
Arga yang pulang larut malam,segera mengetuk pintu cukup lama dia mengetuk namun tak kunjung di buka,selama lima belas menit Arga menunggu karena merasa lelah di menyenderkan tubuhnya di tembok sambil ngedumel.
" lama banget,apa dia sudah tidur,"batin Arga
tak begitu lama suara pintu terbuka,Arga segera membenarkan posisinya,tanpa melihat ke arah Selly dia melangkah masuk,Selly yang membukakan pintu merasa aneh dengan sikap Arga yang cuek,dia kembali menutup pintu segera menyusul Arga yang sudah terlebih dahulu masuk kedalam kamar.
didalam kamar Selly segera mencari Arga,namun saat suara gemericik air dia yakin bahwa suaminya itu sedang mandi,akhirnya Selly memutuskan untuk menunggu Arga yang sedang mandi,cukup lama arga keluar dia segera melangkah keluar,dengan cepat Selly menghampiri Arga yang baru saja keluar dari kamar mandi.
" gue mau bicara," ucap Selly yang sudah berdiri di samping suaminya.
" besok aja,aku capek," tolak Arga sambil melangkah ke ruang ganti,karena jujur hari ini dia merasa sangat capek belum dengan kerjaan di kantor ditambah capek hati yang dia rasakan.
Selly yang tak mau menunggu besok,segera mengikuti langkah suaminya menuju ruang ganti,walau bagaimana pun dia harus menjelaskan kejadian tadi siang serta memberi tahukan bahwa mamah lisa sudah mengetahuinya.
"kita harus bicara sekarang," ucap Selly,sambil berdiri dibelakang Arga.
" ya udah,ngomong aja," tegas Arga tanpa menoleh ke arah Selly.
" Arga," teriak Selly yang kesal karena dirinya tidak dipedulikan oleh Arga.
Arga segera membalik badannya,hingga keduanya saling berhadapan,Selly yang masih belum terbiasa melihat Arga hanya memakai handuk segera memalingkan wajahnya karena malu melihat Arga yang hanya menggunakan handuk saja.
" kamu mau ngomong apa,"
" pake baju dulu,baru kita bicara," jawab Selly dengan cepat membalik badannya,
saat hendak melangkah Arga segera memeluk tubuh Selly dari belakang,hingga membuat Selly menghentikan langkahnya,jantungnya seketika berdetak lebih kencang akibat perlakuan Arga kepadanya.
" bukannya kamu mau bicara," goda Arga sambil meletakan dagunya di bahu Selly.
__ADS_1
" iya tapi kamu pake baju dulu," sahut Selly sambil berusaha menetralkan jantungnya.
" bukannya kamu ingin bicara,ya udah bicara," pinta Arga yang masih memeluk tubuh istrinya,dia merasakan nyaman seketika semua amarah dihatinya menghilang seketika.
" kalau Lo gak lepas,gue gak mau ngomong," ancam Selly,tentunya jika semakin lama Arga memeluknya maka Selly tidak bisa mengontrol dirinya sendiri.
Arga segera melepaskan pelukannya,dia segera membalikan tubuh Selly hingga keduanya saling berhadapan,Selly berusaha bersikap biasa saja walaupun kenyataannya jantungnya semakin berdetak tak karuan akibat ulah suaminya itu.
" gue minta maaf," ucap Selly sambil menundukkan kepalanya.
" minta maaf untuk apa," tanya Arga sambil mengangkat dagu istrinya,dia sebenarnya tau kenapa Selly meminta maaf namun dia tidak ingin membahasnya karena yang ada hatinya akan sakit mengingat kembali kejadian kemesraan istrinya tadi siang.
" tentang," namun ucapan Selly terpotong saat telunjuk Arga menyentuh bibirnya.
"gak usah bahas itu," pinta Arga sambil tersenyum ke arah Selly,dengan cepat Selly mengagungkan kepalanya.
Arga segera menarik tangannya,namun saat bersamaan tanpa meminta persetujuan Arga langsung mencium bibir Selly,seketika Selly membulatkan matanya saat bibir Arga menyentuh bibirnya,dengan cepat Selly memukul dada suaminya.
