![SUAMIKU BOS MAFIA [Revisi]](https://asset.asean.biz.id/suamiku-bos-mafia--revisi-.webp)
Adel hanya bisa membisu saat melihat Stevan dan Vani terlibat pertengkaran, Adel tidak bisa berbuat apa-apa karena dia sangat menyayangi suami dan anak nya itu.
"Vani! kamu harus patuh kepada papa" kata Stevan.
"Tidak mau!" balas Vani.
Vani menatap Stevan dengan tatapan yang begitu menyeramkan, Vani sudah terbiasa menantang papa nya dan Vani tidak pernah takut dengan papa nya.
"Pa, Vani tidak mau menikah dengan kak Revan" kata Vani.
"Kamu harus menikah dengannya!" kata Stevan.
"Tidak mau!" balas Vani.
Vani masih melawan perkataan dari papa nya, Vani tidak ingin menikah dengan lelaki yang tidak dia cintai serta aneh seperti Revan.
Vani sudah mengetahui semua nya tentang Revan, Vani tau kalau Revan adalah seorang mafia dan uang yang Revan gunakan bukan lah uang yang halal.
"Apa alasan kamu tidak mau menikah dengan Revan?" tanya Stevan.
"Pa, kak Revan itu penjahat!" balas Vani.
"Penjahat gimana? Revan baik" tanya Stevan.
__ADS_1
"Kak Revan itu adalah seorang mafia dan dia suka menggelapkan dana-dana" balas Vani.
Stevan yang mendengar perkataan Vani hanya bisa terdiam karena ternyata Vani sudah mengetahui semua nya tentang Revan dan sekarang saat nya bagi Vani untuk membongkar semua identitas asli Revan, Vani mendapatkan informasi tersebut dari Adit. Adit sengaja membocorkan identitas asli Revan kepada Vani dan selain itu Adit juga sudah membocorkan identitas asli nya Stevan kepada Vani. Vani sudah mengetahui kalau papa nya adalah seorang mafia dan selama ini papa adalah seorang penjahat yang suka menggelapkan dana-dana selain itu anak-anak buah papa nya sering mencuri atau merampok.
"Papa kenapa diam?" tanya Vani.
"Papa tidak mengetahui identitas asli nya Revan" balas bohong Stevan.
"Benarkah? bukan nya selama ini dalang dari organisasi mafia itu adalah papa" kata Vani.
"Apa kata kamu?" tanya Adel.
"Mama tidak tau? papa adalah leader dari organisasi mafia dan selama ini papa sering ke luar negeri karena itu" balas Vani.
"Selama ini papa sudah membohongi mama,papa bilang kalau dia adalah orang baik tapi nyata nya dia adalah seorang mafia" kata Vani.
Vani menghasut mama nya dan membuat Adel menjadi kecewa dengan Stevan, Adel merasa kalau Stevan sudah membohongi diri nya.
Stevan berusaha untuk menjelaskan semua nya kepada Adel, Stevan tidak mau kalau rumah nya hancur hanya gegara masa lalu nya saja. Stevan ingin hidup bersama dengan Adel, Stevan ingin selama nya bersama dengan Adel dan Stevan ingin merasakan menjadi seorang menggendong cucu bersama dengan istri tercinta nya itu.
"Sayang, aku tidak pernah berniat untuk membohongi kamu" kata Stevan.
"Lalu, kenapa kamu tidak pernah mengasih tau aku tentang ini?" tanya Adel.
__ADS_1
"Aku masih menunggu waktu yang tepat" balas Stevan.
"Benarkah? selama berpuluh-puluh tahun kamu merahasiakan ini dari diriku, apakah aku segitu tidak berarti nya bagi dirimu?" tanya Adel.
"Kamu berarti bagiku dan aku begitu mencintaimu" kata Stevan.
Stevan memeluk erat tubuh Adel namun kali ini Adel memberontak, Adel melepaskan pelukan dari Stevan lalu pergi dari hadapan Stevan.
Stevan berusaha untuk menghalangi Adel namun kali ini tenaga Adel begitu kuat dan Stevan tidak bisa menghalangi Adel. Adel sudah benar-benar kecewa dengan Stevan dan kali ini Adel sudah tidak bisa memaafkan kesalahannya Stevan walaupun Stevan mengemis kepada diri nya.
Saat Adel pergi, Stevan langsung menjatuhkan tubuh nya ke lantai. "Adelllll" teriak Stevan, Stevan berteriak memanggil nama istri kesayangan nya itu sambil mengacak-acak rambut nya yang masih tetap terlihat keren walaupun usia nya sudah menginjak setengah abad alias 50 tahun.
Saat Stevan sedang frustrasi gegara Adel, Vani justru malah terlihat senang karena dia berhasil membuat papa nya menerima balasan yang setimpal.
"Rasain, siapa suruh lu memaksa gw untuk menikah dengan si tua bangkotan itu (Revan)" kata Vani, Vani terlihat begitu senang karena dia berhasil membuat papa nya menjadi terpuruk.
Setelah puas mengejek papa nya, Vani berniat ingin keluar dari dalam kamar nya namun secara tiba-tiba Stevan menarik tangan nya dan membuat dia terjatuh kemudian Stevan menampar Vani dengan begitu kencang.
...Plakkk . . ....
Stevan menampar pipi Vani dengan begitu keras bahkan sampai membuat pipi nya Vani memerah. Stevan begitu murka dengan anak bungsu nya itu, selama ini Stevan begitu menyayangi Vani bahkan dia rela mengorbankan nyawa nya jika suatu saat nanti Vani dalam bahaya.
"Puas kamu? kamu adalah anak yang tidak tau kata berterimakasih kepada orangtua, selama ini saya dan istri saya sudah membesarkan kamu dengan penuh susah payah. Kami selalu berusaha untuk melindungi kamu dari berbagai macam bahaya namun saat kamu tumbuh dewasa kamu malah melawan perkataan dari kami. Pada saat itu saya dan istri saya berusaha untuk tetap sabar ketika menghadapi sifat dan kelakuan jelek kamu, kami berpikir kalau suatu saat nanti kamu bisa berubah namun kenyataan sifat jelek kamu malah semakin bertambah dan sekarang kamu malah membuat rumah tangga kami berada di ujung perceraian" kata Stevan.
__ADS_1
Stevan menggenggam tangan Vani dengan begitu erat bahkan sampai membuat pergelangan tangan Vani menjadi sakit, Stevan benar-benar sudah murka dan dia tidak akan mengampuni Vani nanti namun sekarang dia harus mengejar Adel karena dia tidak mau kalau rumah tangga nya hancur hanya gegara masa lalu nya sebagai seorang mafia.