SUAMIKU BOS MAFIA [Revisi]

SUAMIKU BOS MAFIA [Revisi]
kembali berulah


__ADS_3

stevan duduk di kursi kebesaran nya jiwa kepemimpinan stevan masih terlihat sama malah semakin melekat walaupun sekarang stevan sudah menikah.


"bos,kapan kita akan kembali menjalankan aksi kita lagi?"tanya salah satu anak buahnya


"nanti malam kita akan menjalankan aksi kita lagi dan saya juga akan turun tangan tapi saya tidak bisa berlama-lama karena takut istri saya curiga"jawab stevan


"oke boss"ucap anak-anak buahnya


stevan hanya memperlihatkan wajah datarnya namun tanpa di sadari oleh stevan dari tadi salah satu pelayan pribadi kelompok mereka terus melihati nya,pelayan itu kagum dengan ketampanan stevan.


"dia begitu tampan bak seorang pangeran di tambah kaya raya kalo misalnya aku berhasil mendapatkan hatinya aku akan menjadi seorang nyonya besar"batin pelayan itu

__ADS_1


lima menit kemudian, seluruh anak-anak buah stevan pergi ke supermarket untuk membeli keperluan mereka sedangkan kiki berada di luar ruangan sembari merokok. di dalam tempat itu hanya ada stevan dan pelayan tadi niatnya sih pelayan itu ingin mendekati stevan namun stevan malah asyik menatap ponselnya dan stevan tidak melirik sama sekali pelayan itu. pelayan itu masih berusaha mencari perhatian stevan namun tetap saja stevan asyik menatap ponselnya karena stevan sedang ber-chatan dengan seorang bidadari cantik atau adel.


"kenapa dia tidak melirik ku sama sekali ya, apakah tubuh ku kurang menarik?"batin pelayan itu


pelayan itu masih terus mencoba mendekati stevan,pelayan itu mengelap meja yang berada di depan stevan sambil mencoba menarik perhatian stevan namun sayang stevan malah tetap asyik menatap ponselnya sambil tersenyum-senyum.


"permisi tuan,apakah tuan mau saya pijat?"tanya pelayan itu


"tidak usah yang boleh memijati saya hanya istri saya seorang"jawab jutek stevan


"lu ngapa broo?kayak lagi di kejar-kejar setan"tanya kiki

__ADS_1


"itu pelayan yang di dalam genit banget ama gua pake segala nawarin pijet lagi"jawab stevan


"bwahahahaha,itu mah wajar broo secara lu kan ganteng dan tajir pasti dia berniat ingin mendekati lu biar jadi seorang nyonya dari keluarga fratama."ucap kiki


"tapi kan gua udah punya adel lagipula ya pelayan itu muka nya udah tua beda banget sama adel yang masih imut-imut"ucap stevan


stevan terus menoleh ke belakang nampak pelayan itu masih memandangi nya sembari memasang muka ayu meskipun begitu stevan tetap tidak tertarik dengan pelayan itu walaupun dulu adel juga seorang pelayan tapi adel tidak matre seperti pelayan itu dan juga adel hanya seorang pelayan restoran biasa yang hanya mendapatkan gaji sebesar satu juta rupiah perbulan nya berbeda dengan pelayan itu yang murahan walaupun stevan adalah seorang pria berandalan tapi tetap saja ia menginginkan wanita yang terpandang dan memiliki budi pekerti yang baik.


jam 23.00 malam.


stevan dan kelompoknya sudah siap untuk kembali menjalankan aksinya setelah berbulan-bulan mereka tidak beraksi.

__ADS_1


"bersiaplah kelompok ku akan bangkit kembali setelah empat bulan vakum"ucap stevan


stevan memakai jubah berwarna hitamnya dan juga memakai penutup muka setelah menunggu hampir tiga puluh menit barulah mereka melihat dua orang warga yang sedang mengemudi di dalam mobilnya. anak-anak buah stevan sudah bersiap-siap untuk mencegat mobil itu dalam hitungan detik mobil itu sudah berada di dalam perangkap kelompok nya stevan. anak-anak buahnya stevan memaksa kedua orang itu untuk keluar ketika orang itu keluar mereka langsung membuat nya pingsan dan di situlah stevan keluar,stevan hanya tersenyum licik lalu pergi meninggalkan tempat tadi sedangkan anak-anak buahnya membawa mobil orang tadi ke markas mereka.


__ADS_2