Suamiku Sang Casanova

Suamiku Sang Casanova
bab 64


__ADS_3

selama perjalan Selly terus memasang wajah kesal,sedangkan Arga sesekali melirik ke arah Selly sambil menggelengkan kepala melihat tingkah Selly kali ini,dia kembali fokus ke jalan,mobil yang dikendarai Arga sudah sampai didepan gerbang rumah,dia segara menepikan mobilnya seraya menoleh ke arah Selly.


" sekarang kamu turun,kita udah sampai."


Selly yang tersadar segera melihat ke arah luar jendela,namun dia kembali menoleh ke arah Arga sambil menaikan satu alisnya " kenapa berhenti disini."tanya Selly yang merasa heran karena Arga menepikan mobilnya didepan gerbang rumah.


" kamu bilang mau pulang bareng,sekarang kita udah sampai jadi kamu turun ."


" kalau gue gak mau." tolak Selly sambil melipatkan kedua tangannya di atas dada.


Arga yang mulai kesal dengan tingkah Selly segera turun,lalu memutari mobil dengan sedikit kasar dia membuka pintu mobil sambil menarik lengan Selly.


" gue gak mau turun." teriak Selly yang ditarik kasar lengannya oleh Arga,


Arga tidak mempedulikan teriakan Selly segera manarik keluar tubuh Selly,Selly menatap tak percaya bahwa Arga sekarang bersikap kasar lagi kepadanya,sedangkan Arga segera melepaskan lengan Selly segera menutup pintu mobilnya kembali tak mempedulikan tatapan yang diberikan Selly.


" Lo mau kemana." tanya Selly sambil menarik tangan Arga saat hendak melangkah


" udah sekarang kamu masuk."


" gue tanya Lo mau kemana."


" itu bukan urusan kamu." tegas Arga,dia sebenarnya tak tega namun dia hanya ingin berusaha tegas,Arga segera melepaskan tangan Selly sambil kembali melangkah meninggalkan Selly.


selly segera menghalangi jalan Arga,dia sangat yakin bahwa Arga akan bertemu dengan cewek yang dia liat tadi,sekarang dia mengerti mengapa Arga sering pulang larut malam bahkan saat pulang bajunya sudah ganti Selly yakin ada sesuatu antara Arga dan cewek itu.


" Selly minggir,aku mau berangkat." tegas Arga sambil menatap Selly dengan kilah amarah Karena menghalangi jalannya.

__ADS_1


" gue gak akan pergi,sebelum Lo jelasin siapa cewek yang tadi sama Lo."


Arga segera mengacak rambutnya frustasi,yang semakin marah dengan tingkah Selly,sedangkan Selly masih menatap Arga dengan penuh harap,


" denger aku buru- buru,jadi kamu minggir." tegas Arga sambil menahan emosinya.


" aku gak akan minggir, sebelum kamu jelasin."


Arga yang sudah tersulut emosi,apalagi dia melihat sudah tinggal setengah jam lagi meeting dimulai " gue bilang minggir,sebelum gue berbuat kasar" Ancam Arga dengan kilat amarah dimatanya.


Selly masih tidak bergeming dia tidak peduli dengan ancaman yang Arga barusan,Arga yang mulai tersulut emosi dia segera mendorong tubuh Selly hingga membuat Selly tersungkur ke aspal,namun dia tidak peduli segera melangkah meninggalkan Selly seraya masuk kedalam mobil.


Selly mulai menangis sambil meringis kesakitan,karena lututnya terluka namun yang membuatnya kaget karena ada darah segar mengalir di pahanya,dia semakin menangis histeris karena keadaan area rumahnya sepi jadi tidak ada yang menolongnya.


hingga Selly memutuskan menelepon kakaknya,dia segera mencari ponsel di tasnya sambil terisak merasakan sakit di bagian lutut serta perutnya, dengan tangan gemetar dia segara mencari nomor kakaknya.


Selly: "kakak." ucap Selly sambil terisak .


byan: "kamu kenapa? kasih tau kakak"


Selly: "Arga mendorong aku ka"


byan: apa? kamu dimana sekarang." tanya byan dengan nada sudah mulai berubah.


Selly: aku didepan rumah ka,lutut sama perut aku sakit...hiks ...hiks


byan: tunggu kakak,udah kamu jangan nangis,kakak sebentar lagi kesitu." ucap byan yang panik seraya menutup sambungan teleponnya.

__ADS_1


Selly segera menaruh kembali ponselnya,sambil meringis kesakitan dia semakin takut apalagi dari terus mengalir di pahanya.



byan langsung berlari keluar ruangannya,hingga membuat para kariawan menatapnya bingung namun dia tidak mempedulikan,setelah berada di parkiran di segera masuk mobil dan melajukan mobilnya dengan cepat.



" Arga,kalau sampai terjadi apa- apa sama adik gue,gue akan perhitungan sama Lo." gumam byan sambil memukul setir mobilnya.



tidak begitu lama byan sudah melihat Selly dari kejauhan yang terduduk di tepi jalan,dia segara menepikan mobilnya segera turun dan berlari menghampiri adiknya,dia segera berjongkok dihadapan Selly dengan tatapan tidak tega.



" kakak." ucap lirih Selly sambil berurai air mata.



byan hanya terdiam,melihat keadaan adiknya yang seketika membuat amarahnya memuncak,hingga pandangannya tertuju ke arah paha Selly dimana banyak darah,dia segera mengalihkan pandangannya .



" apa kamu hamil." selidik byan yang melihat jelas darah di paha Selly.


__ADS_1


Selly segera menggeleng,byan tak mau bertanya lagi dia segera menggendong tubuh Selly berjalan ke arah mobil,dia segera merebahkan Selly dengan pelan dengan cepat dia menutup pintunya segera berjalan memutari mobil dia segera duduk di kursi kemudi dan langsung melajukan mobilnya menuju rumah sakit.


__ADS_2