Suamiku Sang Casanova

Suamiku Sang Casanova
bab 109


__ADS_3

Arga terdiam sejenak jujur dirinya sudah tidak berpikir apapun di lain sisi acara ini juga penting bagi dirinya karena menyangkut kelulusannya tapi di lain sisi istri dan calon anaknya sangat penting baginya , Zaky yang duduk di hadapan Arga berharap jika Arga akan setuju dengan idenya .


" baiklah , gue akan ikut ," sahut Arga . mungkin itu akan lebih baik dan juga dia bisa sedikit tenang jika nanti kembali setelah urusannya disini selesai.


" nah gitu dong , lagian gue yakin Selly pasti akan mengerti dengan penjelasan Lo ," Zaky berpura- pura memberi semangat untuk Arga , namun dihatinya Zaky merasa senang karena Arga masih bisa dia pengaruhi .


Zaky yang merasa mengantuk akhirnya berpamitan kepada Arga untuk sejenak tidur sebelum acara di mulai , sedangkan Arga masih merebahkan tubuhnya sambil memikirkan bagaimana dia menjelaskan semuanya kepada Selly dan keluarga mertuanya tentu saja itu yang membuat Arga bingung akibat kesalahannya dia harus menerima kenyataan yang membuatnya sadar bahwa dia harus bisa menahan setiap godaan diluar sana .


*****


Edwan yang pagi harinya sudah rapih tentunya membuat Rani merasa bingung apalagi suaminya tidak berpamitan dan tidak sarapan dulu sebelum pergi , suasana di dalam rumah pun menjadi tidak seperti biasanya ditambah dia masih memikirkan apa yang terjadi dengan anak perempuannya . byan yang yang melihat mamanya melamun di meja makan segera menghampirinya .


" pagi ma ," sapa byan sambil menarik kursi dan mendudukan dirinya .


" pagi by ," sahut Rani . " kamu tidak ke kantor ? " sambung Rani yang melihat byan masih memakai pakaian santai .


" gak ma , hari ini byan mau nemenin Selly ," sahut byan .


" by , sebenarnya apa yang terjadi ," tanya Rani yang masih bingung apalagi mengingat suaminya yang pergi pagi sekali .


Byan yang hendak mengambil sarapan mengurungkan niatnya setelah mendengar pertanyaan mamanya di tambah dia baru menyadari jika papanya belum kelihatan padahal sudah waktunya sarapan . Rani masih melihat ke arah byan sambil terdiam menunggu jawaban dari anak sulungnya itu .


" apa papa belum cerita ? " ucap byan .


" papa belum cerita apa- apa ," sahut Rani karena memang semalam suaminya tidak kembali lagi ke kamar mereka setelah mengobrol dengan byan .

__ADS_1


" menantu kesayangan mama dan papa telah mengkhianati Selly dan menduakan Selly ." tegas byan yang kembali emosi . tentunya dia bayangan kemarin malam di hotel membuatnya terpancing emosi andai saja Selly tidak menahannya sudah pasti byan akan memberi pelajaran kepada Arga .


" maksud kamu apa by , gak mungkin Arga berbuat seperti itu apalagi mama tau Arga begitu mencintai adik kamu ," ucap Rani yang tidak percaya ucapan byan , apalagi dirinya tahu betul bagaimana hubungan menantu dan anaknya yang begitu harmonis .


" terserah mama percaya atau gak , tapi byan dan Selly melihatnya langsung dan itu sebabnya Selly menangis saat kembali ke rumah ," tegas byan . tentunya dirinya sudah menyangka jika kedua orang tuanya tidak percaya begitu saja . namun itulah kenyataan yang ada .


" jadi maksud kamu , kalian melihat Arga berselingkuh ? " tanya Rani yang tidak menyangka jika menantunya berbuat seperti itu.


byan mengagungkan kepalanya , Rani seketika terdiam sambil termenung ternyata dirinya sudah salah mengira bahwa hubungan keduanya baik- baik saja . tapi yang lebih membuatnya kecewa Arga melakukannya di saat anaknya sedang mengandung hati ibu mana yang tidak sakit mendengar masalah yang menimpa rumah tangga anaknya.


" papa kemana ma ? mengapa tidak ikut sarapan ," tanya byan yang penasaran .


