![SUAMIKU BOS MAFIA [Revisi]](https://asset.asean.biz.id/suamiku-bos-mafia--revisi-.webp)
Selesai memakai bajunya revan langsung merebahkan tubuhnya di atas kasur,dia berniat ingin tertidur saja lagipula rumahnya sudah bersih ini.
"aku tadi sudah makan siang terus kalau aku makan malam lagi nanti aku tambah gemuk, sudahlah mending aku tidur"kata revan
revan selalu merasa dirinya gemuk kenyataannya si tidak,revan itu lebih tepatnya sixpack dan berotot. sebelum tertidur revan membaca doa tidur terlebih dahulu supaya dirinya di lindungi oleh sang maha kuasa.
"semoga saja besok bapak dan ibu sudah pulang dari rumah sakit"doa revan
Revan memejamkan matanya namun saat revan sudah berada di alam bawah sadar revan melihat suatu tempat yang sejuk dan indah tempat itu berada di dekat danau.
"wow,indah sekali"puji revan
Revan terus menyusuri tempat tersebut namun tiba-tiba ada suara perempuan menangis,revan berusaha bersikap biasa saja akan tetapi suara itu semakin kencang akhirnya revan mencari sumber bunyi suara itu. setelah berputar-putar mengelilingi danau akhirnya revan berhasil menemukan gadis yang sedang menangis.
"siapa yak?kenapa dia menangis?"gumam revan
Revan menghampiri gadis itu dengan perlahan hingga tibalah dia di depan wanita itu.
"kamu kenapa?"tanya revan
"saya kehilangan kakak dan kekasih saya"jawab gadis itu
__ADS_1
"kasihan sekali kamu, bolehkah aku membantu kamu untuk mencari kekasih dan kakak mu itu?"tanya revan
"boleh"jawab gadis itu
revan menggandeng tangan gadis itu untuk mencari kakak dan kekasihnya namun hingga berjam-jam mereka masih belum menemukan orang yang di cari.
"yuk kita duduk"ajak revan
Revan menggandeng tangan gadis itu dengan sangat erat menuju sebuah kursi yang panjang. revan sengaja menggandeng tangan gadis itu karena dia kagum dengan kecantikan gadis itu meskipun asal usulnya tidak jelas.
Revan terus mengobrol dengan gadis itu bahkan sampai dia lupa kalau hari sudah menjelang malam saat matahari tenggelam tiba-tiba gadis itu bersikap aneh.
"aku harus pergi,aku mohon temukanlah kakakku"jawab gadis itu
gadis melepaskan genggaman tangan revan dan berjalan pergi menuju danau,revan mengira kalau gadis itu akan bunuh diri kenyataannya tidak.
"tunggu!kamu tidak boleh pergi"teriak revan.revan menarik tangan gadis itu
"kamu tenang saja, kita pasti akan bertemu kembali"ucap gadis itu
gadis itu memegang pipinya revan dan menciumnya seketika revan terdiam karena ciuman gadis itu begitu nyata
__ADS_1
"selamat tinggal"ucap perpisahan gadis itu
gadis itu terus berjalan hingga akhirnya dia menenggelamkan diri ke danau. revan hanya bisa terdiam karena baru pertama kali dia seperti ini.
"siapa gadis itu?"batin revan
revan terbangun dari tidurnya karena dia mendengar suara ketukan pintu saat keluar kamar terlihat kedua orangtuanya sedang berdiri di depan pintu kamarnya
"pa,ma"ucap revan
revan memeluk kedua orangtuanya dengan sangat erat karena dia benar-benar merindukan kedua orangtuanya,rasa sayang revan terhadap kedua orangtuanya begitu besar bahkan revan berniat ingin menjadi seorang dokter namun sayang dia takut sama darah.
**apa yang bakal terjadi selanjutnya ya? penasaran? yuk kita baca,and novel ini masih dalam proses revisi**.
**hallo,maaf ya kalau misalnya terlalu lama. soalnya aku juga lagi agak sibuk,gomen semua.
kira-kira siapa gadis itu?humm**.
__ADS_1