SUAMIKU BOS MAFIA [Revisi]

SUAMIKU BOS MAFIA [Revisi]
DION PUTRA FRATAMA


__ADS_3

sesampainya adel di depan stevan, adel langsung memeluk tangan stevan sembari menunjukkan bayi itu kepada stevan.


"bayi siapa itu?" tanya stevan


"dia bayi dari pasangan yang menjadi korban kecelakaan ini" jawab adel


"owhh, kasihan sekali dia" ucap stevan


"iya, maka-nya kita angkat dia sebagai anak ya, plisss" mohon adel


"hmm, oke aku mau demi kebahagiaan kamu" ucap stevan


"makasih sayangg", ucap terimakasih adel


adel langsung memeluk erat stevan namun stevan melepaskan nya karena menurut dia ini bukan saat yang tepat untuk bermesra-mesraan apalagi di depan banyak orang.


"ya sudah, yuk kita pergi ke mobil lagi" ajak stevan


"yuk" sahut adel


"revaann, farisss, ayok kita melanjutkan perjalanan lagi" ajak stevan

__ADS_1


"yuk, om" sahut revan


rombongan stevan pun masuk ke dalam mobil lalu melanjutkan nya perjalanan nya lagi namun tiba-tiba bayi itu menangis karena ia ingin minum susu tapi sayang di mobil itu tidak ada susu formula yang bisa di kasih kepada bayi tersebut.


"yank, susu asi kamu sudah keluar?" tanya stevan


"tak tau, biar ku coba" jawab adel.


adel mengeluarkan salah satu gunung kembar nya namun ia menutupi nya dengan sebuah kain hitam supaya stevan tidak melihat karena jika stevan melihat pasti pikiran nya akan aneh-aneh.


"kenapa di tutupi?" tanya stevan


"bahaya, nanti kamu pengen lagi" jawab adel


"iyalah, aku udah tau semua kebiasaan buruk kamu, sudah diam! aku mau mencoba menyusui dia" ucap adel


stevan pun langsung diam karena ia tidak mau melihat adel marah-marah setelah melihat kondisi nya sudah tenang barulah adel menyusui bayi tersebut dengan penuh kasih sayang dan menganggap nya seperti anak dia sendiri.


*******


Beberapa menit kemudian...

__ADS_1


Adel masih fokus dalam menyusui bayi tersebut namun ketika adel tengah asyik menyusui, tiba-tiba revan nongol di tengah-tengah diri nya dan stevan membuat stevan kaget setengah mati.


"revan, jangan ngagetin donk, untung om gak jantungan" ucap stevan


"khehehe, maaf om" sahut revan. revan melihat ke adel lalu memegang kaki mungil dari bayi tersebut.


"om, bayi nya mau di kasih nama siapa?" tanya revan kepada stevan.


"bentar, om juga lupa" sahut stevan kemudian diri nya terdiam sejenak kemudian berpikir dan berusaha mengingat nama yang di sebutkan hantu si nasya tadi.


"om tau, om akan memberikan nama dia yakni dion putra fratama alias pangeran nya keluarga fratama" ucap stevan


adel menoleh ke arah stevan kemudian melihat gelang yang berada di pergelangan tangan nya, di gelang tangan itu bertuliskan nama dion.


"aku setuju, tapi sebelum itu kamu harus mengurus surat-surat untuk adopsi anak dulu" ucap adel


"iya sayangg" sahut stevan


stevan dan adel saling berpandangan sejenak kemudian fokus kepada kesibukan nya masing-masing. adel kembali fokus menyusui bayi tersebut namun sebelum itu adel memakaikan gelang ke tangan dion terlebih dahulu.


"mulai sekarang, kamu jadi putra dari keluarga fratama" ucap adel

__ADS_1


adel mencium bayi tersebut dengan penuh kasih sayang lalu memeluk nya dengan begitu erat dan menjadikan tanggal dan bulan ini sebagai hari yang spesial untuk diri nya serta stevan karena pada tanggal dan bulan ini, mereka bertemu dengan seorang bayi lelaki yang akan menjadi penerus kekayaan mereka serta menjadi pelindung dari keluarga fratama bukan hanya itu saja, dion lah yang akan membuat seluruh musuh keluarga fratama musnah secara perlahan-lahan termaksud keluarga ganendra.


__ADS_2