Suamiku Sang Casanova

Suamiku Sang Casanova
bab 80


__ADS_3

Zaky yang belum menerima dengan keputusan Selly,masih terus berusaha menghubungi Selly tetapi setelah dicoba beberapa kali Selly tidak menjawab teleponnya,akhirnya Zaky memutuskan untuk menemui Selly dirumahnya.


dia pun segera meraih kunci mobil di atas meja dan segera keluar kamar,namun langkahnya terhenti ketika mami Lina memanggilnya.


" Zaky ," panggil mami Lina.


" iya mi, " jawab Zaky sambil melihat ke arah suara itu.


" kamu mau kemana sayang,ini udah malam," tanya mami Lina yang heran melihat anaknya,yang begitu terburu- buru.


" aku keluar sebentar mi ," sahut Zaky kembali melangkah tanpa menunggu jawaban dari maminya.


sedangkan mami Lina hanya menggeleng melihat tingkah anaknya,Zaky segera masuk ke dalam mobil dengan cepat dia melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi,setelah beberapa saat Zaky telah sampai di depan gerbang rumah Selly,dia segera menepikan mobilnya,bergegas turun dan dengan cepat dia melangkah menuju kedalam.


" maaf den,cari siapa, " tanya satpam yang berjaga di depan rumah.


" saya mau ketemu Selly pak." jawab sopan Zaky.


" oh cari non Selly,tapi non Selly sudah tidak tinggal disini den ," jawab satpam.


" maksudnya!tidak tinggal disini bagaimana pak ." ucap Zaky yang merasa bingung dengan jawaban pria dihadapannya.


" non Selly,sudah tinggal dirumah suaminya , "


"suami ," ulang Zaky


" iya den,"


mendengar itu tubuh Zaky seketika lemas,mendengar perkataan pria dihadapannya , bahkan kejadian tadi siang saja sudah membuatnya tidak percaya tapi kali ini dia mendapat kejutan yang membuatnya dunianya seketika hancur.


" bapak becanda kan ," ucap Zaky,dia masih berharap bahwa ucapan pria dihadapannya itu hanya bohong.


" gak den,memang non Selly sudah menikah , " tegas satpam,yang baru pertama melihat Zaky.


seketika badan Zaky lemas,namun dia berusaha berdiri,hingga salah satu satpam datang dan mengenali Zaky,dengan cepat dia segera menghampiri keduanya.


" den Zaky ," ucap pak Karta.


" pak,apa betul yang di bilang bapak ini ," tanya Zaky sambil menunjuk ke arah pria di samping pak Karta.


pak Karta yang tidak mengerti perkataan Zaky,segera melihat ke arah temannya itu dengan cepat pak karena mengerti setelah temannya itu menunduk,tetapi pak Karta memaklumi karena temanya itu tidak mengenal Zaky.


" iya den,bukannya den Zaky juga datang ," tanya pak karta heran,bukannya pria dihadapannya itu mengetahui tentang pernikahan nona mudanya,sedangkan Zaky yang mendengar penuturan pak Karta segera memegangi kepalanya yang terasa sakit.


" den Zaky, baik- baik saja ," ucap pak Karta sambil memegangi tubuh Zaky yang hampir terjatuh.


" iya pak," sahut Zaky sambil menahan agar tubuhnya tidak jatuh,namun entah mengapa kepalanya begitu sakit. " kalau begitu saya permisi pak ," sambung Zaky.


keduanya pun segera mengagungkan kepala sebagai jawaban,Zaky pun melangkah meninggalkan keduanya sambil sesekali menyentuh kepalanya yang begitu sakit,dia pun segera masuk kedalam mobil dan segera melajukan mobilnya dengan perasaan yang begitu hancur.


__ADS_1


" sayang." panggil Arga,yang kesal karena istrinya sudah hampir setengah jam berada dikamar mandi.



" iya sebentar , " sahut Selly sambil membuka pintu kamar mandi.



mendengar pintu kamar mandi terbuka,dengan cepat Arga menoleh ke arah pintu seketika senyum terukir di wajahnya,saat melihat istrinya keluar dengan baju tidur yang cukup seksi,sedangkan Selly yang belum terbiasa segera menutup area dadanya dengan kedua tangannya.



