
Zaky merasa bingung Karna tidak melihat Selly selama tiga hari disekolah dia sudah mencoba bertanya kepada kedua sahabat Selly namun tak menemukan jawaban hingga kedua sahabatnya membuat dirinya kaget
" gue perhatiin Lo dari tadi bengong mulu" ucap Dino yang menepuk bahu Zaky
"kalau ada masalah cerita sama kita" sambung Herlan seraya mendudukan dirinya disamping Zaky
" gue bingung udah tiga hari ini Selly tidak datang sekolah" jawab Zaky sambil memainkan ponselnya karna ponsel Selly pun tidak bisa dihubungi
Herlan serta Dino saling melirik dia sungguh tidak tega melihat Zaky namun mereka tidak mungkin memberi tahu bahwa hari ini Selly menikah dengan Arga,Zaky yang tak mendapat jawaban kedua sahabatnya segera berdiri
" Lo mau kemana" tanya Herlan
" gue mau kerumah Selly" jawab Zaky seraya berjalan menjauh dari kedua sahabatnya
" gawat" ucap Dino yang sudah terlihat panik dia segera menarik tubuh Herlan
" Lo kenapa narik gue" tanya Herlan yang tubuhnya masih ditarik oleh Dino
" Ki tunggu" teriak Dino
__ADS_1
Zaky menatap aneh kearah dua sahabatnya yang berjalan menghampirinya " ada apa" tanya Zaky yang menghentikan langkahnya
Dino serta Herlan sudah berdiri dihadapan Zaky,dini berpikir keras bagaimana menghentikan Zaky yang akan menemui Selly bisa- bisa terjadi kekacauan disana,sedangkan Herlan masih bingung dengan tingkah Dino Karna dia lupa dengan pernikahan Arga dan Selly
" Lebih baik Lo jangan kesana" ucap Dino dia bingung harus memberi alasan apa karna dia tidak terlalu dekat dengan Selly
" maksud Lo apa" tanya Zaky bingung kenapa dino melarang dirinya menemui Selly
"kali ini dengerin gue" pinta Dino sedangkan Herlan disamping keduanya hanya menyimak pembicaraan mereka
" Lo kenapa?udah gue cabut gak jelas banget Lo" jawab Zaky sambil berjalan kembali menuju mobil
Dino mematung melihat kepergian Zaky sedangkan Herlan menatap bingung ke arah Dino " Lo kenapa ngelarang dia nemuin ceweknya " tanya Herlan penuh penasaran
" iya gue lupa ayo kita susul sebelum terlambat" jawab Herlan segera berlari Dino segera ikut berlari namun sayang Zaky sudah melajukan mobilnya meninggalkan gerbang Sekolah dengan langkah cepat Herlan serta Dino segera menuju masuk kedalam mobil Herlan untuk menyusul Zaky
* dikediaman Pratama
Arga sudah duduk didepan penghulu dia sungguh merasa tegang,seketika semua orang diruangan itu terpana yang melihat sosok Selly yang tampak anggun Dengan balutan kebaya putih serta sedikit riasan
__ADS_1
sesampainya dilantai bawah mamah Rani segera membantu Selly duduk disamping Arga,Arga melirik sedikit kearah Selly yang membuat terpesona sedangkan Selly hanya menundukkan kepalanya
" apa sudah siap" tanya pak penghulu
" sudah" jawab Arga singkat
pak penghulu segera menjabat tangan Arga dan acara ijab qobul dimulai dengar satu tarikan napas Arga mengucapkan ijab qobul dengan sangat lancar
sah,,,sah,,,ucap semua orang diruangan itu
Zaky yang berada diambang pintu seketika tubuhnya bergetar mendengar itu dengan langkah gontai dia berjalan menuju asal suara itu seketika matanya membulat tak percaya dengan apa yang dia liat wanita yang dicintainya bersanding dengan orang lain
" Selly" ucap Zaky dengan bergetar
semua orang diruangan itu segera menatap kearah suara itu bertapa terkejutnya Selly melihat sosok Zaky yang berdiri tak jauh dari acara yang sedang berlangsung
Selly segera berdiri dia segera berjalan kearah Zaky,membuat semua orang menatap tak percaya Selly meninggalkan acara yang belum selesai,Rio segera beranjak namun mamah Rani segera menggelengkan kepalanya berbeda dengan Arga yang mengepalkan tangan melihat apa yang dilakukan wanita yang baru saja menjadi istrinya
Selly segera memeluk tubuh Zaky sambil menangis sedangkan Zaky masih mematung menatap nanar ke arah semua orang,Herlan serta Dino yang baru saja mentap tak tega melihat keadaan Zaky
__ADS_1
" maafin aku" lirih Selly sambil terus menangis dipelukan Zaky
sedangkan Zaky tidak bergeming sama sekali karna hatinya begitu hancur melihat kekasihnya menikah dengan lelaki yang tidak lain sahabatnya sendiri,dengan tangan gemetar Zaky membalas pelukan itu mungkin ini pelukan terakhir untuk mereka itu lah yang Zaky pikirkan