
" LAN , sebenarnya ada apa ? " Dino yang heran apalagi melihat sikap Herlan yang tidak biasa .
" apa Lo akan percaya jika gue mengatakannya ," tanya Herlan . mengingat dia pernah mengatakan tentang kecurigaannya kepada Zaky tetapi Dino tidak mempercayainya .
" tergantung apa dulu ," sahut santai Dino .
Herlan menghela napas melihat sikap sahabatnya itu tetapi bagaimana pun juga Herlan harus memberi tahu kebusukan Zaky.
" ini mengenai Zaky ," ucap Herlan .
" jangan bilang Lo mau bahas tentang itu ," tebak Dino yang mengingat perkataan Herlan waktu di perpisahan mereka .
" iya gue mau bahas itu ," jawab Herlan . dia tidak peduli jika Dino tidak mempercayainya tetapi apa yang dia katakan adalah kebenaran yang harus di ketahui kedua sahabatnya . bahkan sampai sekarang Herlan tidak percaya bahwa Zaky seburuk itu .
" LAN , gue gak tau Lo ada masalah apa sama Zaky , tapi gue gak suka jika Lo menuduh tanpa bukti ," ucap Dino karena dia tidak mau terjadi kesalahpahaman lagi di antara persahabatan mereka untuk kedua kalinya .
Arga yang baru selesai memberikan dirinya segera berjalan ke arah Herlan dan Dino , sedangkan Dino yang melihat Arga merasa tidak tega , apalagi setelah mendengar cerita dari Herlan sungguh dia tidak menyangka bahwa Zaky yang sudah membuat kekacauan dalam hidup Arga .
" kalian kenapa ? " Arga bingung dengan kedua sahabatnya yang terdiam saat dirinya datang.
" Ga , sebenarnya ada yang mau gue ceritain ," Herlan memberanikan diri untuk berkata .
" cerita aja , gue dengerin ," sahut Arga .
Herlan segera menceritakan semuanya yang dia ketahui bahwa yang membuat Arga dalam masalah tidak lain adalah Zaky sahabat mereka , Arga yang mendengarkannya begitu terkejut dia tidak menyenangkan Zaky bisa melakukan hal itu kepada dirinya .
" gue harus buat perhitungan sama dia ," ucap Arga sambil beranjak .
" Lo jangan gegabah , kita belum punya bukti ," cegah Dino menahan Arga berbuat bodoh .
" apa Lo gak denger Herlan sudah mengatakannya ," jawab Arga sambil menatap Dino dengan tatapan membunuh .
" Lo pikir Selly dan semua orang akan mempercayainya begitu saja ," ucap Dino .
" bener yang di bilang Dino , kita harus punya bukti dulu kalau semua ini perbuatan dia ," kali ini Herlan setuju dengan perkataan Dino .
" lalu gue harus gimana ," tanya Arga sambil menatap Dino dan Herlan bergantian . tentunya apa yang dikatakan Dino ada benarnya jika dia tidak punya bukti maka tidak akan ada yang percaya padanya .
" Tania ," ucap Herlan .
__ADS_1
" Tania ? " sahut Arga dan Dino secara bersamaan tentunya mereka bingung mengapa Herlan menyebut nama Tania .
Herlan menepuk keningnya sendiri melihat keduanya yang tidak mengerti mengapa dia menyebut nama Tania , Arga dan Dino saling melempar tatapan satu sama lain karena mereka benar-benar tidak mengerti maksud perkataan Herlan .
" gini gue jelasin iya biar Lo berdua pinter ," ejek Herlan kepada keduanya . " mengapa gue menyebut nama Tania karena hanya dia yang bisa membuktikan bahwa Arga di jebak dan semua ini atas perintah Zaky ," sambung Herlan .
" iya gue ngerti sekarang ," jawab Dino yang baru paham maksud dari perkataan Herlan .
" ide gila ," sahut Arga yang tidak setuju dengan apa yang dikatakan Herlan .
karena Arga menyadari satu hal ,bahwa saat kejadian di hotel itu sepenuhnya kesalahan dia karena tidak bisa menahan dirinya . sedangkan Dino serta Herlan menatap bingung ke arah Arga yang tidak setuju dengan usul yang Herlan berikan .
