![SUAMIKU BOS MAFIA [Revisi]](https://asset.asean.biz.id/suamiku-bos-mafia--revisi-.webp)
Di sawah kepunyaan keluarga ghifari..
kiki dan dinda masih asyik berfoto-foto sedangkan revan malah mencari daun-daunan yang bisa ia jadikan sebuah eksperimen.
"om,revan mau pergi ke arah sana dulu ya"izin revan
"jangan jauh-jauh nanti om di omelin sama ibu kamu"ucap kiki
"iyaaa om"sahut revan
revan berjalan mengelilingi tempat tersebut hanya untuk mencari daun-daunan yang bisa ia jadikan sebuah eksperimen,revan masih terus mencari namun ketika dia mau mengambil sebuah daun tiba-tiba dia melihat tangan berkulit putih yang mengambil daun itu juga saat revan mendongak ternyata tangan itu adalah tangannya vava.
"ini daun untuk kamu"ucap vava sambil tersenyum
"makasih"ucap terima kasih revan
Revan mengambil daun yang berada di tangan vava dan kembali mencari lagi karena daun-daunan yang dia temukan belum cukup untuk ia jadikan bahan untuk eksperimen nya.
revan mencari daun-daun itu di temani oleh vava seorang anak perempuan yang berparas cantik dan ayu. vava di juluki si kembang desa di sana akan tetapi revan tidak pernah tertarik dengan paras cantiknya dan malah menganggap vava sebagai adik nya saja(kasihan vava terjebak di dalam adik-kakak zone).
"van, kira-kira nanti kita bakalan kayak gini terus gak ya?"tanya vava
__ADS_1
"ndak tau deh, soalnya aku mau tinggal di jakarta nanti"jawab revan
Revan sudah di kasih oleh ibu dan bapak nya kalau nanti dia akan ikut kiki ke jakarta karena revan harus menjadi orang sukses dan berprestasi supaya bisa membuat nama keluarga ghifari menjadi terkenal seperti dulu kala.
"kalo nanti revan pergi ke jakarta artinya aku tidak bisa melihatnya lagi"batin vava
vava menatapi revan karena dia benar-benar takut jika nanti revan akan meninggalkan dirinya walaupun sekarang revan hanya menganggapnya sebagai adik tapi pasti suatu saat revan akan membalas perasaannya.
pukul lima sore....
revan sudah selesai mencari dedaunannya setelah mencuci dedaunan tadi revan berniat ingin pulang ke rumahnya namun di tengah jalan ia melihat vava sedang menunduk sambil terduduk di sebuah bangku yang terbuat dari sebuah potongan-potongan kayu.
Revan langsung berlari menghampiri vava saat sudah berada di depan vava,revan langsung memegang bahu vava lalu mengusap-usap kepalanya.
"kamu kenapa,dek?"tanya revan
"kak,apakah mungkin sifat kakak akan berubah saat kakak pergi ke jakarta?"tanya vava
"tentu saja tidak,memangnya kenapa?"tanya revan
"kak aku membayangkan kalo kakak pergi ke jakarta terus sifat kakak berubah menjadi dingin,cuek,dan melupakan aku"jawab vava
__ADS_1
"kamu tenang saja walaupun nanti aku ke jakarta dan kita berjauhan aku akan terus mengingat dirimu,aku janji tidak ada satupun wanita yang bisa menggantikan posisi kamu jadi aku mohon jangan sedih ya"ucap revan
"kakak janji?"tanya vava
"ya,aku janji"jawab revan
Revan mengacungkan jari kelingking nya lalu mengacungkan jari kelingking vava juga sebagai tanda jika revan tidak akan pernah mengkhianati janji nya pada vava.
"ya sudah yuk,kita pulang"ajak revan
"yuk"sahut vava
revan menggandeng tangan vava lalu mengantarkan nya pulang ke rumah setelah mengantarkan vava pulang barulah revan pulang ke rumahnya karena tugas revan adalah melindungi adek kecil nya yakni vava.
•
•
•
Apakah nanti revan menepati janjinya atau justru ia malah mengingkari nya. penasaran dengan kelanjutannya?yuk baca^^
__ADS_1