SUAMIKU BOS MAFIA [Revisi]

SUAMIKU BOS MAFIA [Revisi]
Kepedihan di hati.


__ADS_3

...Beberapa jam kemudian.....


Revan sudah menghentikan aksi liarnya kepada Vani, Revan terlihat begitu kelelahan sedangkan Vani menangis sejadi-jadinya karena dia masih tidak rela dengan perlakuan yang Revan berikan kepada dirinya.


...Hiks, hiks, hiks~ tangis Vani....


Vani menangis ketakutan gegara ulah Revan, Revan yang melihatnya pun menjadi merasa bersalah kepada Vani karena dia sudah merenggut keperawanan Vani.


"Maafkan aku.." ucap minta maaf Revan sambil memeluk erat tubuh Vani.


"Maaf katamu? aku tidak akan memaafkan kesalahanmu karena gegara ulah kamu, aku terancam hamil di luar nikah!" kata Vani.


"Aku tau tentang kesalahanku, aku minta maaf" mohon Revan.


Revan memohon kepada Vani sambil memegang tangannya dengan begitu erat, Revan berusaha untuk meminta maaf kepada Vani namun Vani malah terdiam kaku seperti sebuah patung.


"Sayang, aku mohon.." mohon Revan.


"Hmm, gw maafkan semua kesalahan lu tapi lu harus bilang ke orangtua gw" kata Vani.


"Iya aku pasti akan bilang ke orangtua kamu" kata Revan.


"Ya sudah, gw capek dan gw pengen tidur!" kata galak Vani.


Vani membuang tatapannya dari Revan namun Revan masih tetap menatap wajah Vani meskipun Vani sudah tidak menatap wajahnya.

__ADS_1


Revan merasa sedikit sakit hati ketika mendengar perkataan kasar yang Vani lontarkan tadi, namun disisi lain dia juga merasa bersalah.


"Bisakah aku meminta sesuatu?" tanya Revan.


"Lu mau minta apa?" tanya Vani.


"Aku minta, kamu panggil aku dengan sebutan sayang atau darling" kata Revan.


"Gw gak mau!" kata Vani.


"Kenapa?" tanya Revan.


"Itu tuh panggilan anak-anak alay kepada kekasihnya, lu itu sudah tua bukannya memperbanyak ibadah malah sok-sokan jadi remaja alay" balas kasar Vani.


Vani langsung memejamkan matanya dan tidur membelakangi Revan, Revan terlihat begitu sedih karena dia merasa sakit hati sekaligus kecewa dengan Vani. Ucapan yang Vani lontarkan begitu tajam bahkan sampai menusuk ke dalam hati Revan.


***********


Pukul 08.00 pagi.


Revan dan Vani sudah terbangun dari tidurnya, mereka berdua terlihat begitu pucat karena kurang tidur dan olahraga malam yang cukup membuat tubuh mereka menjadi kurang berenergi.


"Kak Revan, kita harus secepatnya kembali ke tenda karena nanti kalau kak Dion sama Gilang nyariin keberadaan kita bisa bahaya" kata Vani.


"Iya, kamu mau aku gendong?" tanya Revan.

__ADS_1


"Tidak usah, nanti kakak malahan encok" balas Vani.


"Aku itu kuat kok" kata Revan.


"Enggak usah banyak gaya deh, nanti kalau pinggang kakak encok yang obati siapa?" tanya Vani.


"Kamu lah" balas Revan.


"Aku tidak bisa memijat tapi kalau soal memikat lelaki, aku bisa" kata Vani.


Vani mengedipkan matanya di hadapan Revan, Revan yang melihatnya cuma bisa tersenyum sambil menatap wajah Vani dengan begitu tajam. Revan menatap tajam Vani karena dia merasa heran dengan sikap Vani yang berubah secara tiba-tiba.


"Dasar... anak jaman sekarang, sikap dan kelakuannya suka berubah-ubah" batin Revan.


Revan berpikir jika semua orang terutama perempuan itu sama saja namun nyatanya, tidak semua perempuan itu berkelakuan seperti Vani dan di dunia ini masih ada wanita yang benar-benar sopan dan polos (bukan author yang pasti, aku gak polos😭🙏).



**Halo..


Maaf kalau jarang up dan sekalinya update dikit banget, aku tuh sebenarnya pengen up sekali banyak lagi tapi.. aku belum siap untuk buat cerita season duanya dan aku juga berniat mau mempromosikan karya season dua yang ini di platform lain tapi nanti pas udah beberapa eps \+ pembacanya udah banyak, langsung aku pindahin ke platform ini, khehehe..



Dan satu lagi, aku gak yakin karyaku yang season dua itu bakal lebih terkenal dari ini jadi aku masih ragu-ragu untuk mempublikasikannya dan aku memutuskan untuk tidak up di karyaku "Seorang mafia kejam" karena aku masih menyusun alur yang berbeda dari karya-karya pada umumnya.

__ADS_1



"I love you" buat orang-orang yang sudah memberikan hadiah di karyaku yang ini, thanks. Tanpa kalian mungkin karyaku tidak akan ada apa-apanya, walau banyak kekurangan tapi aku usahakan di season dua tidak akan ada kekurangan**.


__ADS_2