
"udah gue ngantuk," elak Selly,tentunya lidah Selly masih sangat kelu mengupah panggilan untuk Arga.
" ya udah kamu Bobo," titah Arga sambil mengelus rambut Selly,hingga cukup lama terdengar dengkuran halus Arga segera menoleh ke arah selly yang berada dalam pelukannya,dia tersenyum ternyata Selly sudah tertidur.
" aku harap,kita akan selamanya seperti ini," gumam Arga,dia pun mulai menutup matanya hingga keduanya tertidur dalam posisi saling memeluk.
pagi harinya Arga seperti biasa bangun terlebih dulu,saat membuka mata Arga segera menyunggingkan senyuman di wajahnya saat melihat wajah cantik Selly masih tertidur pulas di lengannya yang dijadikan bantal oleh Selly.
dengan pelan Arga menarik tangannya,namun saat bersamaan Selly terbangun membuat Arga merasa bersalah karena menggangu tidur istrinya,berbeda dengan Selly karena untuk pertama kalinya dia bisa melihat jelas raut wajah suaminya yang begitu dekat.
" pagi sayang,maaf kamu jadi terbangun," ucap Arga sambil mengelus kepala Selly.
Selly segera menggelengkan kepalanya,
" ya udah,kamu Bobo lagi," titah Arga sambil menarik tangannya yang terasa pegal,akibat istrinya yang semalam tertidur ditangannya.
" maaf,gara- gara aku tangan kamu jadi pegal," ucap Selly merasa bersalah yang melihat Arga memijat lengannya sendiri.
" gak ko sayang,ya udah kamu Bobo lagi," titah Arga,sambil turun dari tempat tidur.
" kamu mau kemana," tanya Selly sambil segera bangun,dia segera menoleh ke arah jam yang berada di atas meja menunjukan pukul lima pagi,dengan cepat dia melihat ke arah Arga yang belum memberikan jawaban.
" mau buat sarapan," ucap Arga sambil berjalan ke arah kamar mandi untuk mencuci wajahnya.
seketika Selly terpaku,dia baru tau bahwa suaminya selalu bangun sepagi ini untuk menyiapkan sarapan untuk mereka,tiba- tiba rasa bersalahnya muncul yang harus dia yang melakukannya namun malahan suaminya yang menyiapkan semuanya.
lamunannya seketika membuyar setelah melihat Arga keluar dari kamar mandi,dia terus memerhatikan apa yang dilakukan suaminya hingga tanpa sadar Arga membalas menatap ke arahnya dengan tatapan bingung.
" kamu kenapa gak bobo lagi," ucap Arga yang melihat ke arah Selly yang masih terdiam sambil memperhatikannya.
" aku sudah gak ngantuk," jawab Selly sambil turun dari tempat tidur,dia segera berjalan ke arah Arga ." aku mau ikut," sambung Selly.
" gak usah,kamu tunggu disini aja," tolak Arga.
"pokonya aku ikut," sahut selly sambil mengerucutkan bibirnya,dia sebenarnya ingin tau apa saja kegiatan Arga selama ini yang tidak pernah dia tau.
__ADS_1
" ya udah," jawab Arga sambil tersenyum.
" tapi gendong," pinta Selly
Arga menelan ludahnya sendiri,mendengar permintaan istrinya itu dia segara memperhatikan Selly dari atas sampai bawah,sedangkan Selly yang melihat Arga memperhatikannya segera menatap tajam karena dia paham mengapa Arga memperhatikannya sedetail itu.
" kenapa,aku sekarang gendut," ucap Selly
membuat Arga tersadar dan segera melihat ke arah Selly. " bukan begitu sayang," elak arga sambil tersenyum.
" kalau bukan,ya udah gendong," rengek Selly sambil mengangkat kedua tangannya ke arah Arga.
Arga yang tidak mau membuat Selly kesal,mau tidak mau menuruti ke mau istrinya itu dengan cepat Arga menggendong Selly dengan sekuat tenaga,sedangkan Selly yang merasa senang segera melingkarkan tangannya di leher Arga.
dengan sekuat tenaga Arga berhasil menggendong Selly sampai di ruang makan,dengan cepat dia mendudukan Selly di kursi,dia segara menarik napas karena tenaganya cukup banyak yang terkuras untuk menggendong Selly dari kamar hingga ke dapur.
