SUAMIKU BOS MAFIA [Revisi]

SUAMIKU BOS MAFIA [Revisi]
Anak kecil


__ADS_3

Pukul 05.00 pagi


stevan dan kiki sudah berada di kamar nya lagi mereka berniat ingin menunaikan kewajiban nya sebagai umat muslim akan tetapi stevan hanya diam saja karen sebenarnya dia lupa bagaimana hukum dan tata cara sholat.


"van,kok lu diem aja?"tanya kiki


"ehmm nganu sebenarnya gw lupa hukum dan tata cara sholat terus sama surah-surah yang di baca nya, hehehehe"jawab jujur stevan


"sudah gw duga,ya udah lu ikutin gw aja ya"kata kiki


kiki membimbing stevan perlahan-lahan supaya dia lebih teratur karena dia tidak mau jika suatu saat stevan menjadi seorang kepala keluarga akan tetapi keimanannya masih kurang karena nanti stevan pasti akan menjadi contoh dari anak anaknya. setelah selesai sholat kiki dan stevan berniat ingin berolahraga pagi namun saat sampai di halaman rumah keluarga fratama mereka malah melihat dua bidadari cantik lagi menyapu halaman rumah seketika keduanya menjadi kesemsem.


"van,gw kehabisan oksigen"kata kiki

__ADS_1


"kalau lu kehabisan oksigen artinya lu dah mati"kata polos stevan


"bukan gitu maksudnya bodoh,gw kehabisan oksigen karena melihat dinda"kata kiki


"bilang kek dari tadi gw kira lu beneran kehabisan oksigen,kalau misalnya beneran nanti gw yang siapin tanah buah kuburan lu"kata stevan


kiki menatap tajam stevan sedangkan stevan hanya tersenyum-senyum supaya kiki tidak marah


stevan ternyata kecil dan langsung lari supaya dirinya tidak kena semprot dengan kiki akan tetapi kiki malah mengejarnya dan lagi-lagi mereka berlari-larian seperti anak kecil. stevan terus berlari hingga akhirnya dia menemukan sebuah selang air yang di gunakan untuk menyiram tanaman rumah nya


stevan membuka keran air tersebut lalu mengarahkan selang tadi ke kiki seketika baju kiki basah karena di siram dengan air.


"stevan! lu benar-benar minta di tabok!"teriak kiki

__ADS_1


"ampun bang,gw benar-benar sengaja"kata stevan


kiki menarik selang yang berada di tangannya stevan lalu dia menyemprotkan balik air itu kepada stevan pada akhirnya mereka malahan bermain air layaknya seperti anak yang kurang bahagia semasa kecilnya dulu. dinda dan adel yang melihat kelakuan stevan dan kiki menjadi kebingungan sebenarnya itu mereka karena mereka benar-benar seperti anak kecil.


"din, kayak nya mereka terlalu kurang bahagia deh sewaktu kecilnya"kata adel


"mereka bukan kurang bahagia tapi memang sifat mereka masih seperti anak kecil apalagi stevan dia masih sering ngambek gak jelas jadi kalau misalnya nanti stevan ngambek gak jelas sama kamu itu mungkin karena sifat anak kecilnya stevan sedang kumat"kata dinda


adel tidak mengerti perkataan nya dinda karena adel baru mengenal stevan selama empat bulan jadi adel tidak terlalu mengetahui sifat,kebiasaan dan sikapnya stevan.


"seperti nya dinda benar-benar mengetahui sifat,sikap dan kebiasaan nya stevan tidak seperti aku yang tidak tau apa-apa tentang stevan bahkan ulang tahun nya saja aku tidak tau"batin adel


secara diam-diam adel sangat cemburu dengan kehadiran dinda karena dinda adalah mantan nya stevan dan dia mengetahui segalanya tentang kebiasaan,sikap dan sifat stevan kecuali identitas stevan sebagai ketua mafia yang tau kalau stevan adalah ketua mafia hanya kiki seorang.

__ADS_1


__ADS_2