![SUAMIKU BOS MAFIA [Revisi]](https://asset.asean.biz.id/suamiku-bos-mafia--revisi-.webp)
Di dalam mobil.
stevan dan kiki hanya berdiam diri karena mereka bingung mau berbicara apa serta di sisi lain kiki juga memikirkan pernikahan nya dengan dinda yang harus di undur sebab ia akan berada di luar negeri selama tiga bulan.
"Din, aku harap kamu tidak marah,, doa kiki
Kiki begitu kepikiran dengan pernikahan nya yang harus tertunda sebab kedua orang tua dinda berasal dari keluarga kaya raya yakni keluarga subroto yang cukup terkenal itu berbeda dengan kiki yang hanya bekerja di perusahaan nya stevan. dua jam berlalu pada akhir nya mobil mereka tiba di rumah keluarga fratama setelah memarkirkan mobil nya stevan langsung turun dari mobil lalu masuk ke dalam rumah nya lalu di ikuti oleh kiki yang sedang memasang muka asam. ketika mereka berdua memasuki rumah nampak adel dan dinda sedang duduk di sofa sambil mengobrol.
"tuh, suami tercintah nya pulang,, ejek dinda
"iya, itu calon kamu juga sudah pulang,, ucap adel.
"apaan si,, ucap malu dinda
"udah sana samperin,, suruh adel
"oke,, sahut dinda
dinda menghampiri kiki sambil memperlihatkan wajah cantik nya akan tetapi ekspresi kiki justru malah datar seperti seorang patung. pada awal nya dinda kebingungan karena sikap dan sifat kiki berubah menjadi dingin tidak seperti yang dulu ia kenal.
"kamu kenapa?,, Tanya dinda
"selama tiga bulan aku harus berada di luar negeri dan itu arti nya pernikahan kita harus di undur,, jawab kiki
"hmm, kalo soal itu mending kamu bicarakan dengan papa dan mama-ku,, suruh dinda
"oke,, sahut kiki
__ADS_1
kiki tersenyum kepada dinda lalu memeluk nya dengan begitu erat membuat dinda hampir sesak walaupun body kiki kecil tapi tetap saja jika dia memeluk nya seperti itu pasti akan sesak.
"udah woi, kasihan si dinda,, ucap stevan
"iri bilang bos,, ucap kiki
"maaf, bos tidak pernah iri dengan karyawan seperti lo,, sahut stevan
"hilih mentang-mentang gua karyawan lu,, ucap kiki
"utututu, cayang-kuhh,, ucap bercanda stevan.
stevan menghampiri kiki lalu berusaha memeluk nya sambil memonyongkan bibir-nya agar terlihat seperti ingin mencium ketika berada di depan kiki, stevan langsung mendekat-kan wajah nya kepada kiki membuat kiki merasa jijik karena ia merasa diri nya masih normal.
"van, mau ngapain lu?,,, tanya kiki
stevan kembali memonyongkan bibir-nya membuat kiki berkeringat dingin karena stevan terlihat seperti ingin mencium nya, ketika jarak wajah nya dengan stevan hanya beberapa centimeter kiki langsung mendorong stevan lalu kabur supaya tidak di cium oleh stevan karena ia merasa diri nya masih normal. kiki berlari supaya stevan tidak dapat menangkap nya akan tetapi stevan masih terus berusaha untuk menangkap kiki bahkan mereka sampai main kejar-kejaran namun saat mereka tengah asyik bermain kejar-kejaran tiba-tiba ponsel stevan berdering.
"halo, ada apa?,, tanya stevan sembari menjauh dari yang lain supaya mereka tidak mengetahui nya kecuali kiki.
"bos, ada masalah gawat!,, ucap anak buah-nya.
"masalah apa?,, tanya stevan
"di depan markas kita ada seorang lelaki sedang berbolak-balik dan di belakang nya
ada pihak berwajib,, jawab anak buah-nya
__ADS_1
stevan cukup terkejut mendengar nya karena untuk pertama kali-nya salah satu markas rahasia mereka terbongkar padahal selama ini tidak ada satupun orang yang bisa menembus tempat persembunyian mereka akan tetapi sekarang terbongkar.
"ya-sudah nanti malam saya ke sana,, ucap stevan
stevan langsung memutuskan panggilan telepon nya lalu berjalan menghampiri kiki ketika sampai di depan kiki, stevan langsung mengisyaratkan kiki untuk ikut dengan nya.
kiki hanya mengangguk lalu mereka berdua pun pergi menjauh dari adel dan dinda agar dinda dan adel tidak mengetahui semua nya cukup si loren saja yang tau.
sesampainya di lantai atas stevan langsung mengajak kiki untuk masuk ke ruang kerja nya supaya tidak ada satupun orang yang mendengar pembicaraan mereka. di dalam ruangan stevan mulai membicarakan ide nya kepada kiki tentang masalah ini.
"ki, kayak nya semakin hari identitas kita semakin tidak aman,, ucap stevan
"iya sih, gua juga jadi gak tenang,, sahut kiki
"hmm, maaf ya gegara kecerobohan gua dulu lu sekarang harus ikut-ikutan menjadi seorang mafia,, ucap permintaan maaf stevan
"gak papa kali lagi-pula waktu itu kita sama-sama masih dangkal pikiran-nya jadi tidak ada yang bisa di salahkan,, ucap kiki
stevan hanya tersenyum sembari mengingat masa masa nya sewaktu baru menjadi seorang mafia, waktu itu banyak sekali rintangan-rintangan yang mereka hadapi namun mereka berhasil melewati nya secara bersama-sama selain itu kedewasaan stevan yang berada di dalam diri stevan begitu besar sampai-sampai membuat seluruh anggota nya kagum dan setelah beberapa bulan kemudian stevan di angkat menjadi seorang ketua sedangkan kiki di angkat menjadi wakil nya.
ketika stevan di angkat menjadi seorang ketua semua-nya berubah tidak ada satupun orang yang dapat menembus pertahanan mereka, stevan bagaikan sebuah perisai bagi seluruh anak buah nya namun karena stevan berhati baik seluruh anak buah nya menjadi kagum kepada dia kemudian satu persatu dari mereka memilih untuk menjadi perisai nya stevan.
\*Penasaran dengan kelanjutannya?yuk kita baca terus and jangan lupa untuk terus like ya^^
__ADS_1
makasih\*....