![SUAMIKU BOS MAFIA [Revisi]](https://asset.asean.biz.id/suamiku-bos-mafia--revisi-.webp)
stevan masih bertatap-tatapan dengan pemimpin group ganendra hingga akhirnya seluruh staf di kantornya stevan masuk ke dalam ruang rapat mereka termaksud kiki ketika masuk ke dalam ruangan kiki terkejut melihat pemimpin group ganendra karena mukanya begitu menyeramkan bak seorang setan. kiki berjalan menghampiri stevan dan mengisyaratkan untuk sedikit menjauh dari lelaki itu
"bro,dia kan pemimpin group ganendra yang sekarang alias si sombong itu"bisik kiki
"iya,jujur sebenarnya gua males sama tuh orang tapi mau gimana lagi ini demi keuangan perusahaan"ucap stevan
"broo hati-hati dia itu licik nanti takutnya dia manfaatin perusahaan lu"ucap kiki
stevan hanya terdiam dia mengerti apa yang kiki ucapkan tapi mau gimana lagi semua ini demi keuangan perusahaan nya jika perusahaan dia tidak bekerjasama dengan group ganendra bisa-bisa perusahaan stevan mengalami kondisi penurunan keuangan yang drastis.
"kapan kita mulai meeting nya?"tanya pria itu
"sekarang saja"sahut stevan
__ADS_1
stevan duduk kembali di kursi kerjanya dan mereka memulai meeting penting itu banyak sekali perbedaan pendapat antara group fratama dan ganendra membuat semua staf yang menghadari menjadi bingung. setelah dua jam kemudian meeting selesai semua staf membubarkan diri nya masing-masing namun pemimpin group ganendra masih berada di dalam ruangan meeting perusahaan fratama.
"saya harap kita lebih bekerjasama dalam proyek ini ya"ucap loren
"iya"sahut datar stevan
pemimpin group ganendra itu pergi meninggalkan ruangan meeting perusahaan fratama ketika melihat orang itu pergi stevan langsung berteriak.
"dasarr sombong,sok banget sih lu mentang-mentang dulu papa gua dulu kerja sama keluarga mereka"gerutu stevan
"tenang bro anggap aja dia sebuah ujian bagi lu setiap ujian pasti bisa di lewati."ucap kiki
kiki menepuk pundak nya stevan,kiki mengerti apa yang sedang di alami oleh stevan sekarang stevan benar-benar stress gegara ulah pemimpin group ganendra itu. kiki tau jika dulu papa nya stevan pernah di tuduh habis-habisan oleh keluarga ganendra mereka berpikir papa nya stevan mengorbankan nyawa baron untuk kekayaan-nya padahal itu murni sebuah kecelakaan.
__ADS_1
"van,nanti kita pergi menjalankan aksi malam kita lagi yuk hitung-hitung buat menghilangkan strees."ajak kiki
"hmm,boleh aja tapi jangan sampai adel tau ya"sahut stevan
"adel tau identitas lu?"tanya kiki
"gak lah maksud gua jangan sampai adel tau gua keluar malam-malam bilang aja kita lembur di kantor"jawab stevan
"ohh oke"ucap mengerti kiki
stevan dan kiki pergi dari kantor mereka menuju sebuah tempat yang biasa mereka jadikan tempat nongkrong dulu maklumlah stevan dan kiki dulu adalah anak berandalan yang jarang pulang ke rumah mereka lebih milih tinggal di tempat tongkrongan nya bersama dengan kelompok mereka. stevan menjalankan mobilnya di dalam mobil stevan dan kiki berduet menyanyikan lagu favorit mereka berdua sejak smp dulu.
satu jam kemudian...
__ADS_1
stevan dan kiki sudah tiba di depan tempat mereka nongkrong dulu, mereka turun dengan gaya keren nya seketika anak anak buah mereka langsung menyambut kedatangan mereka karena stevan dan kiki sudah tidak ke tempat itu selama empat bulan yang lalu.