Suamiku Sang Casanova

Suamiku Sang Casanova
bab 78


__ADS_3

"maksud Lo apa? memegang tangan cewe gue," tanya Zaky sambil menarik Selly ke sampingnya.


Selly segera melihat ke arah wajah Zaky,dia melihat jelas kemarahan di wajah Zaky namun dengan cepat dia beralih melihat ke arah suaminya dia pun melihat hal yang sama,Selly di buat bingung dengan keadaan ini disisi lain suaminya di sisi lain Zaky kekasihnya.


"terus masalah Lo apa," jawab Arga sambil menatap tajam ke arah Zaky.


" Lo bilang masalah gue apa? dia cewe gue," jawab Zaky sambil menoleh ke arah Selly.


" tapi gue-


" ka makasih," potong Selly sambil mengedipkan matanya,tentunya Selly tidak ingin jika suaminya sampai ribut dengan Zaky disana." ya udah ayo," ajak Selly sambil menarik tangan Zaky.


" urusan kita belum selesai," ucap Zaky sebelum melangkah meninggalkan Arga.


melihat kepergian keduanya Arga hanya bisa menahan amarahnya,kalau bukan disekolah sudah pasti dia akan memberi pelajar kepada Zaky,dengan rasa kesal Arga pun melangkah masuk namun langkahnya terhenti saat melihat Dino serta Herlan datang ke arahnya.


" Weh..,pagi- pagi muka udah ditekuk aja," ejek Herlan sambil tersenyum mengejek.


" iya muka Lo,pagi udah kaya cucian belum digosok aja kusut gitu," ucap Dino sambil memerhatikan wajah Arga.


" bisa gak,Lo berdua diem," kesal Arga yang mendengar ocehan keduanya.


" gue becanda ****Ga****," ucap keduanya bersamaan. " namanya orang ngidam," sambung Dino yang tanpa sadar mengucapkannya.


" hah,,,,ngidam," ulang Herlan dengan suara cukup keras,


Arga yang menyadari perkataan Herlan dengan cepat menutup mulut Herlan dengan tangannya. " bisa gak Lo,kalau ngomong gak pake kenceng," kesal Arga sambil menatap tajam ke arah Dino yang berada di samping Herlan.


Herlan segera melepas tangan Arga yang menutup mulutnya,dia segera melihat kearah Dino serta Arga secara bergantian dia sangat yakin kedua sahabatnya sudah menyembunyikan sesuatu dari dirinya.


" jelasin sama gue,apa yang dimaksud Dino ngidam," tanya Herlan sambil melihat ke arah Arga.


Arga menghela napas mendengar pertanyaan Herlan,disisi lain hatinya masih sangat marah dengan tingkah Zaky dan sekarang harus ditambah akibat kecerobohan Dino dia harus berurusan dengan Herlan yang bawel,sedangkan Dino hanya nyengir saat mendapat tatapan tajam dari Arga.


"Lo jelasin," titah Arga sambil melihat ke arah Dino.


" kenapa gue," ucap Dino sambil menunjuk dirinya sendiri.


"kan Lo yang ngomong," sahut enteng Arga.


" kenapa Lo berdua berdebat?udah cepetan jelasin sama gue," pinta Herlan yang sudah jengah dengan perdebatan keduanya.


" nanti Dino yang jelasin" ucap Arga sambil menepuk bahu Herlan seraya melangkah meninggalkan keduanya.


" ga,,, parah Lo," teriak Dino.

__ADS_1


Arga tidak mempedulikan teriakan Dino,sedangkan Dino mendengus kesal mengapa dia yang harus menjelaskan tentang itu dia segera menepuk pelan mulutnya yang lancang mengatakan itu.


" Arga udah pergi,jadi Lo jelasin sama gue sekarang," ucap Herlan sambil merangkul bahu Dino.


" iya,,,iya," ucap Dino sambil menghempaskan tangan Herlan dari bahunya,karena dia sangat risih." jadi Selly hami,udah jelas dan paham kan Lo," sambung Dino mengatakan intinya dan dia malas untuk basa basi apalagi kepada Herlan yang otaknya kadang lemot.


"ha- hamil," sahut Herlan terbata- bata,dia masih mencerna perkataan Dino.


