Suamiku Sang Casanova

Suamiku Sang Casanova
bab 71


__ADS_3

seperti biasa Arga pulang sekolah selalu terburu- buru,namun kali ini Dino serta Herlan berhasil menahan Arga untuk tidak pergi,karena keduanya ingin mengatakan sesuatu hal yang sangat penting hingga membuat Arga terpaksa kemauan keduanya.


" Lo berdua, mau ngomong apa."


" penting Ga,tapi gak disini." ucap Dino mengingat mereka masih di area sekolah.


" bener kata Dino,ini sangat penting,gimana kalau dirumah Lo saja." usul Herlan sambil menatap kearah Arga.


" ya udah ayo" ajak Arga kepada keduanya. " tapi jangan lama gue sibuk." sambung Arga sambil melangkah menuju mobilnya.


" tuh anak so sibuk segala" celetuk Dino,seraya mengikuti langkah Herlan yang berada didepannya


mereka pun meninggalkan area sekolah dengan memakai mobil masing- masing,namun ditengah jalan Arga mengingat kalau Selly berada dirumah hingga tiba- tiba menepikan mobilnya,membuat Dino serta Herlan yang dibelakangnya mengerem mendadak.


Dino yang kesal segera turun dari mobil,dia segera melangkah menuju mobil Arga ,dia segera mengetuk kaca mobil Arga dengan kasar,karena hampir saja mereka bertiga kecelakaan akibat ulah Arga.


" Lo apa- apaan, mau buat kita celaka ." teriak Dino saat kaca mobil Arga diturunkan.


" sorry,gue gak sengaja." sambil cengengesan Arga mengatakannya. " kita ke kafe aja,dirumah ada bini gue." sambung Arga sambil menutup kaca mobilnya kembali.


Dino yang masih kesal segera menendang ban mobil Arga,sedangkan Herlan yang baru keluar menatap bingung dengan kelakuan Herlan,sambil merasakan kakinya yang sakit Dino segera menghampiri Herlan.


" kita ke kafe,gak jadi kerumahnya." ucap Dino sambil masuk kembali kedalam mobil.


sedangkan Herlan yang masih bingung serta kaget akibat kelakuan Arga,segera masuk tanpa bertanya apapun.mereka kembali melajukan mobilnya menuju kafe.


setelah sampai di kafe,Arga segera mendudukan dirinya disusul kedua sahabatnya yang duduk tepat didepannya.


" cepet mau ngomong apa kalian," tanya Arga,yang kesal akibat kedua sahabatnya itu dia harus ijin tidak datang kekantor kepada papahnya.


" sabar apa,kita pesan makan dulu." sahut Herlan yang sudah merasa lapar.


Arga segera mendengus kesal,sedangkan Dino sedari tadi terdiam karena dia sedang memikirkan bagaimana menjelaskan apa yang terjadi kepada Arga,tentang keadaan Zaky.


" Ga, Gue mau ngomong penting,tapi gue harap Lo mengerti ini demi persahabatan kita," ucap Dino dengan nada serius.


" ya udah cepet apaan,"


sedangkan Herlan tidak peduli dengan kedua sahabatnya,dia malahan sibuk dengan makanan yang dia pesan tadi,sedangkan Arga sudah merasa aneh melihat sikap Dino karena tidak pernah berbicara seserius ini kepadanya.


" Lo tau kan,Zaky habis kecelakaan,dan akibat kecelakaan itu sebagian ingatannya hilang," ucap Dino


" lalu apa urusannya sama gue,"


" iya tentu ada,karena dia hanya mengingat kejadian dimana dia masih menjadi pacar istri Lo," ucap Dino,seraya melihat ke arah Arga,dia tau reaksi apa yang akan diberikan Arga namun dia juga tidak tega melihat keadaan sahabatnya yang lain.


" maksud Lo apa." dengan nada tinggi Arga mengatakannya,tentu saja dia tidak terima dengan ucapan yang Dino lontarkan apalagi menyangkut nama istrinya.


" Lo tenang dulu Ga," ucap Herlan yang mengehentikan makannya


sedangkan Dino hanya terdiam setelah melihat kemarahan Arga, karena dia paham apa yang Arga rasakan saat ini,suami mana yang rela jika istrinya dikaitkan dengan pria lain.


