![SUAMIKU BOS MAFIA [Revisi]](https://asset.asean.biz.id/suamiku-bos-mafia--revisi-.webp)
Kami berjalan mendekati sebuah meja yang di di dalam nya terdapat ada 4 bangku kosong, akan tetapi saat kami tengah berjalan berempatan,, secara tiba-tiba ada seorang wanita yang menubruk gilang dan menumpahkan jus ke jas nya.
bruukkkk,, (suara tubrukan tersebut).
gw, vani dan revan pun langsung menoleh ke arah gilang yang jas nya kotor gegara pelayan wanita cewek itu. kita bertiga saling menatap satu sama lain karena kita tau sifat asli nya gilang itu seperti apa, kita hanya bisa terdiam dan menatapi mereka.
"lu punya mata gak sih?" tanya gilang pada cewek tersebut
"maaf mas, saya tidak sengaja" ucap cewek tersebut
"gak ada maaf buat lu, lu kira jas gw ini murah apa. lu tau gak harga jas gw berapa?" tanya gilang
"tidak tau" jawab cewek tersebut
"jas saya ini limited edition dan saya membeli nya di negara amerika serikat" ucap gilang
gilang terlihat begitu menyeramkan sebab jas kesayangan nya harus kotor gegara pelayan wanita jelek itu. gilang benar-benar merasa kesal dengan dia dan sangking kesal nya gilang kepada cewek tersebut,, gilang membawa cewek tersebut ke hadapan bos nya dan meminta bos restoran itu untuk memecat pelayan wanita tersebut.
"ada apa ini?" tanya pemilik resto tersebut
__ADS_1
"ini pegawai anda tidak becus! bawa minuman saja tumpah" ucap gilang. gilang menggenggam erat tangan wanita tersebut, wanita itu terlihat begitu ketakutan dan wanita itu berusaha memohon kepada gilang dan bos nya agar tidak memecat diri nya akan tetapi bukan nya merasa iba, pemilik resto tersebut malah memecat wanita itu karena ternyata kakek nya gilang lah yang memberikan modal kepada pemilik resto tersebut.
"mulai detik ini kamu saya pecat dan jangan pernah kamu kembali lagi ke restoran ini" ucap pemilik resto tersebut
"t-tapi pak,, bapak saya sedang sakit keras dan dia butuh uang untuk berobat" ucap wanita tersebut
"saya tidak mau tau, sekarang juga kamu harus pergi dari sini!" usir pemilik resto tersebut
"baik pak, saya akan pergi" ucap cewek tersebut
wanita tersebut pergi meninggalkan resto dengan raut wajah yang begitu mengenaskan, vani yang melihat wajah wanita tersebut menjadi kasihan karena dia membayangkan jika berada di posisi wanita itu pasti begitu menyakitkan, vani langsung menyusul wanita tersebut dan menarik tangan nya.
"mau pulang, mbak" jawab melas wanita tersebut
"owhh, nama kamu siapa?" tanya vani
"nama saya adira tapi biasa di panggil dira" jawab wanita itu
"nama yang cantik, nama saya stevania tapi biasa di panggil vani" ucap vani.
__ADS_1
vani tersenyum lebar kepada wanita itu, gw dan revan serta gilang yang melihat nya pun menjadi heran sebab tak biasa nya vani ramah kepada orang lain bahkan ke gw aja dia gak pernah tersenyum lebar seperti itu.
"kamu pulang nya naik apa?" tanya vani
"jalan kaki mba, soal nya saya gak punya duit buat naik angkutan umum" jawab dira
"aduh kasihan banget, gimana kalo kamu nebeng di mobil aku? gratis kok" ajak vani kepada dira
"boleh, tapi temen-temen cowok mba gimana?" tanya adira
"gak papa, lagipula mereka baik-baik kok hanya saja wajah nya mereka memang sedikit menyeramkan" jawab vani.
vani menarik tangan wanita tersebut lalu mengajak nya untuk masuk ke dalam mobil namun sebelum mereka berdua berjalan menuju mobil, vani memanggil trio kadal terlebih dahulu(dion, revan dan gilang).
"kak dionnn" teriak vani
"iya bawel, sabar" sahut gw.
gw, revan dan gilang pun langsung bergegas menuju mobil agar vani tidak mengeluarkan suara cempreng nya yang kek emak-emak pas lagi ngomelin suami nya.
__ADS_1