
Selly yang akan melangkah keluar rumah menghentikan langkahnya saat notifikasi pesan masuk , sedangkan byan yang pagi ini menjemput Selly segera mengikuti Selly menghentikan langkahnya sambil menoreh ke arah Selly yang terdiam sambil membuka ponselnya.
[ Sayang aku sudah berangkat , nanti malam jangan lupa janji kita ] begitulah isi pesan yang diterima Selly .
seketika matanya berkaca-kaca menatap tidak percaya bahwa pesan itu dari nomor Arga .byan yang melihat Selly mulai menangis segera menghampiri adiknya dengan rasa penasaran apa yang terjadi .
" ada apa ? kenapa kamu menangis ," tanya byan yang sudah berdiri dihadapan Selly .
Selly hanya diam membisu tak bergeming sama sekali saat byan bertanya kepadanya karena hatinya begitu sakit dan kecewa ternyata Arga sama sekali tidak berubah dan semua yang dia katakan kepadanya kemarin malam hanyalah kebohongan itu yang selly pikirkan sekarang , byan yang penasaran segera menarik ponsel dari tangan Selly seketika Selly menangis .
byan yang penasaran apa penyebab adiknya menangis segera melihat ke arah layar ponsel milik Selly seketika matanya memerah saat membaca pesan yang dikirim oleh Arga , amarah byan sebagai seorang kakak tentunya tidak terima dengan apa yang dilakukan adik iparnya kepada adiknya.
" apa Arga yang mengirim ini ," tanya byan berusaha tidak percaya apa yang dia liat di dalam ponselnya Selly .
" i- iya ka ," ucap Selly terbata di sela tangisannya .
byan segera mengepalkan tangannya saat mendapat jawaban dari Selly , dengan cepat byan menarik tubuh Selly kedalam pelukannya untuk menenangkan adiknya , sedangkan Selly yang berada dalam pelukan kakaknya terus menangis apalagi mengingat pesan yang Arga kirim Selly yakin itu bukan untuk dirinya .
" udah jangan menangis , kamu gak pantas buang air mata kamu buat laki- laki seperti dia ," ucap byan sambil mengusap puncak kepala Selly .
" ka , mengapa dia tega melakukan itu ." Selly yang masih menangis merasa tidak percaya bahwa Arga mengkhianatinya.
" kakak , tidak tau tapi kakak janji akan memberikan dia pelajaran karena berani menyakiti kamu , sekarang yang terpenting adalah kamu dan kandungan kamu ," ucap byan yang masih mencoba menangkan Selly di lain sisi byan juga takut jika ini akan berpengaruh kepada kandungan Selly .
__ADS_1
Selly hanya terdiam mendengarkan perkataan byan hingga cukup lama Selly mulai tenang dan melepas pelukan byan , amarah sudah meliputi diri byan namun dia coba menahannya dihadapan Selly dengan cepat Selly menghapus air matanya karena baginya sekarang adalah mengetahui kebenaran tentang isi pesan itu.
" kakak sayang sama aku kan ? " Selly segera melihat ke arah byan .
" tentu saja , bahkan kamu segalanya bagi kakak ," ucap byan sambil mengusap sisa air mata di wajah cantik adiknya.
" anterin aku ketempat acara perpisahan Arga ," pinta Selly .
"biar kakak yang pergi kesana , sekarang kakak anterin kamu ke rumah pasti mama sama papa sudah menunggu ," ucap byan .
" gak ka , aku harus ikut kesana , aku mohon ka ," dengan mata berkaca- kaca Selly memohon kepada byan .
" baiklah tapi inget apapun yang terjadi nanti kamu harus bisa menerimanya ," byan mencoba memberikan pengertian kepada Selly walaupun nanti kenyataan yang adiknya terima pahit.
Dengan menguatkan hati Selly menganggukan kepalanya , dia sudah tidak peduli apapun nanti kenyataan yang akan di liat yang terpenting baginya adalah mencari kebenaran , byan segera mengajak Selly untuk menyusul Arga tidak lupa dia mengabari kedua orang tuanya tentang kepergian mereka dan byan berjanji akan menjelaskannya setelah mereka kembali.
