SUAMIKU BOS MAFIA [Revisi]

SUAMIKU BOS MAFIA [Revisi]
Perjalanan menuju Yogyakarta


__ADS_3

~Kediaman keluarga fratama..


stevan,adel,kiki dan dinda sedang bersiap-siap untuk keberangkatan mereka ke yogyakarta. adel menyiapkan perlengkapan untuk keberangkatan mereka karena perjalanan yang mereka tempuh pasti lumayan lama apalagi jika macet.


"del,lu ngapa segala bawa termos?"tanya kiki


"gini loh ki,kan perjalanannya itu pasti lama jadi aku membawa termos untuk kalian meminum air anget,kopi atau teh"jawab adel


"tapi,si stevan kan gak suka kopi"kata kiki


"kamu serius? stevan gak suka sama kopi?"tanya adel


"iya,dari dulu stevan alergi sama kopi bahkan mencium aromanya saja dia sudah langsung mual-mual"jawab jujur kiki

__ADS_1


adel hanya mengangguk karena dia percaya dengan apa yang dikatakan oleh kiki selama ini kiki adalah sahabat baiknya stevan pastilah kiki jauhh lebih mengenal stevan daripada dirinya(adel). adel kembali fokus menyiapkan perlengkapan untuk dia bawa ke yogyakarta sedangkan stevan malah asyik bermain gitar bersama kiki. suara mereka berdua begitu bagus maklumlah stevan dan kiki merupakan anak band juga pastilah mereka jago dalam bermain alat musik ataupun bernyanyi.


"din, stevan dan kiki itu suaranya bagus-bagus banget ya,kagum aku dengan suara emas mereka"kata adel


"iyalah kan mereka berdua itu anak band jadi sudah pasti mereka memiliki suara emas"sahut dinda


adel terdiam karena dia tidak pernah mengetahui jika selama ini stevan adalah seorang anak band. adel hanya mengetahui kalau stevan pernah menjadi seorang penjahat yang suka mengganggu orang lain namun adel tidak mengetahui identitas stevan sebagai seorang mafia,adel hanya mengetahui kalau stevan adalah seorang penjahat biasa yang hobbynya mengganggu orang lain kenyataannya bukan stevan hanya mengincar orang-orang yang memiliki kekayaan melimpah setelah berhasil menjebak korbannya stevan bersama dengan kelompoknya langsung menguras habis kekayaan orang tersebut.


mereka berempat sudah berada di dalam mobil namun saat berada di lampu merah mereka berpapasan dengan andra meskipun setengah wajah andra menjadi buruk rupa namun adel masih dapat mengenali tanda lahir yang berada di pipi andra.


"kak andra.."lirih adel


andra yang merasa ada seseorang yang memanggil nama nya langsung menoleh ke arah adel seketika adel menunduk karena dia takut melihat wajah andra.

__ADS_1


"sial, kenapa gw harus bertemu dengan adel sih"gerutu andra


Andra mengenali kalau gadis cantik itu adalah adelia naura meisyara sosok mantan adik angkatnya dia sewaktu kecil namun mereka berpisah semenjak papa nya adel meninggal dunia.


"lihat saja suatu saat nanti aku akan terus mengganggu kebahagiaan mu,supaya kamu bisa merasakan betapa susahnya aku selama ini"batin andra


setelah melihat lampu hijau sudah menyala mereka kembali menjalankan mobilnya masing-masing,kiki menjalankan mobilnya ke arah kanan karena dia ingin mampir terlebih dahulu ke toilet umum.


"kan kebiasaan si kiki pasti setiap satu jam sekali kita bakal mampir ke toilet"ucap stevan


"heleh, sok-sokan lu yaudah lu ae yang nyetir"tantang kiki


kiki memberhentikan mobilnya di depan toilet umum dan dia langsung berlari menuju kamar mandi begitu pula dengan adel dan dinda mereka memilih untuk membuang hajat kecilnya sekarang daripada nanti belum tentu mereka menemukan toilet umum lagi pada akhirnya stevan ikutan ke toilet daripada nanti mereka harus mencari-cari toilet lagi.

__ADS_1


__ADS_2