" kenapa ditutupi ," ucap Arga sambil turun dari tempat tidur.



" aku gak nyaman ,"



" nanti juga kamu terbiasa ," sahut Arga,sambil menelisik penampilan istrinya yang semakin membuatnya semakin cantik.



" itu maunya kamu ," kesal Selly sambil mendengus kesal ,mendengar jawaban Arga.



Arga terkekeh geli melihat tingkah Selly,dengan cepat dia segera menggendong tubuh Selly hingga membuat Selly kaget dengan perlakuan Arga,berbeda dengan Arga yang tersenyum penuh arti sambil melihat ekspresi wajah Selly.




"kenapa sayang ," tanya Arga,seraya berjalan membawa tubuh Selly menuju ke tempat tidur.



" aku lapar ," sahut Selly sambil tersenyum.



seketika membuat Arga menghentikan langkahnya,dia menatap tak percaya mendengar itu tentunya seketika membuat Arga sedikit kesal,karena dia sudah menginginkan sesuatu namun dengan mudahnya wanita didalam gendongannya mengatakan lapar.



" apa tidak bisa,menunggu nanti ," tanya Arga sambil membaringkan tubuh Selly di atas tempat tidur.



" ih..aku kan laparnya sekarang ," ucap Selly yang masih melingkarkan tangannya dileher Arga,tentunya dia tau apa yang diinginkan suaminya namun dia juga tidak bisa menahan rasa laparnya sampai nanti keinginan pria dihadapannya terwujud.

__ADS_1



" nanti aja iya,aku udah gak tahan ," pinta Arga dengan suara parau,tentunya dia menginginkan istrinya sekarang apalagi setelah melihat Selly yang begitu seksi malam ini.



"aku laper,memang kamu gak kasian sama anak kita,kalau sampai dia kelaparan ," sahut Selly sambil mengelus perutnya dengan sebelah tangannya.



Arga segera mengikuti pandangan Selly,dengan terpaksa Arga menuruti keinginan istrinya apalagi jika sudah menyangkut anaknya tentu saja dia mau tak mau mengalah,dengan cepat dia bangkit dengan memasang wajah sedikit kecewa karena keinginannya harus tertunda.



" kamu marah ," tanya Selly sambil bangun,dengan cepet dia memeluk tubuh suaminya,dia tau jika pria dihadapannya sedikit kesal.



"gak,kamu mau makan apa ," tanya Arga sambil menoleh ke arah Selly.



" aku mau nasi goreng tapi yang pedas , " ucap Selly sambil tersenyum.



" gak,kamu boleh minta yang lain,tapi aku gak ijinin kamu makan pedas ," tolak Arga,dirinya sangat tau kalau istrinya itu tidak bisa makan pedas.



" tapi aku maunya itu ," ucap selly dengan cepat dia melepaskan pelukannya sambil memasang wajah cemberut,tentunya bukan dia yang mau tapi itu bawaan bayi yang didalam kandungannya.



Arga segera melihat kearah Selly,yang memasang wajah cemberut dia pun dengan cepat bangun dari duduknya,dengan cepat dia kembali menggendong tubuh Selly,hingga membuat Selly membulatkan matanya.



" aku lapar ," ucap Selly,yang berpikir jika Arga akan melakukannya sekarang,bahkan dirinya kali ini benar- benar sudah lapar.



" iya aku tau,sekarang kita kebawah bikin nasi gorengnya dulu,aku juga gak akan melakukannya disaat istriku merasa lapar ," sahut Arga,yang paham apa yang dipikirkan istrinya itu.



Selly yang merasa malu,karena sudah memikirkan yang tidak- tidak,dengan cepat dia menyembunyikan wajahnya yang merah merona di dada bidak milik Arga,sedangkan Arga yang melihat tingkah istrinya itu hanya tersenyum sambil melangkah keluar kamar menuju ke dapur.



" kamu tunggu disini ," ucap arga dengan cepat dia mendudukan Selly di kursi.

__ADS_1



Selly segera mengangguk,Arga segera melangkah kearah dapur ,sesampainya di dapur dia menyiapkan semua keperluan untuk membuat nasi goreng,sedangkan dari kejauhan Selly memerhatikan suami yang sedang sibuk berkutat di dapur untuk menyiapkan keinginannya.


__ADS_2