SUAMIKU BOS MAFIA [Revisi]

SUAMIKU BOS MAFIA [Revisi]
kebahagiaan stevan


__ADS_3

Keesokan hari nya...


di pagi hari yg berawan revan dan faris sudah bangun dari tidur mereka karena hari ini mereka masih harus bersekolah. terlihat revan yang sedang memakai seragam sekolah sedangkan faris berada di dalam kamar mandi.


"ris, jangan lama-lama"ucap revan


"iyaaa ini sebentar lagi, van"sahut faris


"oke."ucap datar revan


revan kembali bersiap-siap sambil menunggu faris selesai mandi beberapa menit kemudian baru-lah faris keluar dari dalam kamar mandi dengan keadaan basah kuyup seperti tikus yang tercebur di got. faris tidak memandang revan sama sekali karena ia tau pasti revan ingin menertawakan body nya yang kerempeng itu.


"gosah natap-natap gw kayak begitu nanti naksir loh"ucap bercanda faris


"idih,aku masih waras kali lagipula aku mau nya sama cewek cantik yang putih,kurus,terus rambut-nya harum dan muka nya seperti tante adel"ucap revan

__ADS_1


"what? jangan bilang lu naksir ama tante lu sendiri? lu naksir sama tante-tante?"tanya faris


"gak lah, aku pengen nya sama seseorang yang sifat nya dan muka nya hampir mirip sama tante adel"jawab revan


faris hanya menatap sinis revan sembari memakai seragam sekolah nya akan tetapi di pikiran faris terdapat sebuah bayang-bayang mengenai revan. faris selalu merasa kalau diri nya mengenal revan apalagi dari tatapan mata nya revan yang sedikit berbeda dari tatapan mata orang-orang pada umum-nya membuat faris semakin yakin jika revan sebenarnya memiliki kemampuan yang di atas rata-rata. lima belas menit kemudian, faris dan revan sudah berada di dalam mobil dan sedang melewati perjalanan menuju sekolah nya namun di sepanjang perjalanan itu revan dan faris saling berdiam diri alias tidak obrolan membuat suasana di dalam mobil itu menjadi dingin karena stevan dan adel juga sedari tadi hanya berdiam diri sebab kondisi kesehatan adel masih kurang baik sedangkan stevan memikirkan meeting nya nanti.


satu jam kemudian..


mobil stevan sudah tiba di depan sekolah,revan dan faris turun dari mobil namun sebelum mereka masuk ke dalam sekolah nya mereka berpamitan terlebih dahulu kepada adel dan stevan setelah berpamitan faris dan revan langsung masuk ke dalam sambil berlari karena mereka takut telat. akan tetapi di tengah perjalanan menuju kelas mereka tiba tiba tali sepatu faris terlepas jadi faris harus mengikat tali sepatu nya terlebih dahulu namun ia melihat revan sudah berada jauh di depan nya.


"iya bawel"sahut revan


revan menunggu faris setelah selesai mengikat tali sepatu nya baru lah faris dan revan kembali berlari menuju kelas mereka. faris dan revan seperti bocah kembar walaupun mereka baru ketemu kemarin tapi ikatan yang berada di dalam diri mereka begitu kuat.


__ADS_1




Di sisi lain..


stevan dan adel masih berada di dalam perjalanan menuju rumah sakit,stevan tetap setia menemani adel untuk periksa kedokter walau sebenarnya jadwal stevan hari ini begitu padat nanti setelah dari dokter ia harus kembali menjemput revan dari sekolah setelah menjemput revan,stevan harus pergi ke perusahaan nya karena ia akan menghadari meeting dengan perusahaan ganendra.


"yank, nanti aku mau meeting. kamu gimana?"tanya stevan


"jalan-jalan yuk, pliss aku pengen banget jalan-jalan"ajak adel


"yaudah kita jalan-jalan dulu nanti sehabis jalan-jalan baru aku ke kantor tapi jalan jalan nya jangan lama-lama ya"ucap stevan


"iya gak papa,horee jalan-jalan"sorak senang adel

__ADS_1


stevan hanya tersenyum karena ia merasa bahagia jika melihat adel bahagia walau sebenarnya stevan bingung dengan sikap adel yang akhir-akhir ini berubah menjadi seperti seorang anak kecil tapi tetap stevan menyayangi adel. kebahagiaan stevan adalah saat melihat adel senang dan bersikap imut di depan nya


__ADS_2