SUAMIKU BOS MAFIA [Revisi]

SUAMIKU BOS MAFIA [Revisi]
Cinta yang bertepuk sebelah tangan


__ADS_3

Pukul empat sore...


vava masih setia menunggu revan di depan rumahnya meskipun hari sudah petang akan tetapi vava masih tetap menunggu bahkan dia akan terus menunggu.


"kemana revan?kenapa dia belum keluar juga dari dalam rumahnya?apakah segitu benci nya revan dengan diriku?"gumam vava


tanpa tersadari air mata vava jatuh dan membasahi pipi nya karena dia benar-benar mencintai revan akan tetapi revan tidak pernah membalas cinta nya karena vava bukan lah tipe idaman revan. revan menyukai seorang gadis mandiri, kocak,pintar,dan bisa menjaga dirinya sendiri supaya dia tidak perlu repot-repot untuk menjaganya. revan memang tipe cowok dingin dan tidak bisa gombal tapi ketulusan hati revan begitu besar.


*


*


*


lima belas menit kemudian...

__ADS_1


vava masih berada di depan rumahnya revan walaupun dia tau kalau revan pasti tidak akan membuka pintu rumahnya tanpa di ketahui oleh vava sedari tadi revan sedang mengintip dari jendela akan tetapi dia juga melihat-lihat ke dalam rumahnya untuk memastikan tidak ada anggota keluarganya yang mengetahui ini. sepuluh menit kemudian hujan turun membasahi tempat itu namun vava masih berada di sana menunggu revan akan tetapi revan masih belum menemui nya juga. revan berpikir pasti vava sudah pulang ke rumahnya namun saat revan membuka hordeng jendelanya terlihat vava sedang duduk di lantai sambil meringkuk.


"apa?jadi vava masih berada di luar"batin revan


revan langsung berlari mengambilkan sebuah selimut untuk vava kemudian membuka pintu rumahnya dan menyelimuti tubuh vava.


"kamu nda papa?"tanya revan


"aku nggak papa, makasih ya"jawab vava


vava tersenyum kecil kepada revan namun revan tidak membalasnya karena dia tidak mau vava mengira kalau dirinya mengasih kesempatan untuk mendekati dia.


Revan mengambil payung nya lalu menggandeng tangan vava untuk membawanya pulang ke rumah. sesampainya di rumah keluarga vava yang cukup besar dan indah itu walaupun tidak sebesar rumah keluarga ghifari.


"van,makasih ya kamu sudah nganterin aku pulang ke rumah"ucap terimakasih vava

__ADS_1


"iya sama-sama,yaudah mending kamu masuk ke dalam soalnya gak baik berada di luar kelamaan apalagi dalam kondisi hujan"suruh revan


"iya kamu juga pulang ya"sahut vava


vava pun masuk ke dalam rumahnya setelah melihat vava masuk revan berjalan kembali menuju rumahnya walaupun sedang hujan lebat bahkan payung yang revan gunakan hampir terbang beruntung revan memiliki tenaga kuat dan tinggi jadi dia dapat menarik payung nya lagi.


*


*


Di rumahnya vava sudah selesai berganti pakaian namun pikirannya terus menuju kepada revan entah bagaimana caranya revan terus-menerus merasuki otaknya.


"van,aku yakin suatu saat nanti pasti kamu bakalan menyukai diriku."ucap vava


vava terus membayangi wajah revan yang begitu tampan bak seorang pangeran-pangeran di alam khayalan apalagi tubuh tinggi revan dan rambut revan yang polem(poni lempar) membuat revan semakin di sukai oleh para ciwi-ciwi alay meskipun begitu revan tidak pernah tertarik dengan mereka karena menurut revan mereka hanya tertarik dengan kegantengan revan saja bukan tulus dari hati.

__ADS_1



w***ih, vava dan revan cocok atau gak yak?apakah nanti revan akan bersama vava atau justru malah bersama dengan wanita lain. penasaran dengan kelanjutannya?yuk kita baca***^^


__ADS_2