![SUAMIKU BOS MAFIA [Revisi]](https://asset.asean.biz.id/suamiku-bos-mafia--revisi-.webp)
Vani terbaring lemas di atas kasur dan wajah Vani terlihat sedikit pucat seperti seorang mayat. Gw yang melihat nya pun menjadi benar-benar khawatir kepada Vani karena gw tidak mau kalau Vani kenapa-kenapa dan gw juga tak mau Vani sampai tiada.
"Adek, bangun" ucapku, aku mengusap-usap kepala Vani sambil memegang tangan nya dengan begitu erat, aku benar-benar merasa iba kepada adikku.
"Ma, ada apa dengan adik?" tanya gw
"Mama juga tidak tau, sepertinya adik kamu kelelahan" jawab mama Adel
"Hmm, ini semua gegara cowok tadi! cowok tadi pasti menyakiti Vani" ucap gw
"Cowok siapa?" tanya mama Adel
"Dion gak tau, ma" jawab gw.
Gw tak tau siapa lelaki itu dan gw juga tak tau dia siapa nya Vani, gw cuma bisa berdoa untuk kesehatan Vani dan gw juga cuma bisa menjaga Vani walaupun gak selama nya gw menjaga Vani namun gw akan tetap berusaha untuk menjaga adik kesayangan gw itu ya meskipun Vani tak pernah menganggap gw sebagai kakak nya.
...*****...
Beberapa menit kemudian, dokter tiba di rumah kami dan kami setia menemani Vani di dalam kamar. Mama nampak cemas karena Vani tidak pernah pingsan sebelum nya dan sekarang adalah yang pertama kali nya Vani pingsan.
"Gimana keadaan anak saya, dok?" Tanya papa Stevan kepada dokter tersebut.
"Tidak papa, hanya sakit biasa saja" Jawab dokter.
__ADS_1
"Alhamdulilah" ucap syukur mama Adel
Mama Adel memegangi jidat Vani yang begitu dingin seperti es, namun menurut mama itu karena efek hujan-hujanan tadi.
"Semoga kamu cepat sembuh ya, nak" doa mama Adel, mama Adel sebenarnya begitu sayang dengan Vani namun Vani selalu merasa tidak di sayangi oleh mama dan papa.
Vani menganggap jika aku jauhh lebih di sayangi sama papa dan mama namun kenyataan nya adalah kasih sayang mama dan papa kepada kami berdua itu sama alias adil. Tidak ada yang nama nya membeda-bedakan antara kasih sayangku dengan Vani, kita sama-sama di sayangi dan mendapatkan kasih sayang yang adil dari mama dan papa namun Vani tak pernah menyadari nya. Terkadang gw sering merasa kesal dengan sikap jelek Vani, Vani pernah hampir bunuh diri hanya gegara gw di kasih sebuah mobil oleh papa dan dia tidak, padahal gw di kasih mobil sama papa itu karena gw selalu nganterin mama ke pasar, mall, salon, toko baju dan sering nganterin berkas-berkas kerja papa yang suka tertinggal di rumah. Maka nya papa membelikan gw sebuah mobil supaya gw bisa sering nganterin mama ke pasar menggunakan mobil sendiri, selama ini gw pake mobil papa.
"Dion, kamu kenapa melamun saja?" tanya mama Adel
"Enggak papa, ma.. Dion cuma takut kalau adik kenapa-kenapa" jawab gw
"Kamu tenang saja, Vani itu kuat" ucap papa Stevan
Gw tersenyum kepada mama dan papa, kemudian gw masuk ke dalam kamar gw dan tiduran di atas kasur yang begitu empuk serta bersih karena gw tidak suka kotoran dan gw jauhhhhhh lebih suka kebersihan.
Seperti sebuah pepatah::
~kamar bersih, pikiran pun bersih jua
(kalo gk nyambung maaf, otakku lagi lelet).
******
__ADS_1
Di sisi lain..
Adit sedang beristirahat dan duduk di kursi nya, Adit terus memikirkan seseorang yang baru ia kenal namun berhasil membuat nya kagum dan tersenyum-senyum sendiri. Adit memikirkan si anak bungsu dari keluarga fratama, Vani terus menerus masuk ke dalam pikiran Adit bahkan sampai membuat Adit gagal fokus dalam mengerjakan tugas sekolah nya.
"Vani, kenapa kamu begitu cantik?" gumam Adit, Adit membayangkan wajah Vani secara terus menerus bahkan sampai membuat nya hampir gila gegara Vani.
Adit merasa kalau diri nya sudah gila gegara Vani, Vani sudah merasuki otak nya dan juga hati nya. Selama ini adit tidak pernah memikirkan seperti wanita sampai segitu nya dan sekarang dia memikirkan Vani sampai merasa kalau diri nya sudah tidak waras!.
"Apakah, aku menyukai Vani?" tanya batin Adit.
Adit membayangkan wajah cantik Vani berada di atas awan sambil tersenyum kepada diri nya, ya Adit sudah benar-benar gila gegara Vani.
Halo, jangan lupa untuk like and vote ya, makasihh^^
Btw, selamat membaca...
maaf kalo ada kata-katanya yg doubel ya, sumpah aku gak tau kalo kata-katanya ada yg doubel soalnya klo malem tuh mataku rada-rada kurang liat gitu jadi mohon di maafkan ya,aku tau kalo banyak kata-kata yang double juga dari si Angga, jadi mohon maaf ya.
tapi nanti aku perbaiki semua kok kata-kata yang double nya.
__ADS_1