" iya,udah tutup mulut Lo," ucap Dino,sambil berjalan meninggalkan Herlan yang sibuk dengan pikirannya sendiri,Herlan segera tersadar dia segera menyusul Dino yang sudah berjalan jauh darinya.



jam pulang sekolah tiba Selly sudah berada di taman belakang,sebelumnya dia sudah meminta ijin ke pada Arga bahwa dia akan menjelaskan semuanya kepada Zaky setelah mereka pulang sekolah,cukup lama Selly menunggu akhirnya sosok Zaky pun datang.



" maaf,kamu nunggu lama," ucap Zaky yang merasa tidak enak karena membiarkan Selly menunggu lama.



" gak ko,"



" kenapa kamu meminta kita ketemu disini," tanya Zaky sambil mendudukan dirinya di samping selly.




" kenapa kamu tiba- tiba ngomong gitu,apa ini ada alasannya soal tadi pagi,aku minta maaf aku gak bermaksud kasar," ucap Zaky sambil memegang kedua tangan Selly,Zaky berpikir bahwa Selly marah karena ulahnya tadi pagi diparkiran sekolah.



" bukan soal itu," sahut Selly sambil menarik kedua tangannya,karena dia tidak mau Zaky salah paham lagi.



" lalu soal apa? kalau aku buat salah katakan,jangan buat aku bingung kaya gini,"



" aku mau kita putus,"


__ADS_1


Zaky melihat kearah Selly dengan tatapan tak percaya,bahwa selly ingin bertemu dengannya hanya untuk meminta berpisah darinya,sedangkan Selly berusaha menetapkan hatinya sendiri Agar bisa mengakhiri hubungan yang salah antara dia dan Zaky.



" sayang,jangan becanda gak lucu," ucap Zaky yang berpikir bahwa Selly sedang bercanda padanya.



" aku tidak bercanda,aku harap kamu hormati keputusan aku," pinta Selly sambil beranjak dari duduknya.



Zaky yang tidak terima segera berdiri,dengan cepat dia menarik tangan Selly hingga membuat selly menghentikan langkahnya,Zaky segara membalikan tubuh Selly hingga keduanya berhadapan,sedangkan ditempat lain Arga yang memperhatikannya segera mengepalkan tangan saat Zaky berani menyentuh Selly.



" liat aku,kamu bohong kan,sebenarnya kamu gak bener- bener mau putus dari aku," ucap Zaky dia berharap bahwa semuanya tidak benar.



" aku mohon,lupain aku dan anggap kita tidak saling mengenal," pinta Selly sambil melepaskan tangan Zaky,dia segera membalik tubuhnya seraya berjalan meninggalkan Zaky.



" apa semua ini karena Arga," tebak Zaky,karena dia ingat apa yang dilihatnya tadi pagi di parkiran sekolah.



" iya,semua karena Arga,jadi aku harap kamu mengerti," ucap Selly tanpa menoleh ke arah Zaky yang tepat berada dibelakangnya.



Zaky tersenyum getir mendengar ucapan yang Selly katakan,dia tidak menyangka bahwa wanita yang di cintai berpaling kepada sahabatnya,bahkan dia sampai ribut dengan sahabatnya demi melindungi gadis yang dia cintai.



" kamu akan menyesalinya,karena memilih lelaki brengsek seperti dia," ejek Zaky sambil tersenyum getir dia berharap agar wanita di hadapannya itu berubah pikiran dan kembali kepadanya.



" aku tidak akan menyesalinya,justru aku bersyukur memiliki Arga dalam hidupku," sahut Selly sambil menoleh ke arah Zaky dengan tersenyum.



" apa kamu lupa,bagaimana dia dulu memperlakukan kamu dan aku yang selalu ada buat kamu,"

__ADS_1



" aku ingat semuanya,tapi apa kamu lupa bahwa setiap orang bisa berubah dan aku juga berterima kasih karena dulu kamu selalu ada untuk aku,tapi aku mohon tolong hargai keputusan aku,aku berharap kamu mendapatkan gadis yang lebih baik dari aku," ucap Selly sambil melangkah meninggalkan Zaky dengan perasan lega.


__ADS_2