Arga dan ke tiga sahabatnya sudah sampai di hotel yang di persiapkan pihak sekolah , Arga yang mendapat satu kamar dengan Zaky segera melangkah masuk kedalam kamar hotel di susul Zaky sedangkan Dino dan Herlan masuk ke kamar sebelah , setelah berada didalam kamar hotel Arga segera merebahkan tubuhnya akibat lelah setelah perjalanan jauh.
Sedangkan Zaky melangkah menuju ke arah sisi lain tempat tidur kamar hotel sambil menaruh tasnya di samping meja , sesekali Zaky melihat ke arah Arga yang merebahkan dirinya sambil memejamkan matanya .
" Ga , gue keluar sebentar iya ," ucap Zaky .
" oke ," jawab Arga yang masih merebahkan tubuhnya sambil menutup mata .
__ADS_1
Zaky segera berjalan ke arah pintu dan melangkah keluar kamar , Zaky segera berjalan menuju lift setelah terbuka dia melangkah masuk cukup lama Zaky pun sampai di lantai 6 , tidak lama Zaky melangkah keluar dan segera berjalan menuju ke salah satu kamar hotel setelah mengetuk pintu dan menunggu lama seorang wanita cantik membuka pintu tanpa mengatakan apapun Zaky segera melangkah masuk .
" aku kira kamu tidak akan datang ," ucap Zaky yang sudah berada di dalam kamar .
" tentu saja aku datang , apa kamu meragukan cara kerja aku ," jawab wanita itu sambil melangkah ke arah Zaky .
" apa kamu sudah mengerti apa yang harus kamu lakukan ," tanya zaky kepada wanita yang sudah berdiri dihadapannya .
" iya aku mengerti , tapi untuk apa kamu melakukannya ? " ucap wanita itu yang masih merasa bingung dengan rencana Zaky , apalagi dia mengenal siapa orang yang harus dia jebak .
" gak usah banyak tanya , lakukan pekerjaan kamu setelah itu pergi dari kota ini ," titah Zaky tentunya dia tidak mau semua rencananya terbongkar jika Tania masih berada di kota yang sama dengan dirinya .
" oke , tapi ingat jika aku berhasil melakukanya , kamu harus menepati janji kamu ," ucap Tania . awalnya dia tidak mau melakukan pekerjaan yang Zaky berikan tetapi demi mengobati ibunya maka Tania menerimanya .
"aku bukan orang yang suka ingkar janji ,setelah semua selesai aku akan membiayai semua pengobatan ibu kamu ," jawab zaky . tentunya dia rela kehilangan uang banyak demi mendapatkan Selly kembali .
Tania merasa lega walaupun dia tau bahwa kali ini dia akan membuat hidup orang lain hancur tetapi dia tidak punya pilihan lain demi kesembuhan ibunya . zaky segera tersenyum penuh kemenangan bahwa sebentar lagi semua dendamnya kepada Arga akan terbalas , setelah berbicara kepada Tania Zaky segera kembali ke kamarnya karena dia takut jika arga atau salah satu murid yang ikut acara ini melihatnya .
Di dalam kamar Arga yang tertidur hingga lupa memberikan pesan bahkan menelpon untuk mengabari Selly , Zaky yang baru saja kembali merasa lega karena melihat Arga tidur dia segar melangkah mempersiapkan diri untuk acara perpisahan yang sudah di sepakati oleh keempatnya tentunya tanpa sepengetahuan pihak sekolah dan guru yang ikut dalam acara perpisahan mereka karena Zaky sudah mengatur semuanya.
" Ga , bangun ," teriak Zaky sambil menggoyangkan lengan Arga .
" apa sayang ," ucap Arga yang belum sadar jika dirinya bukan dirumah .
__ADS_1
" sayang ,,, sayang ,,, bangun ," Zaky yang merasa cemburu apalagi Zaky tau bahwa itu panggilan Arga untuk Selly semakin kencang menggoyangkan tubuh Arga .
Arga yang merasa tergangu tidurnya segara terbangun sambil mengucek matanya , seketika dia tersadar saat melihat Zaky dihadapannya bukan Selly istrinya sedangkan Zaky yang menahan amarahnya bersikap seperti biasa , arga yang teringat tentang rencananya untuk pergi bersama sahabatnya itu segera turun dari tempat tidur .