
selly dengan langkah gontai masuk kedalam dia segera menuju kekamar namu langkahnya terhenti ketika mamah Rani memanggilnya
" sayang kamu udah pulang" tanya mamah Rani
" udah mah" ucap Selly seraya menoleh ke arah mamahnya
" Zaky mana? tanya mamah
" Zaky langsung pulang mah" jawab Selly tanpa menunggu jawaban mamahnya Selly melanjutkan jalannya menuju kekamar
sedangkan mamah Rani menatap heran namun dia segera berjalan ke dapur untuk menyiapkan makan malam
byan yang sudah pulang segera menuju kamarnya seketika dia menoleh ke arah pintu kamar Selly namun segera niatnya diurungkan dia pun segera masuk kekamar
sedangkan Selly kembali terisak teringat yang telah terjadi padanya dia segera berjalan kekamar mandi segera menyalakan shower" aku kotor" ucap Selly seraya mengusap setiap bagian tubuhnya dengan kasar
cukup lama Selly keluar dari kamar mandi segera berjalan untuk berganti baju setelah selesai dia segera menuju keatas kasur merebahkan tubuhnya
byan yang telah memakai pakaian rumah segera menuju ke ruang makan,dia pun segera menarik kursi dan duduk disamping papahnya
" mah Selly gak ikut makan" tanya byan seraya menoleh ke arah mamahnya
" tadi kata bibi dia minta makananya di anterin ke kamar" sahut mamah
" paling lagi galau" celetuk byan seketika dapat tatapan tajam dari papahnya
setelah selesai makan byan segera mengikuti papahnya menuju ruang kerja sesampainya diruang kerja papah segera duduk disusul byan
__ADS_1
" papah mau bicara apa? tanya byan seraya menatap papahnya
" begini by, papah dan teman papah berencana menjodohkan Selly dengan anak temen papah" jawab papah
" pah byan gak setuju, Selly masih kecil" ucap byan seraya beranjak dari duduknya
" duduk" pinta papah byan pun hanya menurut
" kamu setuju atau gak papah akan tetap menjodohkan adikmu" jawab papah tegas
" terserah papah " sahut byan Karna percuma membantah keinginan papahnya
" besok malam keluarga temen papah datang kamu jangan sampai telat" ucap papah
" iya" jawab singkat byan seraya berjalan menuju ke luar ..
*dikediaman Atmaja
sesampainya dirumah dengan rasa bahagia Arga segera berjalan kedalam namun langkahnya terhenti
seketika mendengar suara papahnya
" Arga papah mau bicara" ucap papah
" pah aku cape" jawab Arga seraya menoleh ke arah papahnya
"Arga kesini sayang" pinta mamah Rani yang mau tak mau Arga menurut
__ADS_1
dia segera duduk disamping mamahnya,dengan wajah ditekuk dia tau papahnya tak akan bicara kecuali hal itu penting
" ada apa pah" tanya Arga kesal
" begini papah dan mamah sudah memutuskan akan menjodohkan kamu dengan anak temen papah" ucap Rio
seketika Arga dibuat kaget atas ucapan papahnya" gak aku gak mau pah" teriak Arga
" itu urusan kamu,disini papah yang punya keputusan" ucap tegas Rio
" mah,Arga gak mau dijodohin lagian aku masih SMA pah" bela Arga karna dia tau mamahnya akan membelanya
" sayang kali ini kamu nurut iya" pinta mamah
" kalian apaan sih,pokoknya Arga gak mau" tegas Arga
" terserah kalau kamu menolak semua fasilitas kamu papah cabut" jawab enteng Rio
seketika Arga dibuat terdiam Karna ancaman papahnya tak pernah main-main disisi lain dia sudah membayangkan wanita seperti apa yang akan dijodohkan dengannya
"papah" teriak Arga tak terima
" terserah semua pilihan ada pada kamu" ucap papah sambil beranjak dari sofa
" mah bujuk papah " Arga mencoba meluluhkan hati mamahnya
" maaf mamah gak bisa sayang" ucap Rani seraya mengelus kepala arga
__ADS_1
seketika Arga berdiri dengan wajah kesal " mamah sama papah sama aja" teriak Arga sambil berjalan meninggalkan mamahnya