SUAMIKU BOS MAFIA [Revisi]

SUAMIKU BOS MAFIA [Revisi]
Masa lalu keluarga fratama


__ADS_3

stevan menyusul adel ke lantai bawah niatnya sih dia ingin memakan adel sekarang namun dia teringat kalo nanti ia harus menghadiri meeting penting di kantornya.


"huftt,keluarga ganendra selalu saja nyusahin aku dari dulu sampai sekarang bisa gak sih mereka gak nyusahin aku?"gerutu stevan


stevan menghela nafasnya kemudian pergi ke lantai bawah rumahnya untuk menemui adel siapa tau saja dengan menatap wajah imut adel rasa stress stevan menjadi hilang. sesampainya di lantai satu stevan melihat adel sedang memakan kerak telor seketika stevan langsung berlari karena kerak telor adalah makanan favoritnya stevan.


"bubar-bubar ada ikan piranha mau menghampiri kita!!"teriak kiki


adel langsung menoleh ke arah belakangnya nampak stevan sedang berlari ke arah mereka dalam hitungan detik stevan sudah duduk di depannya kiki karena tadi stevan berlari.


"bentar aku bingung tadikan kiki bilang ikan piranha lagi berlari tapi pas aku nengok kebelakang yang nampak malah stevan. nah ikan piranha nya itu mana?"tanya adel


"itu si stevan ikan piranha nya"jawab kiki


stevan hanya terdiam saja sebab dirinya masih kecapean akibat menyetir terlalu lama kemarin malam. stevan memakan kerak telor tersebut tanpa mengobrol sama sekali dengan adel maupun kiki seketika ruang makan menjadi sepi karena semuanya tidak ada yang mau memulai berbicara. setengah jam kemudian stevan sudah selesai makan stevan kembali menuju kamarnya untuk bersiap-siap ke kantor karena jarak antara kantor dengan rumah nya stevan yang sekarang cukup jauh mungkin membutuhkan waktu satu setengah jam itupun jika tidak macet.

__ADS_1


"van,gua ikut ye kan gua mau ngelamar pekerjaan di kantor lu"ucap kiki


"iye udah siap-siap sana pake jas gua aja biar cepet"sahut stevan


"makasih sahabat ku yang ganteng"puji kiki


"ish,geli udah sana"ucap stevan


kiki berlari menaiki anak tangga rumahnya stevan untuk berganti pakaian setelah kiki selesai berganti pakaian barulah mereka berdua berangkat ke kantornya.


mobil stevan sudah tiba di depan parkiran di kantornya, stevan dan kiki pun turun dari mobilnya dan berjalan masuk ke dalam ketika stevan masuk ke dalam kantornya seluduh para pegawai nya langsung pada histeris.


"pak stevan sekarang sudah nikah dengan seorang gadis kampung biasa"bisik seorang pegawai


"iya beruntung sekali gadis kampung itu bisa menjadi menantu tunggal dari keluarga fratama"ucap yang lain

__ADS_1


stevan mendengar semua perkataan orang-orang itu tetapi dia memilih untuk diam. stevan dan kiki masuk ke dalam ruangan kerjanya masing-masing di dalam ruangan stevan asyik mengecek keuangan pribadinya.


"hmmm, tidak pernah berkurang semuanya masih tetap sama"


ketika stevan tengah mengecek keuangan perusahaan nya terdengar suara ketukan pintu, stevan berpikir jika itu adalah kiki jadi ia menyuruh-nya untuk langsung masuk ke dalam tapi ternyata orang itu adalah pemimpin group ganendra seketika stevan langsung panik karena ia tidak ingin jumlah keuangan perusahaan nya di ketahui oleh perusahaan lain.


"selamat sore,pak stevan"sapa akrab lelaki itu


"selamat sore juga pak loren"sapa balik stevan


stevan berpura-pura tersenyum manis di depan pemimpin perusahaan ganendra walaupun sebenarnya stevan begitu enek apalagi ketika mengingat omongan nyelekit nya dulu kepada mendiang nenek nya stevan.


sebelum keluarga fratama menjadi keluarga kaya raya dulu papa nya stevan bekerja dengan salah satu paman nya pemimpin perusahaan ganendra nama paman nya itu adalah baron namun baron mengalami kecelakaan yang cukup hebat membuat ia dan anaknya meninggal di tempat setelah kepergian baron papa nya stevan melamar pekerjaan di kantor dan beruntung lah ia di terima di sana kegigihan papa nya stevan dalam bekerja membuat dia diangkat menjadi seorang direktur di kantor itu dan setelah beberapa bulan papa nya stevan mendirikan sebuah perusahaan sendiri di situlah permusuhan keluarga ganendra dan keluarga fratama di mulai saat itu keluarga ganendra sedang mengalami kebangkrutan berbeda dengan keluarga fratama yang justru sedang naik daun ketika mengetahui keluarga fratama sedang naik daun keluarga ganendra berpikir negatif mengenai papa nya stevan yaitu mereka berpikir papa nya stevan lah yang menyebabkan kepergian baron padahal itu murni sebuah kecelakaan tanpa campur tangan orang lain.


__ADS_1


***penasaran dengan kelanjutannya?yuk kita baca,khehehe. makasih yg sudah membaca and maaf kalo ada kekurangan kata ya nanti saya perbaiki tenang saja***


__ADS_2