![SUAMIKU BOS MAFIA [Revisi]](https://asset.asean.biz.id/suamiku-bos-mafia--revisi-.webp)
keesokan harinya....
Revan sudah bangun dari tidurnya dia berniat ingin sarapan namun saat dirinya keluar dari kamar dia melihat stevan dan kiki sedang mengobrol berdua.
"ki,lu yakin mau ngajak si revan ke luar negeri nanti?"tanya stevan
"yakin,menurut gw revan bukan tipe anak yang nyusahin kok"jawab kiki
"hmm yaudah kalo gitu gw mau mandi dulu"ucap stevan
Stevan berjalan menuju kamar mandi lalu masuk setelah melihat stevan masuk ke dalam baru lah revan menghampiri kiki.
"selamat pagi,om"sapa revan
"selamat pagi,van"sapa balik kiki
"om,kita berangkat nya kapan?"tanya revan
"abis om stevan mandi,kamu mandi juga gih supaya nanti gak makan banyak waktu"suruh kiki
"okeh deh,om"sahut revan
__ADS_1
revan berjalan menuju kamarnya lagi lalu masuk kedalam kamar mandi karena kamar nya revan ada kamar mandi maklumlah meskipun rumah keluarga ghifari tidak tingkat tetapi bangunannya begitu mewah dan luas.
tiga puluh menit kemudian,revan sudah selesai mandi dia keluar dari kamar mandinya dalam keadaan basah seperti tikus yang tercebur di got namun karena revan memiliki kulit putih jadi dirinya tetap terlihat tampan bak seorang pangeran.
"kenapa aku selalu di hina oleh para wanita-wanita padahal kan aku tidak pernah menghina mereka tapi kenapa diriku selalu di hina?"gumam revan
Revan tidak pernah menyadari kalo selama ini alasan para wanita-wanita ataupun lelaki yang membencinya adalah karena revan memiliki wajah jutek, menyeramkan apalagi postur tubuhnya yang tinggi dan begitu kekar itu sebabnya orang-orang pada takut kepada dia karena saat mereka melihat revan seperti melihat hantu setelah selesai memakai bajunya revan langsung keluar dari kamarnya untuk sarapan karena tadi dia di suruh mandi oleh om nya jadi dia tidak jadi makan.
"wih,keponakan om ganteng banget"ucap kiki
"gak kok om,gantengan om"sahut revan
Revan duduk di tengah-tengah kedua orangtuanya, revan berniat ingin menyendok nasi namun saat dirinya hendak menyendok tiba-tiba terdengar suara ketukan pintu.
revan berjalan menuju pintu rumahnya setelah sampai barulah revan membukakan pintu tersebut di depan pintu nampak seorang lelaki yang memiliki postur tubuh perut buncit bak seorang ibu hamil,botak,dan bertubuh pendek ya lelaki itu adalah ayah nya vava atau kepala desa di tempatnya revan sekaligus teman dekat papa nya revan namun diam-diam dia memiliki sifat licik.
"halo nak, apakah boleh om masuk ke dalam rumah mu?"tanya kepala desa itu
"boleh om, silahkan masuk"ucap revan
Revan membuka lebar pintu rumahnya lalu mengajak masuk kepala desa itu ke dalam rumah-nya, setelah mengantarkan kepala desa itu revan langsung kembali makan karena nanti dia akan melewati perjalanan panjang dari yogyakarta ke jakarta.
__ADS_1
~Jam 12.00 wib
stevan dan kiki sedang memasukkan seluruh koper-koper nya ke dalam mobil sedangkan revan lagi menyiapkan perlengkapan nya terutama perlengkapan nya untuk sekolah setelah selesai merapihkan perlengkapan nya untuk sekolah baru lah revan masuk ke dalam mobil karena dirinya tidak mau menunda-nunda waktu.
"van, berangkat sekarang?"tanya kiki.
"iye, soalnya besok sore gw ada meeting penting di kantor"jawab stevan
"yaudah,yuk kita berangkat"ucap kiki
Kiki berpamitan kepada kakak dan kakak iparnya setelah itu dia masuk ke dalam mobil supaya tidak menunda-nunda waktu.
"pak,bu. nanti revan bakalan kesini setiap enam bulan sekali kok atau setidaknya setiap liburan sekolah"teriak revan
"iya nak, hati-hati di jalan ya"sahut kedua orangtuanya
"sampai jumpa"teriakk revan lagi
Kiki pun menjalankan mobilnya dengan kecepatan sedang perlahan-lahan mobil mereka mulai menjauh dari rumah keluarga ghifari namun tanpa revan sadari sedari tadi vava melihati nya dari kejauhan dengan wajah sendunya karena dia takut kehilangan sahabat nya.
"van,semoga kamu baik-baik saja. aku yakin suatu saat nanti pasti kamu akan kembali"doa vava
__ADS_1
Vava masih terus memandangi mobil nya stevan dkk walaupun mobil itu sudah cukup jauh dari pandangannya tapi dia terus melihati nya hingga akhirnya mobil itu hilang dari pandangan alias sudah jauh.