SUAMIKU BOS MAFIA [Revisi]

SUAMIKU BOS MAFIA [Revisi]
Berpura-pura.


__ADS_3

...Keesokkan hari nya . . ....


Vani sudah terbangun dari tidur nya namun dia masih sedikit malas untuk keluar dari dalam kamar nya. Vani masih kesal dengan kedua orangtuanya karena mereka tidak pernah mengasih tau mengenai perjodohan nya dengan Revan.


Saat Vani tengah asyik memeluk guling nya, secara tiba-tiba terdengar suara ketukan pintu dari luar. Vani hanya terdiam dan mengabaikan panggilan dari mama nya alias Adel.


"Vani bangun" panggil Adel.


"Iya ma, sebentar" sahut Vani.


Vani terpaksa bangun dari posisi tidur nya, Vani membuka pintu kamar nya sambil cemberut karena dia masih mengantuk namun mama nya sudah mengganggu tidur nya yang begitu nyenyak.


"Kenapa ma?" tanya Vani.


"Kamu turun ke bawah gih, di bawah ada Revan" suruh Adel.


"Terus apa hubungannya sama aku?" tanya Vani


"Revan kan calon suami kamu jadi kamu harus menemui dia" kata Adel.


"Bodoamat, gw gak peduli. Belum jadi suami saja sudah merepotkan apalagi kalau sudah menjadi suami" kata Vani.


Vani langsung menutup pintu kamar nya lagi dan dia tidak mau mendengar perkataan dari mama nya, Adel yang melihat kelakuan dari anak bungsu nya itu hanya bisa menghela nafas nya kemudian turun dari lantai tiga menuju lantai satu.


...Sesampainya di lantai satu . . ....


Adel memasang wajah senang nya di hadapan Stevan dan Revan supaya mereka tidak mengetahui apa yang sedang terjadi, Adel berusaha menutupi sifat dan kelakuan jelek dari anak bungsu nya itu karena Adel tidak mau kalau Revan jadi membenci Vani hanya gegara sifat dan kelakuan buruk nya..


"Tante, Vani nya mana?" tanya Revan.

__ADS_1


"Masih tidur, nak" balas bohong Adel.


"Loh kok tumben, biasa nya jam segini Vani sudah jogging" kata Stevan.


"Kayaknya sih dia lagi gak enak badan" kata bohong Adel, Adel terpaksa membohongi Stevan karena dia tidak mau melihat Vani di marahi oleh Stevan.


"Benarkah? coba aku lihat" kata Stevan.


"E-ehh, jangan!" kata Adel.


"Kenapa?" tanya Stevan.


"Enggak papa" balas Adel.


Stevan menatap sinis Adel, kemudian Stevan berjalan menuju lantai tiga rumah nya karena dia mau mengecek keberadaan anak bungsu nya yang memiliki hobi berbohong itu.


......Sesampainya di lantai tiga . . .......


"Vani, bangun kamu!" suruh Stevan.


"Dia sedang tertidur" kata Adel.


"Halah, dia cuma membohongi kamu saja" kata Stevan.


Stevan mengecek suhu badan Vani dan suhu badan Vani tidak panas sama sekali malah suhu badan Vani begitu dingin seperti sebuah es, suhu tubuh Vani dingin gegara pendingin ruangan yang terlalu sejuk.


"Bangun!" paksa Stevan.


"Papa . . . ada apa?" tanya Vani.

__ADS_1


"Jangan berpura-pura kamu, cepat bersiap-siap!" suruh tegas Stevan.


Stevan menarik tangan Vani dan menyeret Vani kedalam kamar mandi, Stevan menguyur anak bungsu nya itu menggunakan air dingin supaya Vani merasa kedinginan.


"Papa, papa kenapa sih?" tanya Vani.


"Jangan berpura-pura kamu ya! kamu sengaja membohongi mama kamu supaya kamu tidak bertemu dengan Revan kan" kata Stevan.


"Iya, memang nya kenapa? sudah jelas-jelas aku tidak menyukai dia malah di paksa untuk menikah dengan nya" kata Vani.


Vani menatap sinis papa nya tanpa merasa takut sedikitpun, Vani sudah biasa melawan perkataan dari papa nya akan tetapi Stevan masih berusia sabar dengan tingkah dari anak bungsu nya itu.



...**Warning!!...



Jangan seperti Vani ya, sifat dan kelakuan buruk Vani tidak patut untuk di contoh sebab Vani selalu membohongi dan membentak kedua orangtuanya.



Btw makasih yang sudah membawa karya aku, dan makasih juga yang sudah menghargai karyaku. Aku memang tidak ahli dalam membuat novel yang bergenre roman karena aku sendiri tipe cewek dingin yang masa bodo dengan seorang lelaki, khehehe.



Aku tidak terlalu ahli dalam membuat cerita yang bergenre roman atau suami-istri gitu, aku ahli dalam membuat karya yang bergenre misteri, horror dan petualangan jadi mohon di maklumi ya. Setiap orang pasti memiliki kelebihan dan kekurangan nya masing-masing karena manusia itu tidak ada yang sempurna dan yang sempurna hanya tuhan.


__ADS_1


Dan satu lagi, aku masih fokus dengan karyaku yg berjudul Suamiku, ceo novelku jadi aku malas update di karyaku yang lain**.


__ADS_2