjodohkan revan dan vani apapun yang terjadi. selain itu stevan juga mengingat permusuhan nya dengan keluarga ganendra yang tidak akan pernah usai dan stevan juga tidak mau melihat anak bungsu nya menikah dengan cucu tunggal dari keluarga ganendra.
menurut stevan sekali musuh tetap musuh tidak ada yang nama nya nego-negoan apalagi keluarga ganendra pernah memfitnah papa nya sebagai orang yang menyebabkan baron meninggal dunia. ketika stevan tengah melamun, kiki mengangetkan stevan namun stevan tidak kaget karena sekarang humor stevan benar-benar tinggi dan stevan sudah tidak seperti dulu lagi bahkan ia sudah tidak pernah manja-manja dengan adel lagi karena sekarang, anggara sudah tidak berada di sisi stevan alias diri nya sudah sibuk membangun masa depan nya nanti bersama reinkarnasi natasha walaupun anggara sendiri belum mengetahui wujud reinkarnasi natasha yang kedua namun yang pasti menurut anggara, reinkarnasi natasha yang kedua tidak jauh-jauh dari keluarga fratama alias cucu nya keluarga fratama, bisa dari anak nya dion atau anak nya vani inti nya salah satu keturunan keluarga fratama.
__ADS_1
...*********...
Lanjut ke topik pembicaraan nya..
Stevan hanya terdiam mendengarkan cerita revan mengenai adit tadi, stevan tau apa yang harus ia lakukan.
"van, gimana ye?" tanya kiki
"hmm, mungkin untuk sementara waktu gw dan adel akan tinggal di amerika terlebih dahulu." jawab stevan
"lah, rumah lu gimana?" tanya kiki
"yakan ada anak-anak gua" jawab stevan
"lah iya juga, ngapa gua jadi bodoh gini sih" ucap kiki
__ADS_1
"bukan nya dari dulu lu emang bodoh?" tanya stevan. sehabis berbicara seperti itu, stevan langsung kabur dari tempat tersebut supaya kiki tidak mengejar diri nya tetapi kiki justru malah mengejar nya, karena dia merindukan sifat stevan yang dulu seperti seorang anak kecil.