![SUAMIKU BOS MAFIA [Revisi]](https://asset.asean.biz.id/suamiku-bos-mafia--revisi-.webp)
sesampainya revan di rumah revan langsung masuk ke kamarnya karena dia sudah sangat capek mungkin efek mencari dedaunan tadi.
"kenapa tubuhku remuk semua ya?"batin revan
Revan merebahkan tubuhnya di atas kasur dan revan pun langsung tertidur pulas mungkin efek kelelahan.
*
*
*
Keesokan harinya...
pada pagi hari yang cerah terlihat revan sedang berolahraga pagi walaupun dirinya masih kecil tapi dirinya benar-benar gagah,bak seorang pangeran. revan berkeliling kampung nya sambil berlari itung-itung sebagai pemanasan namun di pertengahan jalan banyak sekali anak anak perempuan yang melihati revan karena mereka kagum dengan ketampanan revan.
"dia begitu tampan yak"ucap seorang gadis
"iya, bagaikan seorang pangeran"sahut gadis lain
__ADS_1
"iyak, benar-benar tampan"ucap yang lain
Revan mendengar semua perkataan gadis-gadis centil itu namun dirinya masa bodo dengan mereka karena menurut revan gadis gadis itu hanya seorang gadis norak yang tidak pernah melihat cogan(cowok ganteng).
"apakah aku setampan itu?setau kuh lebih tampan om stevan deh"gumam revan
Revan tidak pernah menyadari jika dirinya memiliki wajah yang begitu tampan seperti seorang aktor-aktor luar negeri selama ini menurut revan yang ganteng adalah bapaknya bukan dirinya karena tidak mau berlama-lama di sana revan memutuskan untuk terus berlari mengelilingi kampung nya hingga akhirnya matahari sudah benar-benar terik barulah revan pulang. setibanya di rumah revan melihat kiki dan stevan sedang mengemas-ngemas barang mereka karena besok mereka akan pulang ke jakarta.
"om,mau revan bantuin?"tanya revan
"boleh,kamu kemas barang-barang yang kemarin kita beli ya terus masukin ke dalam kardus dan usahakan rapih jangan berantakan"jawab kiki
Revan berjalan menuju koper tersebut dan mulai merapihkan nya setelah selesai merapihkan revan masuk ke dalam kamarnya untuk merapihkan pakaian nya dan barang-barang yang akan dia bawa ke jakarta.
"aku bawa apa saja yak?selain baju,celana,topi,jaket,sepatu dan hp"gumam revan
Revan benar-benar kebingungan memikirkan barang apa saja yang akan dia bawa ke jakarta selama ini revan jarang mempunyai mainan karena keseharian nya hanya di habiskan dengan pergi berkebun, bermain sepeda dan bermain handphone.
"aku harap nanti pas di jakarta aku memiliki banyak teman"doa revan
__ADS_1
revan begitu bersemangat mengemas barang-barang nya karena dia begitu ingin melihat keindahan di kota tempat om nya tinggal selama ini.
"kapan malam nya,yak?aku pengen cepat-cepat pagi"ucap revan
Setelah selesai mengemas barang-barang nya revan keluar dari kamarnya untuk makan siang namun saat revan berjalan menuju dapur dia tidak sengaja mendengar perkataan om dan kedua orangtuanya.
"ki,nanti setelah menikah dengan kekasihmu kamu mau tinggal di mana?"tanya ibu nya revan
"aku sama dinda sih niatnya setelah menikah mau tinggal di amerika tapi itu masih sebuah rencana"jawab kiki
"oh,apakah kamu tidak keberatan jika revan ikut?mas ingin revan menjadi orang yang pintar dalam bisnis supaya bisa menjadi penerus dari keluarga ghifari"tanya papa nya revan
"boleh kok,mas. revan juga bukan tipe anak yang menyusahkan malah revan terbilang pendiam dan jarang bersosialisasi"jawab ramah kiki
"makasih ya,ki semoga kamu nanti bisa menjadi orang sukses setelah menikah"doa ibu nya revan
"aamiin,kak"ucap kiki
Revan terdiam mendengar semua itu karena dia tidak mau jika harus pisah jauh bahkan beda negara dengan ibu dan bapak nya tapi mau gimana lagi kedua orangtuanya lah yang menginginkan revan ikut pergi ke luar negeri supaya revan menjadi anak yang pintar dan mengerti tentang bisnis.
__ADS_1