***
Zaky sudah sampai di depan kediaman Selly tentunya ini kesempatan untuknya mengambil kepercayaan keluarga Selly terutama Selly .
" selamat siang ka ," sapa Zaky saat pintu terbuka memperlihatkan sosok byan
" ngapain lo kesini ? " ucap byan dengan nada sinis saat melihat Zaky .
" maaf ka , apa boleh aku bertemu Selly ," jawab Zaky dengan sopan .
" siapa yang datang by ," tanya Rani sambil berjalan ke arah byan yang berada di ambang pintu.
" ini -
" siang Tante ," potong Zaky saat melihat Rani .
" siang ," jawab singkat Rani .
byan yang tidak suka melihat Zaky menaikan alisnya , sedangkan Rani begitu terkejut dengan kehadiran Zaky di rumahnya mengingat terakhir kali dia melihat pria yang dulu menjadi pacar anaknya saat pesta pernikahan Selly dan juga Arga .
" tumben kamu kesini ? " tanya Rani yang sedikit heran .
" maaf Tante saya ingin bertemu Selly ," jawab Zaky .
" tapi Selly sedang kurang sehat , lain kali aja kamu datang lagi ," ucap Rani . tentunya dia merasa tidak nyaman jika Zaky datang untuk menemui Selly apalagi mengingat status Selly masih istri Arga .
" baik Tante , kalau gitu saya titip ini untuk Selly ," sahut zaky sambil menyerahkan paper bag ke arah Rani .
__ADS_1
" terima kasih ," jawab Rani sambil mengambil paper bag yang di berikan kepadanya .
Zaky segera berpamitan kepada keduanya walau merasa kecewa karena tidak bertemu dengan Selly tetapi Zaky akan terus berjuang sampai dia berhasil mendapatkan kepercayaan mereka .
" mama , ngapain sih terima itu ," kesal byan yang tidak suka mamanya menerima pemberian Zaky .
" hus gak sopan menolak pemberian orang lain ," jawab Rani .
" iya tapi kan gak harus dia orangnya ," tegas byan . entah mengapa dia merasa tidak nyaman saat Zaky datang kerumahnya hingga byan berpikir bahwa Zaky mempunyai niat lain .
" udah daripada kamu ngoceh kaya mbok- mbok , mendingan kasih ini sama Selly ," titah Rani sambil menyodorkan pemberian Zaky .
" kenapa harus aku ma ," jawab byan yang tidak terima dirinya di suruh seperti anak kecil .
" udah jangan membantah ," Rani segera memberikan itu tanpa menunggu jawaban dari byan .
dengan terpaksa byan mengambilnya dan segera melangkah menuju kamar adiknya sedangkan Rani yang melihat tingkah byan hanya menggelengkan kepalanya seraya berjalan menuju dapur.
byan segera masuk ke kamar adiknya tanpa mengetuk pintu dengan raut wajah sedikit kesal , namun saat berada didalam kamar dia tidak menemukan Selly hingga pandangannya tertuju ke arah pintu balkon yang terbuka tanpa pikir panjang byan segera berjalan ke arah balkon .
" kamu ngapain disini ? " tanya byan yang melihat Selly sedang duduk termenung sambil memandang langit .
" aku hanya sedang mencari udara segar ," sahut Selly sambil melihat ke arah byan .
" jangan sering melamun tidak baik ," ucap byan sambil berjalan ke arah Selly .
Byan bisa melihat tatapan kosong Selly , karena dia bisa merasakan apa yang dirasakan adiknya namun dia tidak bisa ikut campur terlalu jauh dengan kehidupan pribadi adiknya .
" kakak bawa apa ? " tanya Selly saat melihat byan membawa sesuatu ditangannya .
" nih buat kamu ," ucap byan sambil menaruhnya di atas meja.
" tumben kakak baik ," sahut Selly . mengingat bahwa byan jarang sekali membelikan dia sesuatu .
" bukan kakak yang beli , tapi mantan pacar kamu ," ucap byan dengan nada sedikit kesal .
" Zaky ," ucap Selly .
" mm ,"
__ADS_1
Selly yang mendengarnya tidak percaya bahwa Zaky datang ke rumahnya mengingat selama ini Selly selalu berusaha menjaga jarak kepada Zaky , sedangkan byan masih begitu penasaran mengapa Zaky datang di saat Selly dan Arga sedang ada masalah .