" mama tidak tau , papa kamu pergi pagi sekali tadi ," jawab Rani sambil beranjak dari duduknya.


" mama mau melihat adik kamu by ," sahut mama Rani .


" mama sarapan aja dulu , biar Aku yang melihatnya ," sahut byan .dia segera beranjak dari duduknya .


" biar mama aja by , mama tau apa yang di rasakan adik kamu ," cegah Rani tentunya dia juga seorang wanita . jadi di lebih tau apa yang dialami putrinya saat ini .


byan segera mengagukan kepalanya sebagai tanda setuju , Rani segera berjalan meninggalkan ruang makan menuju ke kamar Selly hingga langkah Rani terhenti di depan pintu kamar Selly sejenak dia terdiam tentunya dia tidak ingin masuk dalam keadaan memasang wajah sedih karena itu akan membuat Selly semakin terpuruk dengan pelan Rani mulai membuka pintu kamar Selly dan segara melangkah masuk .


Selly yang mendengar suara pintu terbuka segera melihat ke arah pintu seketika raut wajahnya kembali sedih apalagi jika teringat apa yang terjadi , sedangkan Rani yang melihat Selly menyandarkan tubuhnya di tempat tidur segera berjalan ke arah Selly dan segera mendudukan dirinya di tepi tempat tidur .


" ma , apa aku bukan istri yang baik ?" ucap Selly . saat melihat mamanya duduk di hadapannya tentunya dengan mata sembab karena menangis semalam tetapi Selly sudah berjanji tidak akan menangisi Arga lagi .

__ADS_1


"sayang , mengapa kamu bertanya seperti itu ," tanya Rani yang sedih melihat keadaan Selly .


" aku hanya ingin mama menjawab pertanyaan aku ," sahut Selly yang ingin mengetahui apa alasan Arga mengkhianatinya karena dirinya bukan istri yang baik dan pantas untuk Arga .


" kamu sudah menjadi istri dan calon ibu yang baik , " jawab Rani karena itu yang dia liat . apalagi semenjak hamil Selly berubah jadi lebih dewasa .


" kalau aku sudah jadi calon ibu dan istri yang baik , mengapa arga tega melakukannya ma ? " ucap Selly tanpa terasa air matanya menetes di ujung matanya .


Rani yang melihat Selly bersedih segera memeluk tubuh Selly tentunya dia tau apa yang dirasakan anaknya sekarang , namun dia hanya berharap dengan semua kejadian ini Selly bisa pelajaran bahwa setiap rumah tangga tidak semudah yang dipikirkan , di lain sisi Selly yang kembali menangis masih bertanya - tanya apa kekurangannya hingga Arga tega mengkhianatinya dan yang lebih menyakitkan bahwa dia bercumbu dengan wanita lain disaat dirinya hamil besar .


" sudah sayang , jangan menangis lagi kamu masih punya mama papa dan ka byan yang selalu ada untuk kamu ," ucap Rani sambil mengelus kepala Selly.


" aku mau pisah ma dari Arga ," ucap lirih Selly di sela tangisannya .


deg


seketika Rani tercengang mendengar ucapan Selly tentunya dia tidak mengira bahwa Selly akan berpikir sejauh itu sedangkan Selly yang mulai menghentikan tangisannya segera melepas pelukan mamanya tentunya dia sadar apa yang dia ucapkan karena akan lebih baik jika dirinya dan Arga berpisah .


" sayang kamu bicara apa ? ingat kamu sedang hamil tidak baik mengatakan hal itu ," ucap Rani . tentunya dia tidak ingin anaknya mengambil keputusan dalam kemarahan .


" ma , keputusan aku sudah bulat bukannya tadi mama bilang akan selalu ada buat aku ," tanya Selly .


" kakak setuju ," jawab byan yang melangkah masuk .


membuat Selly dan Rani menoleh ke arah byan , byan yang sedari tadi khawatir dengan keadaan Selly memutuskan untuk menyusul mamanya saat byan masuk tidak sengaja mendengar perkataan selly tentunya dia langsung setuju apalagi mengingat kesalahan yang Arga lakukan memang tidak pantas untuk di maafkan sedangkan mama Rani langsung menatap tidak percaya mendengar perkataan byan yang setuju dengan ucapan Selly .

__ADS_1


__ADS_2