![SUAMIKU BOS MAFIA [Revisi]](https://asset.asean.biz.id/suamiku-bos-mafia--revisi-.webp)
Saat gw tengah tersenyum-senyum sendiri,, tiba-tiba dira datang dengan membawa kotak yang berada di tangan kanan nya, gw yang melihat dira hanya bisa tersenyum karena ternyata ada juga seorang gadis cantik yang berhati baik seperti seorang bidadari surga hanya saja dira tidak memakai hijab tapi jika dira memakai hijab pasti akan langsung aku nikahin. "Dion, Dion" panggil dira yang membuat gw terkejut dan tersadar dari lamunan seorang lelaki jones seperti gw.
"ada apa?" tanya gw
"kamu kenapa melamun saja?" tanya dira
"gak papa, cuma kagum saja sama kamu" jawab keceplosan gw
"apasih, kamu mau makan bareng?" tanya dira
"enggak deh, soalnya nanti malam aku mau makan-makan bersama dengan keluarga ku" jawab gw.
"ohh, ya-sudah" ucap dira
"kamu boleh ikut kok" ucap gw.
"tapi, aku malu nanti pasti banyak keluarga-keluarga yang berasal dari kalangan atas" ucap dira, dira menundukkan kepala nya ke bawah sedangkan gw memegang bahu nya dira sambil tersenyum, "lu itu cantik, jadi gak usah malu lagi-pula kan ada gw" ucap gw kepada dira, dira yang mendengar perkataan gw pun langsung menoleh dan tersenyum.
"makasih ya, kamu udah baik banget sama aku" ucap dira kepada gw
"iya sama-sama, mendingan kita pergi ke salon yuk buat dandanin lu dan membuat lu berpenampilan sama kayak si vani yaitu fashion" ajak gw
"tapi, itu kan mahal" ucap adira
"kan ada gw, nanti gw yang bayarin" sahut gw.
__ADS_1
gw menarik tangan adira dan membawa nya keluar dari rumah untuk menghampiri revan, vani dan gilang yang sedang berada di luar.
ketika berada di luar,, gw dan dira langsung menghampiri revan dan vani yang tengah bersantai di depan pohon rindang yang berada di rumah nya dira.
"halo" sapa gw
"halo juga kak" sapa balik vani.
"kita pulang sekarang yuk" ajak gw
"ayuk, tapi sebelum itu aku mau ke salon dulu" ucap vani
"sama gw juga" sahut gw. revan yang tengah minum tersebut langsung menyemburkan air nya karena dia berpikir kalau dion mau ke salon untuk perawatan seperti seorang wanita padahal kenyataan nya yang mau perawatan itu adalah dira.
"enggak lah, gw masih waras" jawab gw.
"lah itu, lu ngapain ke salon?" tanya revan
"yang mau perawatan itu dira, bukan gw" jawab gw. gw menampol wajah tampan nya kak revan sebab dia berpikir jika gw belok karena gw jomblo padahal mah gw bukan belok tapi rada-rada doank lagi-pula gw udah punya pacar kok nama nya adalah nyonya guling yang berada di dalam mimpi gw.
*****
Beberapa menit kemudian,,
kami sudah berada di dalam mobil dan tengah melanjutkan perjalanan menuju mall yang cukup terkenal di ibu kota indonesia ini,
__ADS_1
kami saling berbicara satu sama lain namun dira tidak karena dia merasa tidak enak dengan gilang.
"ra, kamu kenapa bengong aja?" tanya ke vani
"gak papa, aku cuma gak enak saja dengan kalian" jawab dira
"kenapa gak enak? kita itu orang baik, hanya saja gilang memang sedikit jutek" ucap vani
"iya-iya" sahut dira. vani dan dira saling tersenyum, gw yang melihat nya menjadi senang karena adik gw seperti nya akan dekat dengan calon kakak ipar nya, hehehehe tapi itu juga kalo di dira nya mau sama gw kalo gak ya sudah.
"Dion, dion" panggil revan
"ngapa? tanya gw
"lu ngapa senyam-senyum sendiri?" tanya revan
"gak papa" jawab gw.
"iya-kah? jangan bohong deh, lu suka sama si dira kan?" tanya revan
"enggak juga sih, hanya kagum" jawab gw.
"kan bener, lu gak bisa bohong dari gw" ucap revan. gw dan revan saling tersenyum satu sama lain karena ternyata kita sama-sama bisa membaca pikiran, namun berbeda dengan gilang yang justru malah terlihat jutek dan mengekspresikan raut wajah yang tidak menyenangkan, gilang seperti itu karena dia tidak mau kalau gw mempunyai sahabat selain diri nya, selama ini gilang tak pernah mengizinkan gw untuk memiliki sahabat selain diri nya akan tetapi secara diam-diam gw mempunyai banyak sahabat karena menurut gw pertemanan itu jauh lebih penting ketimbang uang.
"Dion gak boleh memiliki sahabat selain gw, dan gw juga gak mau dion pacaran sama si dira. gw harus singkirkan dira dari dion" ucap batin gilang, gilang begitu membenci adira karena gegara adira jas nya yang begitu mahal menjadi kotor dan tidak bisa di gunakan lagi selain itu dira juga berhasil membuat dion dan vani berbaik hati kepada nya dan membela diri nya sewaktu gilang mengomeli dira.
__ADS_1