"Lo bilang tenang,ini mengenai istri gue," sahut Arga dengan kilat amarah dimatanya.


" iya gue paham,tapi Lo dengerin penjelasan kita dulu" ucap Dino menenangkan Arga.


" gini Ga,maksud kita berdua,kalau besok- besok Lo ngeliat Zaky Deket istri Lo kita harap Lo paham," sahut Herlan


Arga,menggelengkan kepalanya mendengar perkataan kedua sahabatnya,dia tidak habis pikir mengapa kedua sahabatnya meminta hal yang tidak mungkin dia setujui.


" Lo berdua gue rasa harus cek kepala.ucap Arga sambil melangkah meninggalkan keduanya.

__ADS_1


" Arga ," panggil dino sambil berdiri namun dengan cepat Herlan menahan tangannya sambil menggelengkan kepalanya,Dino pun kembali mendudukan dirinya sambil menghela napas panjang.



Selly yang berada dikamar merasa sangat bosan,namun saat hendak bangun ponselnya berdering dengan cepat dia mengambil ponselnya di atas meja,setelah melihat nama yang tertera dilayar ponselnya dia segera mengangkatnya .



" sayang,kamu kemana aja," ucap orang diseberang sana,tidak lain adalah Zaky.



" aku dirumah,aku lagi kurang enak badan." sahut Selly



" ya udah, aku ke rumah iya," balas Zaky.



" gak usah,"



" kenapa,aku cuma mau nengok kamu,"



" aku udah baikan,"



" tapi aku pengen ketemu,"




" beneran iya,besok kita ketemu,''



" iya,ya udah aku tutup dulu," ucap Selly ,saat terdengar suara pintu terbuka.



Arga yang melangkah masuk,seketika pandangan matanya tertuju ke arah Selly yang buru- buru menaruh ponselnya,dia tau siapa yang barusan menelepon istrinya.



" baru pulang,habis dari mana," tanya Selly yang melihat Arga berjalan ke arah ruang ganti.



" iya," jawab singkat Arga sambil melangkah masuk keruang ganti.



"*paling habis ketemu sama cewek itu*," gerutu Selly yang masih didengar oleh arga.


__ADS_1


" aku bukan kamu," sahut Arga dari dalam ruang ganti.



" maksudnya apa? Lo ngomong begitu,"



" gak ada maksud," jawab arga, sambil melangkah keluar ruang ganti.



dia segera berjalan ke arah Selly,tentunya hatinya sakit melihat beberapa saat lalu istrinya telepon dengan mantan pacarnya,namun Arga bersikap normal karena dia tidak ingin berdebat dengan Selly,apalagi sekarang Selly hamil jadi arga berusaha untuk memakluminya.



" aku ingin bicara," ucap Arga sambil mendudukan dirinya ditepi tempat tidur.



" ya udah ngomong aja," sahut Selly sambil melirik ke arah suaminya.



" aku minta jaga anak kita baik- baik, jadi aku mohon kamu bisa bertahan di samping aku," pinta Arga tulus.



" Lo salah minum obat iya,'' ejek Selly sambil tersenyum sinis mendengar perkataan lembut Arga.



" apa semua yang aku katakan semua kamu anggap becanda,"



" gak usah so peduli,lebih baik urusin cewek Lo itu,"



" cewek mana yang kamu maksud,"



" GK usah berlaga bodoh,apa Lo lupa,saat Lo mendorong gue demi cewek itu,dan sekarang Lo pura- pura peduli sama gue karena Lo tau gue hamil,"



" kenapa pikiran kamu seburuk itu,aku gak ada hubungan apa- apa sama Ica,"



" oh jadi cewek Lo namanya Ica,"



Arga segera beranjak dari duduknya,sungguh dia tidak mengerti jalan pikiran istrinya itu,padahal kenyataannya Selly lah yang mempunyai hubungan dengan pria lain tapi sekarang malahan dirinya yang dituduh seperti itu.



" terserah kamu,yang penting aku udah jelasin,"

__ADS_1



" baiklah kalau terserah gue,kalau gitu setelah gue melahirkan kita pisah,"ucap Selly dengan tegas,karena dia tidak ingin jika hubungan yang dipaksakan karena akhirnya hanya akan saling menyakiti satu sama lain.


__ADS_2