![SUAMIKU BOS MAFIA [Revisi]](https://asset.asean.biz.id/suamiku-bos-mafia--revisi-.webp)
Beberapa menit kemudian,,
gw dan gilang masih berada di dalam perjalanan menuju sekolah akan tetapi sebelum ke sekolah, kita harus membeli kebutuhan untuk praktikum terlebih dahulu.
"lang, nanti patungan loh, awas aja kalo lo gak ikut patungan!" ancam gua kepada gilang
"iye combro, nanti gue juga patungan"
ucap gilang
"yeuhh, masih mending gua combro daripada lu bakwan" ucap gw
"hilih, daripada lu pacaran nya sama guling kesayangan lu itu" ucap gilang
"serah gua donk, lagi-pula gw kan masih bayi.
masa iya bayi pacaran sih, gak mungkin kan" ucap gw, gw menyetir sembari mengobrol-ngobrol riang dengan sahabat somplak gw itu ehh lebih tepat nya baru teman deket ya karena kita baru ketemu sekitar 3 bulan yang lalu namun kita tau kalau orang tua kita itu sahabatan sejak jaman bahela (dulu).
beberapa menit kemudian,,
gw dan gilang sudah tiba di tempat jualan barang-barang khusus praktikum tapi sayang nya kita sama-sama o'on(kalo di sensor maaf) jadi kagak tau barang-barang yang mau di beli apa aja. kita niat nya si pengen nanya ke salah satu temen di kelas tapi sayang nya kita berdua sama-sama tidak menyimpan nomor telepon temen sekelas kita ya maklum-lah sama-sama nolep.
"lang, gimana?" tanya gua
__ADS_1
"ya mana gua tau, coba aja lu tanya sama tembok" jawab gilang
"gua serius bodoh, sekarang kita mau gimana? gua gak tau barang-barang yang harus kita beli, apaan aja" ucap gw.
"lu si nolep banget jadi orang maka nya gak ada yang mau temenan sama lu" ucap gilang
"diri sendiri nolep sok-sokan ngatain orang pula, dasar gilang subroto!" ucap gw. gw menatap sinis gilang sedangkan gilang malah asyik memakan jajanan kentang goreng yang abang-abang pakai gerobak suka jualin itu.
Pada awal nya sih gw pengen mengomeli gilang namun gilang malah menyuapi gw kentang goreng yang begitu enak di lidah dan pada akhirnya kita makan berdua (patungan beli nya) sambil memikirkan jalan keluar dari masalah praktikum ini.
"yodah, kita bolos sekolah aja" ucap sesat gilang
"enak banget lo kalo ngomong, nanti kalo emak adel nanya gimana? gua harus jawab apa?" tanya gw
"lah terus kemana?" tanya gua
"studio musik nyok, kita nge-band"
jawab gilang
"umm, boleh. ayuk kita pergi" ajak gua
"ayukkkk" sahut gilang. gw dan gilang pun pergi dari tempat tersebut dan kami memutuskan untuk bolos sekolah karena pusing dengan tugas praktikum yang tidak kelar-kelar.
__ADS_1
...****************...
Kami masih berada di perjalanan menuju studio musik yang berada cukup jauh dari tempat tadi, di dalam perjalanan,, kita terlihat begitu asyik sambil bernyanyi-nyanyi riang berdua seperti seorang vokalis dan bassis akan tetapi gw tidak mau menjadi sorotan vokalis, gw cuma mau menjadi seorang gitaris sedangkan gilang hanya ingin menjadi seorang bassis terkenal.
"lang, bayar nya berapa?" tanya gua
"murah kok, 1 jam nya 100 ribu" jawab gilang
"murah mata lu, itu mahal BAMBANK!"
ucap gua
"yaelah yon, uang segitu mah kecil bagi kita" ucap gilang
"iya sih, cuma masalah nya gua takut anak-anak buah papa gw ngikutin kita dari belakang" ucap gw sembari menoleh ke belakang.
"gimana yon? ada anak buah papa lu?"
tanya gilang
"ada, sekarang lu pegangan ya karena gua mau melaju dengan kecepatan yang sangat tinggi" jawab gw.
Gilang yang mendengar perkataan gw langsung berpegangan dan saat melihat gilang sudah berpegangan dengan erat, gw langsung menancapkan gas mobil gw dengan kecepatan tinggi supaya anak-anak buah papa gw tidak mengikuti kita berdua.
__ADS_1