" kamu tunggu disini," ucap arga seraya melangkah menuju dapur.
"iya," jawab singkat Selly sambil tersenyum.
" pasti kamu terpesona,melihat suami kamu yang tampan ini jago masak," goda Arga sambil terkekeh kecil.
" siapa bilang,gak tuh," elak Selly,dia sejujurnya malu untuk mengakuinya,namun dia tidak bisa memungkiri bahwa dia sangat beruntung mempunyai seperti Arga yang sangat sabar menghadapinya selama ini.
" aku yang bilang,buktinya kamu liatin aku terus," sahut Arga yang Kembali sibuk dengan masakannya .
" kamu tuh pede banget,aku bukan liatin kamu,tapi liatin cara masak kamu," jawab Selly sambil memasang wajah cemberutnya,karena ternyata suaminya itu sangat peka.
Arga yang sudah menyelesaikan masakannya,segera berjalan ke arah selly yang masih memasang wajah cemberut,arga yang melihat itu semakin gemas dengan tingkah Selly.
" jangan cemberut nanti cantiknya ilang," ucap Arga sambil mencubit hidup Selly.
"AW,,sakit, kamu kenapa cubit hidung aku," tanya Selly sambil memegang hidungnya yang di cubit Arga.
" habis kamu gemes," dengan terkekeh Arga mengatakannya,
__ADS_1
Selly hanya mendengus kelas,melihat tingkah suaminya namun dia merasa bahagia karena kini sedikit- sedikit hubungannya semakin mencair,namun Seketika Selly mempunyai ketakutan mengingat siapa Arga namun dengan penuh keyakinan Selly segera menyingkirkan pikiran tentang itu,karena dia yakin Arga sekarang sudah berubah.
sesampainya disekolah tidak seperti biasa Selly sekarang tidak meminta diturunkan seperti kemarin,bahkan selama perjalanan Selly tidak henti memegang tangan Arga,hingga Arga sedikit kesusahan saat menyetir,dengan cepat Arga menepikan mobilnya dan disaat bersamaan tepat disebelahnya mobil Zaky pun datang.
" aku keluar duluan,nanti kamu nyusul," ucap Arga sambil melihat ke arah Selly,mungkin itu yang bisa Arga lakukan karena dia yakin bahwa selly masih belum siap memberitahukan tentang kebenarannya kepada Zaky.
" gak,kita turun bareng," tolak Selly,dia tau apa yang dipikirkan Arga,namun dia sudah berniat untuk memberitahukan semuanya kepada Zaky tentang hubungannya dengan Arga.
" kamu yakin," tanya Arga ,dengan cepat Selly mengagungkan kepalanya sebagai jawaban.
keduanya segera turun dari mobil,Selly sesekali menarik napasnya dan mengumpulkan keberanian untuk mengatakannya kepada Zaky,Arga yang melihat itu segera berjalan ke arah Selly dan segera disambut senyuman oleh Selly,disaat bersamaan Zaky yang turun dari mobil segera melihat ke arah keduanya.
dengan perasaan masih bingung dan bertanya- tanya,Zaky segera menghampiri Arga serta Selly yang tidak jauh dari dirinya berada,sedangkan Selly segera memenangi tangan Arga dengan cepat Arga mempererat pegangan tangannya sebagai dukungan bahwa Selly bisa mengatakan kebenaran kepada Zaky.
" kamu kenapa bisa sama dia," tanya Zaky sambil menunjuk ke arah Arga yang tepat berada di hadapannya.
" aku mau ngomong sesuatu," ucap Selly sambil melihat ke arah Arga,disisi lain Arga yang mengerti segera mengagungkan kepalanya.
__ADS_1
Zaky yang masih menatap tajam Arga,pandangannya tertuju ke arah tangan keduanya yang berpegangan membuat Zaky melihat kearah Arga serta Selly bergantian,dengan cepat Zaky yang merasa marah segera menarik tangan Selly dari genggaman tangan Arga.