![SUAMIKU BOS MAFIA [Revisi]](https://asset.asean.biz.id/suamiku-bos-mafia--revisi-.webp)
Keesokan harinya.....
pada pukul 07.00 pagi,kiki terbangun dari tidurnya dia berniat ingin olahraga pagi namun stevan masih ngebo.
"stevan!bangun atau gw siram"teriak kiki
"bawel lu,nih juga bangun"sahut stevan
Stevan berusaha untuk mengumpulkan tenaga nya lagi akan tetapi rasanya benar-benar susah jadi stevan kembali tertidur.
"stevan,adel nelpon tuh"bisik kiki
Stevan yang mendengar nama adel pun langsung terbangun dari tidurnya lalu mengambil handphonenya,stevan berpikir kalau adel menelpon beneran kenyataannya itu hanya sebuah tipu daya kiki supaya stevan bangun.
"dasar! berani-beraninya lu membawa nama adel sebagai sebuah bahan candaan lu"kata stevan
"abisnya lu males banget si, katanya mau cepet-cepet balik dari sini,kita kan kesini niatnya mau menyelesaikan masalah tapi lu malahan malas-malasan aja"sahut kiki
__ADS_1
Kiki berjalan menuju kamar mandi sedangkan stevan masih asyik rebahan sambil mengechat adel.
"adel,aku janji akan secepatnya kembali ke indonesia"kata stevan
setengah jam kemudian giliran stevan yang mandi,kiki keluar dengan rambut basah nya saat melihat handphone terlihat sebuah panggilan tidak terjawab dari kakaknya yang berada di yogyakarta.
"Kira-kira ada apa ya dengan kakak?"batin kiki
kiki menelpon balik kakaknya dengan wajah pucat nya karena biasanya kalau kakaknya menelpon pasti ada sebuah masalah.
"halo kak,ada apa?"tanya kiki dengan nada pucatnya
"bisa donk kak tapi nanti ya soalnya aku lagi berada di amerika"jawab kiki
"ya sudah, nanti kalau mau kesini kabarin kakak ya"kata kakak nya
"iya kak"sahut kiki
__ADS_1
kiki memutuskan panggilan teleponnya dia masih merasa heran dengan kakak ipar nya yang bernama reza karena dari dulu kiki dan reza itu tidak pernah akur mereka selalu saja berantem bahkan alasan kiki pergi ke ibukota karena dia sudah tidak sanggup menghadapi ucapan pedas dari kakak iparnya itu akan tetapi sekarang kakak iparnya malah menyuruh dia untuk datang ke rumah dia.
"kira-kira ada apa yak?kenapa begitu mendadak?"gumam kiki
kiki terdiam tanpa kiki sadari sedari tadi stevan sedang menguping pembicaraan nya dengan kakak nya, stevan tau kalau dari dulu hingga sekarang kiki sebenarnya masih tidak menyukai sosok kakak iparnya yang bernama reza karena dia terlalu sombong mentang-mentang seorang pemimpin perusahaan keluarga ghifari yang cukup terkenal.
"ki,lu pasti kepikiran kan sama ucapan kakak lu kalau lu mau pulang ke indonesia pulang saja biar gw yang menyelesaikan urusan ini"kata stevan
"tidak perlu,nanti saja gw kesana bagaimanapun juga tugas gw disini cukup penting apalagi lu harus mengejar hari pernikahan lu dengan adel"sahut kiki
stevan tersenyum kecil setelah memakai bajunya stevan dan kiki pergi dari apartemennya menuju tempat berkumpulnya anak anak buah mereka akan tetapi tiba-tiba kiki bertabrakan dengan seorang wanita cantik yang sedang membawa banyak berkas-berkas itu semua berkas-berkasnya terjatuh kelantai kiki berniat ingin memunguti nya namun saat dia mendongak ke atas terlihat wajah wanita cantik serta bertubuh aduhai.
"dinda...."ucap kiki
"halo,lu kiki kan?dan ini pasti stevan"kata dinda
"iya,kamu ternyata masih ingat dengan aku"kata kiki
__ADS_1
kiki tersenyum malu saat melihat wajahnya dinda seketika pipi nya menjadi merah serta tubuh nya bergetar saat berada di dekat dinda.