SUAMIKU BOS MAFIA [Revisi]

SUAMIKU BOS MAFIA [Revisi]
KASIH SAYANG SEORANG KAKAK...


__ADS_3

Gw dan vani masih berada di perjalanan namun di tengah-tengah perjalanan kita melihat seorang lelaki sedang menatapi mobil nya.


"dek, kira-kira dia kenapa yak?" tanya gw


"ya mana gw tau, coba gih lu liat" jawab vani


"oke-oke" sahut gw.


gw pun turun dari dalam mobil lalu berjalan menghampiri lelaki tersebut, ketika gw berada di dekat nya seluruh tubuh gw merinding karena lelaki itu memakai pakaian serba hitam.


"mas nya kenapa?" tanya gw


"ini mobil saya mogok" jawab lelaki itu


"owhh, mau saya bantu?" tanya gw


"tidak usah" jawab lelaki itu


"oke-oke, mas nya hati-hati ya" ucap gw


"iya" sahut lelaki tersebut.


setelah selesai berbasa-basi akhir nya gw kembali ke mobil karena lelaki itu tidak mau di tolongin, sesampainya di dalam mobil,, vani langsung bertanya mengenai cowok tersebut.

__ADS_1


"kak, dia kenapa?" tanya vani


"mobil nya mogok" jawab gw


"owhh, kenapa gak lu bantuin?" tanya vani


"dia gak mau gw bantuin" jawab gw lagi


"sombong banget sih, sok-sokan gak butuh bantuan" ucap kesel vani.


vani langsung membuka kaca mobil kemudian berteriak dengan sangat kencang kepada lelaki tersebut.


"woi gembel, lu sok-sokan gak mau nerima bantuan" ucap vani kepada lelaki tersebut sembari berteriak.


"van, lu tuh gak seharusnya bicara kasar kepada lelaki itu" ucap gw


"kenapa emang nya? emang bener kok dia kayak gembel" ucap vani


"hmm, siapa tau saja dia orang kaya raya bahkan bisa jadi dia lebih kaya daripada kita" ucap gw


"gak bakalan, palingan dia cuma pegawai kantor biasa" sahut vani.


gw yang mendengar ucapan vani hanya bisa menepuk jidat sebab vani memang seperti itu dan alasan vani mencari pekerjaan adalah karena papa menghukum vani dengan cara dia tak boleh bekerja di perusahaan fratama sebelum diri nya tobat dan merubah sifat nya akan tetapi vani malah memilih untuk bekerja di perusahaan lain bukan nya merubah sifat jelek nya itu.

__ADS_1


****


setengah jam kemudian,,


gw sudah hampir tiba di perusahaan group fratama namun gw masih harus mengantarkan vani terlebih dahulu.


"lu mau ngelamar kerjaan di mana sih?" tanya gw kepada vani


"gak tau, kakak ada info gak mengenai perusahaan yang sedang membutuhkan pegawai?" tanya vani


"humm, setau gw sih perusahaan ghifari lagi buka lowongan pekerjaan nya untuk cabang baru nya tapi gak tau juga sih, gw aja belum pernah ketemu sama pemimpin" jawab gw.


"owh oke-oke, perusahaan ghifari emang nya dimana?" tanya vani


"tidak terlalu jauh dari sini hanya 500 kilometer saja" jawab gw


vani menganga saat mendengar perkataan gw karena menurut nya 500 kilometer itu cukup jauh dan bisa membuat nya kelelahan


"kak, anterin gw kesana ya, pliss" ucap vani sembari memohon


"iya, tapi gw cuma bisa nganterin lu sampai depan gerbang" ucap gw


"woke deh" sahut vani.

__ADS_1


vani begitu senang mendengar nya, saat melihat vani tersenyum gw pun ikut tersenyum karena sebenarnya gw begitu menyayangi vani walaupun sifat nya dia seperti itu tapi tetap kasih sayang gw ke dia tak akan pernah hilang meskipun dia tidak terlalu menganggap keberadaan gw di dunia ini. vani tetap-lah adik ku dan aku tetap-lah kakak nya, tak ada satupun orang yang bisa merebut vani dan menyakiti diri nya selama ada diri ku walaupun itu adalah adit.


__ADS_2