![SUAMIKU BOS MAFIA [Revisi]](https://asset.asean.biz.id/suamiku-bos-mafia--revisi-.webp)
5 menit kemudian,,
kami berada di dalam salon kecantikan yang begitu populer di kalangan ciwi-ciwi terutama para artis.
"kak, gw sama dira perawatan dulu ya" ucap vani
"iya sana" sahut gw.
"oke, bye-bye" pamit vani. vani dan dira pun pergi meninggalkan kita bertiga, mereka berdua jalan menuju tempat perawatan di salon itu sedangkan gw, revan dan gilang malahan mabar.
...******...
Di sisi lain,, vani dan dira tengah sibuk dengan perawatan wajah mereka, vani benar-benar terlihat cantik sama seperti mama nya yaitu adel tapi yang membedakan mereka adalah adel memiliki wajah imut sedangkan vani begitu cantik.
saat vani tengah perawatan rambut nya, dia membayangkan adit berada di sisi nya dan pada saat itu adit melamar diri nya di depan umum namun kenyataan nya adit belum pernah melamar diri nya. jangan kan melamar vani, bertemu dengan stevan saja dia tidak berani sebab stevan tidak merestui hubungan vani dan adit karena stevan tidak mau anak kesayangan nya salah dalam memilih pasangan hidup nya nanti.
selama berpuluh-puluh tahun, stevan menjaga anak-anak nya dari bahaya yang berusaha mendekat mereka namun walau stevan begitu menyayangi anak-anaknya, stevan tak pernah memanjakan mereka sebab stevan tidak mau anak nya menjadi orang yang malas dan tidak berguna.
__ADS_1
stevan mau seluruh anak-anak nya menjadi orang sukses dan tidak malas karena kemalasan hanya bisa membuat kita sengsara di masa depan. stevan benar-benar tegas dalam mendidik anak-anak nya namun meskipun begitu,, vani dan dion tetap menyayangi dan menghormati stevan karena stevan adalah ayah mereka, tanpa stevan mungkin mereka tidak akan lahir ke dunia ini.
"kapan ya aku menikah dengan adit? aku benar-benar sudah tidak sabar naik ke pelaminan bersama dengan orang yang aku cintai tapi gimana dengan papa ya? papa kan tidak pernah merestui hubungan kita" ucap vani. vani membayangkan pernikahan nya dengan adit, vani begitu mencintai adit walaupun adit selalu menyelingkuhi diri nya namun tetap saja rasa cinta nya kepada adit tidak akan pernah hilang seumur hidupnya kecuali maut yang memisahkan mereka.
"dit, semoga kamu adalah jodoh-ku" doa vani.
vani benar-benar berharap dengan adit walaupun adit selalu menyakiti hati nya tapi tetap saja dia masih mencintai adit karena menurut vani, adit adalah cowok idaman nya dan dia begitu baik namun kenyataan nya adit hanya mengincar harta keluarga fratama saja.
...********...
Satu jam kemudian,,
"makasih ya, mbak" ucap terimakasih vani
"iya sama-sama, mbak" sahut si mbak salon sembari tersenyum.
"yaudah mbak, saya keluar dulu ya" pamit vani, vani pergi meninggalkan tempat tersebut untuk mencari keberadaan adira tapi ternyata adira sudah menunggu nya di dekat pintu keluar.
__ADS_1
"wahh, kamu cantik banget" puji adira
"kamu juga" sahut vani
"keluar yuk, kasihan dion dan yang lain sudah menunggu terlalu lama" ajak adira
"ayuk" sahut vani. vani dan dira saling berpegangan tangan lalu berjalan menghampiri dion cees.
sesampainya di depan dion cees, vani dan dira langsung bergaya seperti seorang model membuat dion dan cees nya terpesona dengan mereka berdua bahkan sampai membuat dion, revan dan gilang menganga, mereka bertiga saling berbicara di dalam hati nya sambil menganga.
"vani cantik banget" ucap batin revan
"gila, si dira cantik juga ya" ucap kagum gilang di dalam hati nya.
"dira, kenapa cantik banget sih? jadi makin kesemsem gua" ucap gw di dalam hati.
mereka masih terpesona dengan vani dan dira sedangkan dira dan vani hanya terdiam sambil bertanya-tanya di dalam hati nya.
__ADS_1
Penasaran dengan kelanjutannya? yuk baca terus^^