" kenapa kamu cium aku," tanya Selly sambil menatap kesal ke arah Arga.
" memang kenapa,kan cium istri aku sendiri," bela Arga sambil tersenyum.
Selly yang kesal segera membalik badannya,dia segera melangkah keluar ganti sambil menghentakkan kakinya,sedangkan Arga yang melihat tingkah istrinya hanya menggelengkan kepala sambil tersenyum.
Selly yang masih kesal segera melangkah menuju tempat tidur,dia segera merebahkan tubuhnya di atas tempat tidur tak begitu lama dia mendengar langkah kaki,dia segera menutup tubuhnya dengan selimut karena dia yakin itu suara kaki Arga.
Arga yang berjalan melihat tingkah Selly,semakin bersemangat untuk menggoda istrinya itu,dengan langkah cepat dia segera berjalan ke arah tempat tidur dengan cepat dia mendudukan dirinya ditepi ranjang.
" sayang,ko udah tidur sih," ucap Arga sambil menggoyangkan tubuh Selly yang tertutup seluruhnya dengan selimut.
__ADS_1
" gue ngantuk," jawab Selly dari balik selimut.
" ya udah,kalau gitu aku tidur di sopa aja," ucap Arga sambil berdiri.
mendengar itu Selly segera membuka selimut yang menutupi dirinya." jangan,"
" kenapa,bukannya kamu cuekin aku,dari pada dicuekin lebih baik aku tidur di sopa," ucap Arga sambil melangkah menuju sopa.
"ya udah,sana pergi," kesal Selly dia kembali menutup dirinya dengan selimut,entah mengapa dia bersikap seperti itu,seketika hatinya sakit tanpa terasa dia mulai terisak.
Arga yang mendengar itu segara menghentikan langkahnya,dia segera menoleh ke arah Selly dia tau istrinya menangis akhirnya Arga mengurungkan niatnya,dia kembali berjalan menuju tempat tidur kali ini dia langsung naik ke dengan cepat dia merebahkan dirinya tepat di samping Selly.
" sayang," panggil Arga sambil mencoba menarik selimut yang menutupi Selly.
" sana kamu pergi,"sambil terisak selly mengatakannya,dengan terus berusaha menahan selimut yang terus ditarik Arga.
" aku becanda,udah marahnya," rayu Arga,sambil terus berusaha menarik selimut seketika Arga berhasil menarik selimut yang menutupi selly,dia tak percaya apa yang dilihatnya sekarang ternyata istrinya benar- benar menangis karena tadinya Arga mengira bahwa Selly hanya becanda.
" udah pergi sana," usir Selly sambil mendorong tangan Arga yang mencoba menyentuhnya.
" sayang,aku minta maaf aku becanda tadi,udah jangan nangis lagi," pinta Arga sambil mengusap wajah istrinya yang sudah basah dengan air mata.
dengan cepat Arga menarik tubuh Selly kedalam pelukannya,Selly hanya menurut dia segera membalas pelukan Arga sambil terus terisak dia bingung mengapa dia jadi cengeng itu,sedangkan Arga mencoba menenangkan Selly dengan mengelus puncak kepala Selly dengan lembut.
" kamu jangan nangis lagi,aku minta maaf," ucap Arga lembut sambil mencium kening Selly dengan mesra.
" tapi kamu janji,jangan gitu lagi," jawab Selly tanpa sadar dia berkata lembut kali ini kepada Arga.
Arga yang mendengar itu masih tak percaya " kamu tadi ngomong apa," tanya Arga,dia hanya ingin memastikan bahwa dirinya tidak salah dengan perkataan yang baru saja keluar dari Selly.
__ADS_1
" lain kali jangan gitu lagi," jawab Selly seketika dia menyadari bahwa telah memangil Arga dengan sebutan kamu,dia segera menyembunyikan wajahnya di dada bidak Arga.
" bukan itu,tapi sebelumnya," goda Arga dia merasa senang karena sekarang setidaknya Selly sudah memanggilnya seperti itu.