SUAMIKU BOS MAFIA [Revisi]

SUAMIKU BOS MAFIA [Revisi]
masalah


__ADS_3

stevan menggandeng tangan adel menuju meja tersebut setelah sampai di depan meja itu stevan dan adel langsung duduk di kursi yang sudah mereka sewa.


"kamu mau makan apa?"tanya stevan


"ketoprak"jawab adel.


"what? ketoprak? please deh yank, kita itu lagi berada di restoran bintang lima loh masa iya kamu mau nya makan ketoprak"ucap stevan


"aku mau nya itu, kamu gak mau beliin?"tanya adel


"mau, tapi masalah nya di restoran ini gak ada kang ketoprak jadi gimana?"tanya stevan


"yaudah kita cari aja tukang ketoprak"jawab adel


adel menarik tangan stevan menuju parkiran kembali setelah berada di parkiran stevan dan adel langsung masuk ke dalam mobil mereka, setelah memakai sabuk pengaman stevan langsung menjalankan mobil nya supaya tidak memakan waktu karena ia akan menghadiri pertemuan bersama pemimpin group ganendra alias si musuh bebuyutan nya stevan. lima belas menit kemudian, stevan berhasil menemukan penjual ketoprak stevan memberhentikan mobil-nya di depan gerobak abang-abang tersebut kemudian ia dan adel turun secara berbarengan.

__ADS_1


"bang, pesan 2 bungkus ketoprak ya"ucap stevan


"oke mas"sahut abang penjual itu. kemudian stevan dan adel duduk di bangku yang sudah di sediakan oleh penjual itu sebenarnya sih stevan males jika harus duduk di tempat itu sebab tempat tersebut begitu kotor bahkan di sebelah kursi stevan terdapat sebuah got yang jorok dan bau membuat stevan tidak nafsu makan.


"nih mas, ketoprak nya"ucap si penjual


"makasih pak"sahut stevan. stevan menyerahkan satu piring ketoprak itu kepada adel, adel yang sudah kelaparan itu pun langsung melahap habis ketoprak tersebut berbeda dengan stevan yang justrh terlihat seperti ogah-ogahan ketika memakan nya.


"van, kamu kenapa?"tanya adel


"alergi kacang? tapi kok waktu di kampung revan kamu makan kacang malah lahap banget sampai berebutan sama kiki"ucap bingung adel. stevan tertegun mendengar perkataan adel karena yang sebenarnya terjadi adalah stevan jijik jika harus makan di sebelah got yang bau serta di penuhi oleh sampah-sampah.


"iya-iya aku bohong, ya-sudah yuk kita lanjut makan lagi"ucap jujur stevan


"oke"sahut adel.

__ADS_1


adel dan stevan pun kembali melanjutkan makan nya lagi namun beberapa menit kemudian ketika makanan mereka hampir abis tiba-tiba ada sebuah mobil mewah berwarna black and di khiasi oleh hiasan mewah serta ban nya yang mengkilap seperti sebuah mobil baru dan juga mobil itu di kawal oleh beberapa orang, stevan yang melihat nya langsung mengetahui kalo orang yang berada di mobil keren itu pasti pemimpin group ganendra alias si musuh bebuyutan nya.


saat stevan sedang terbengong menatap mobil itu tiba-tiba pintu mobil itu terbuka dan keluar lah seorang lelaki yang perawakan badan nya tidak berbeda jauh dengan stevan. pria itu berjalan mendekati stevan dan adel membuat stevan menjadi emosi namun stevan berusaha menahan emosi-nya.


"halo, stevan putra fratama"sapa lelaki itu


"gak usah sok akrab lo sama gw"ucap jutek stevan


"galak banget sih, nanti istri nya takut loh terus berpindah ke lain hati deh"ucap lelaki itu


"gak banyak omong, adel gak mungkin berpindah ke lain hati"ucap stevan


pria itu hanya tersenyum kemudian ia kembali ke dalam mobil nya karena nanti ia akan membuat stevan ketakutan saat di kantor, pria itu sudah mengetahui semua nya tentang stevan termaksud identitas nya sebagai mafia.


__ADS_1


*Penasaran dengan kelanjutannya?yuk kita baca terus*^^


__ADS_2