
pagi harinya Arga berangkat lebih dulu karena dia tidak ingin kembali berdebat dengan Selly dia segera melajukan mobilnya keluar area rumah karena bagi Arga menghindar dari Selly itu yang terbaik baginya sekarang,dia sekarang menyadari percuma mempertahankan semuanya jika dirinya yang berjuang sendiri dalam hubungan ini
disisi lain Selly yang terbangun segera turun dari tempat tidur dia segera melangkah menuju kamar mandi setelah lima belas menit dia keluar segera melangkah menuju ruang ganti setelah memakai seragam dia segera merapihkan penampilannya didepan cermin setelah merasa cukup dengan cepat dia meraih tas serta ponsel yang berada di atas meja
dia melangkah keluar kamar namun dia merasa bersalah segera mencari sosok Arga namun setelah berkeliling tidak menemukannya akhirnya dia memutuskan menuju ruang makan mungkin Arga ada disana itu lah yang dipikirkan Selly namun disana juga dia tidak menemukannya hingga matanya tertuju ke arah meja yang sudah tersedia sarapan serta selembar kertas dia segera mengambil kertas itu seraya membukanya
[ aku sudah siapin sarapan jangan lupa kamu makan,nanti kamu gak usah tunggu aku mungkin aku akan pulang larut] begitulah isi dalam kertas yang ditinggalkan Arga tepat di samping makanan
" apa dia itu gak bisa kirim pesan" gerutu Selly sambil menaruh kasar kertas dia segera mendudukan dirinya sambil menikmati sarapan yang disiapkan Arga namun dia merasa ada yang hilang pagi ini dia sadar ternyata paginya berbeda karena tidak ada Arga pagi ini
sesampainya di sekolah Arga menepikan mobilnya karena masih terlalu pagi hingga suasana sekolahan masih sangat sepi dia segera turun dari mobil saat hendak menutup pintu mobil dia dikagetkan oleh Dino yang menepuk bahunya
"bisa gak Lo kalau datang gak bikin kaget" ketus Arga sambil menutup pintu mobilnya kencang Dino langsung terhentak kaget niatnya hanya usil berbuah kemarahan dari arga
" gue becanda ga, tumben Lo berangkat pagi bini Lo mana" tanya Dino sambil melihat ke arah mobil ditambah Dino merasa heran Arga yang datang sepagi ini
" mungkin masih dirumah" jawab singkat Arga karena dia tidak tau apakah Selly masih dirumah ataukah pergi ketempat Zaky Arga berusaha tidak peduli
__ADS_1
" Lo aneh tinggal bersama tapi jawaban Lo gitu " sahut Dino bingung " apa Lo berantem sama dia" sambung dino
" Herlan belum datang" tanya Arga yang tidak melihat Herlan dia sengaja mengubah topik pembicaraannya agar dia tidak terlalu berat jika nanti harus sampai berpisah dari Selly setidaknya dia akan terbiasa jika sahabatnya tidak membahas Selly
disisi lain Dino yang mengerti dia tidak membahas kembali karena dia tau dari raut wajah Arga yang berubah saat membahas tentang Selly,tanpa mereka sadari dari kejauhan Herlan yang melihat keduanya segera menghampiri sambil membawa susu kotak ditangannya
" pagi- pagi udah pada ghibah aja Lo berdua" ejek Herlan karena keduanya terdiam saat Herlan sampai
" Lo kenapa gue baru datang main usir aja" Herlan mengatakannya dengan wajah kesal karena tidak terima Arga mengusirnya begitu saja
dengan satu tangannya Arga segera merebut susu dari tangan Herlan seraya melemparkannya,Herlan yang kesal segera menatap arga dia tak menyangka Arga membuang minuman kesukaannya sedangkan dino menaikan satu alisnya melihat tingkah Arga yang semakin hari semakin aneh menurutnya
__ADS_1
" kenapa lo buang susu kesukaan gue" tanya Herlan sambil memasang wajah sedih
" gue ingetin jangan bawa minuman seperti itu depan gue" tegas Arga sambil melangkah meninggalkan keduanya karena perutnya terasa mual akibat ulah Herlan dia sedikit berlari menuju toilet
Dino menatap semakin curiga berbeda dengan Herlan yang langsung berjongkok sambil melihat kotak susu yang dijatuhkan Arga,saat Dino menoleh dia tercengang dengan tingkah Herlan dia sungguh dibuat pusing dengan tingkah keduanya pagi ini
"mau sampai kapan Lo meratapi susu itu" ejek Dino
"apa Lo gak liat tadi Arga membuangnya begitu saja" ucap Herlan sambil menatap nanar ke arah Dino
" ya ampun udah bangun nanti gue beliin di kantin kalau perlu sampai Lo muntah" kesal Dino yang melihat tingkah Herlan
__ADS_1
" beneran Lo beliin gue" jawab Herlan dengan mata berbinar sedangkan dino menghela napas melihat tingkah Herlan,akhirnya keduanya segera melangkah untuk menyusul Arga yang sudah lebih dulu masuk