Suamiku Sang Casanova

Suamiku Sang Casanova
bab 73


__ADS_3

" iya gue gila," teriak Arga sambil mendorong tubuh Dino.


"Lo,jangan kaya gini ga!gue tau apa yang Lo rasain,"


" Lo tau apa?apa salah gue,kenapa dia lebih memilih dia," dengan nada penuh emosi Arga mengatakannya,dia sudah berusaha menahan semuanya namun hatinya begitu hancur melihat semuanya tepat didepan matanya.


" Ga,gue harap Lo bersabar sampai Zaky sembuh," ucap Dino,dia merasa bersalah melihat keadaan Arga yang begitu hancur.


" sembuh sampai kapan? kenapa disaat gue mulai merubah diri gue lebih baik,dan pantas menjadi suami serta ayah yang baik untuk istri serta anak gue,malahan semuanya semakin sulit," sahut Arga mengeluarkan isi hatinya kepada sahabatnya itu.


" apa, jadi beneran istri Lo hamil," tanya Dino sedikit kaget,tenyata dugaannya selama ini benar mengingat kebiasaan aneh Arga.


Arga mengagungkan kepalanya sebagai jawaban,namun dia kembali teringat ucapan Selly bagaimana dia meminta berpisah dengannya setelah anak mereka lahir,hatinya sudah hancur mendengar itu ditambah kemesraan istrinya membuat hatinya semakin hancur.


"tinggalin gue sendiri," pinta Arga,sambil membelakangi Dino,dia hanya ingin menyendiri untuk saat ini.


Dino,dengan berat hati melangkah meninggalkan sahabatnya itu,sesekali dia melirik ke arah tangan Arga yang terluka,namun dia tidak mau membuat sahabatnya marah mau tak mau dia harus membiarkan Arga sendiri untuk menenangkan diri.


dilain tempat Selly terus memikirkan Arga,dia teringat kembali bagaimana suaminya melihatnya tadi dengan penuh amarah,hingga lamunannya dikagetkan dengan kehadiran kedua sahabatnya.


" buset pagi- pagi udah ngelamun aja," ejek Yuki serta Niki,yang baru saja masuk kelas.


" siapa yang ngelamun," elak Selly,sambil menoleh ke arah keduanya.


" Lo lah,masa tetangga gue," ucap Yuki sambil cengengesan.


" aneh Lo,malahan nanya gitu,Lo yang ngelamun," timpal Niki yang berada di samping Yuki.


Selly hanya terdiam,karena sekarang pikirannya hanya tertuju kepada Arga,hingga membuatnya tidak tenang,sedangkan kedua sahabatnya menatap penuh tanya karena akhir- akhir ini Selly menjadi sedikit jadi pendiam.

__ADS_1


" Lo baik- baik aja," tanya Yuki serta Niki bersamaan yang melihat raut wajah Selly murung.


" gue gak apa- apa," sahut Selly


keduanya pun segera melangkah menuju ke meja mereka,disisi lain Selly masih memikirkan bagaimana dia menjelaskan semuanya kepada Arga,tiba- tiba suara panggilan Dino dari ambang pintu membuat semua siswa disana menoleh ke arah pintu.


" Selly," panggil dino,dengan napas masih belum beraturan.


Selly terperangah melihat kedatangan Dino kelasnya ,begitu juga dengan kedua sahabatnya ,dengan cepat Selly segera beranjak sambil melangkah menuju dino yang berada ambang pintu.


" ada apa," tanya Selly dengan suara pelan,karena dia merasa tak nyaman dengan tatapan semua orang di ruangan yang menatap ke arah mereka.


" udah ikut gue," jawab Dino,dengan cepat menarik tangan Selly.


Selly yang kaget segera mengikuti langkah kaki Dino,sambil menatap bingung setelah berada jauh dari kelas Selly segera melepaskan tangannya dari tangan Dino.


" kakak, mau ajak aku kemana," tanya Selly sambil menatap ke arah Dino.


" gak mau,kakak jelasin dulu,mau ajak aku kemana," tanya Selly sambil memicingkan matanya,dia merasa heran karena tidak biasanya sahabat suaminya itu bersikap seperti ini.


