SUAMIKU BOS MAFIA [Revisi]

SUAMIKU BOS MAFIA [Revisi]
kak,dimana kamu?aku kangen


__ADS_3

stevan menjalankan mobilnya menuju jakarta, stevan sangat hati-hati ketika membawa mobil nya karena menurut stevan tidak papa lama di perjalanan asalkan sampai tujuan dengan selamat. stevan terus mengendarai mobil nya namun saat dia melihat ke kaca mobil nampak revan sedang termenung.


"revan kok belum tidur sih ini sudah sangat malam tidak baik anak seumuran kamu tidur nya di atas jam sepuluh malam"ucap stevan


"revan masih belum ngantuk om nanti kalo revan ngantuk pasti revan tidur lagipula revan mau menemani om begadang"sahut revan


adel menoleh ke arah revan karena ia begitu perhatian dengan stevan bahkan adel saja yang sudah menjadi istrinya sering menjuteki stevan bahkan adel dan stevan jarang sekali beromantis-romantisan seperti pasangan pada umumnya karena menurut adel itu cukup lebay.


"om salut banget sama kamu van,kamu begitu perhatian ke om bahkan istri om saja dari tadi malah bermain ponsel dan om di kacangin"ucap stevan sambil menyindir adel


"kamu nyindir aku?"tanya adel


"gak tapi kalo kamu merasa itu bukan salah aku ya"jawab stevan

__ADS_1


"oh"ucap singkat adel


adel kembali menatap layar ponsel nya tanpa menoleh sedikit pun ke arah stevan entah kenapa akhir-akhir ini sifat adel berubah menjadi posesif,gampang ngambek,galak,jutek,dan acuh.


"adel kenapa ya,aku merasa dia lebih sensian sekarang. apa aku buat salah?"batin stevan


stevan kembali fokus mengendarai mobil nya namun sesekali ia menoleh ke arah adel tetapi adel masih asyik menatap ponselnya,stevan merasa kehilangan sosok adel yang dulu meskipun mereka belum terlalu lama bertemu namun stevan mengetahui segalanya tentang adel di mulai dari rahasia keluarganya dan lainnya hanya satu yang tidak stevan ketahui yaitu penyebab kecelakaan maut yang papa nya adel alami.


"kak andra kira-kira dia masih hidup gak ya? kenapa aku terus kepikiran dengan dia,aku sudah mencari informasi tentang kak andra dari berbagai sumber tapi tetap saja hasilnya nihil"batin adel


memang adel tidak mengetahui muka nya andra yang sekarang tetapi adel masih mempunyai foto masa kecilnya andra dan adel juga masih mengingat sedikit suaranya andra meskipun pada saat itu adel masih berusia lima tahun tapi ingatannya tentang andra tidak pernah hilang,adel mengingat betul tatapan mata andra yang berbeda dari orang-orang pada umumnya karena andra memang memiliki kekurangan sejak bayi yaitu mata sebelahnya andra mengalami kebutaan sejak lahir itu sebabnya orang tua kandung andra membuang ia ketika baru lahir karena mereka tidak mau memiliki anak yang cacat.


"kak andra kemana kamu sekarang,aku benar-benar merindukan kakak meskipun kita sudah tidak bertemu sejak sembilan belas tahun yang lalu tapi tetap aku menyayangi kakak bukan cuma aku doank ibu juga begitu menyayangi kakak bahkan sebelum ibu meninggal dia menyebut namamu karena dia begitu menyayangi kakak"batin adel

__ADS_1


tanpa sadar air mata adel mengalir dan membahasi pipi nya stevan yang melihat adel menangis langsung memberhentikan mobilnya dan mengelap nya


"kamu kenapa sayang?"tanya stevan


"aku kangen kak andra"jawab adel


"hmm ternyata gegara kakak angkatmu ya,aku berjanji nanti setelah tiba di jakarta aku akan langsung menyuruh seluruh anak-ku untuk mencari kakak angkat mu itu"janji stevan


"kamu serius?"tanya adel


"iya,apa sih yang gak aku serahkan untuk seorang ratu bahkan kalau misalnya kamu menyuruh aku untuk mendonorkan organ ku aku akan langsung mendonorkan nya"jawab gombal stevan


stevan memegang wajah adel lalu mengecup bibirnya sekejap kemudian kembali menjalankan mobilnya lagi karena besok stevan akan ada meeting penting dengan perusahaan terkenal.

__ADS_1


__ADS_2