" ini tentang Arga,udah pokoknya ikut," tegas Dino sambil kembali meraih tangan Selly,dia segera menarik Selly menuju balkon.


" kakak,jelasin ada apa sama Arga," tanya Selly,seketika dia panik mendengar nama suaminya,dia takut terjadi apa- apa dengan Arga dengan cepat dia mengikuti langkah Dino.


Dino segera melepas tangan Selly,tepat di depan tangga menuju ke arah balkon sekolah,dia hanya bisa membantu Arga dengan cara ini,karena dia tau saat ini hanya Selly yang bisa membuat semuanya baik- baik saja.


" gue Antar Lo sampai sini," ucap Dino,sambil membalikan badannya seraya berjalan meninggalkan Selly dengan wajah bingung.


setelah melihat kepergian Dino,Selly yang penasaran segera menaiki anak tangga dengan rasa penasaran yang bergelayut dihatinya,seketika matanya membulat menatap tak percaya melihat kearah Arga yang terduduk sambil memeluk kedua kakinya dengan tangan yang berdarah,

__ADS_1


Selly yang melihat itu segera berjalan cepat menghampiri Arga,sedangkan Arga yang mendengar langkah kaki menyangka kalau itu adalah Dino.


" gue bilang,gue pengen sendiri," ucap Arga,yang belum menyadari bahwa yang dihadapannya adalah istrinya.


" Lo kenapa," tanya Selly sambil bersimpuh di hadapan Arga.


mendengar suara itu membuat Arga mengangkat kepalanya,seketika dia kaget ternyata dihadapannya adalah Selly,dengan cepat Arga berdiri dia tidak ingin Selly melihat dirinya dalam keadaan seperti itu.


Selly mengangkat kepalanya melihat Arga berdiri,dia segera berdiri sambil menatap tak percaya pria yang selama ini dia Kenal dengan apa yang dia liat sekarang seperti dua orang yang berbeda,


" kamu,ngapain kesini," tanya Arga,sambil memasang wajah datar seperti dulu awal dia bertemu dengan Selly.


" gue yang harusnya bertanya,Lo ngapain disini dan kenapa tangan Lo bisa terluka," ucap Selly sambil meraih tangan Arga yang terluka.


"ini bukan apa- apa,"sahut Arga,dia segera menarik tangannya yang terluka dari genggaman selly.


" tapi ini luka," ucap Selly,dia kembali meraih tangan Arga,seketika hatinya terasa sakit melihat suaminya seperti ini.


" gue,udah bilang gue gak apa- apa," tegas Arga sambil menghempaskan tangan Selly dengan tangan kirinya,untuk pertama kalinya Arga berkata kasar lagi setelah mereka menikah,dia tidak bisa membohongi dirinya bahwa dia sangat kecewa dengan sikap Selly.


" kenapa Lo kasar," tanya Selly menatap tak percaya,kini Arga bersikap kasar kepadanya,namun dia sadar mungkin Arga marah karena kejadian tadi pagi antara dirinya dan Zaky.


Arga yang melihat wajah Selly,seketika merasa bersalah karena berkata kasar,namun dia juga tidak bisa mengontrol dirinya sendiri dengan cepat Arga membalik badannya membelakangi Selly karena dia tidak mau sampai berbuat kasar akibat kemarahannya.


" lebih baik,kamu kembali ke kelas," titah Arga


" Lo berhak marah sama gue,tapi Lo jangan kaya gini," Selly tidak terima dengan sikap Arga,dengan cepat Selly meraih lengan Arga dengan sekuat tenaga dia membalikan tubuh Arga sehingga keduanya saling bertatapan.


" terus aku harus gimana,"

__ADS_1


" iya,gue gak mau sikap Lo kaya gini sama gue," ucap Selly sambil menatap wajah Arga,dengan raut wajah sedih.


"jadi kamu mau aku bersikap seperti tidak terjadi apa- apa? atau aku harus diem aja saat istri aku bermesraan dengan pria lain,apa itu yang kamu mau," tanya Arga sambil menatap tajam ke arah Selly,sebenarnya dia melihat wajah Selly sedih hatinya sakit namun kali ini dia akan bersikap tegas,karena baginya Selly sudah diluar batas.


__ADS_2