
Selly terbangun saat merasakan bagian perutnya bergerak,dia segera menyandarkan tubuhnya di tempat tidur , sambil mengelus pelan perutnya senyum mengukir indah di wajah Selly karena untuk pertama kalinya merasakan bayi didalam perutnya menendang.
Arga yang menggeliat begitu kaget melihat istrinya sedang bersandar di tempat tidur,sambil mengucek matanya Arga bangun ,sedangkan Selly yang belum sadar masih fokus mengelus perutnya.
" kenapa kamu gak tidur," tanya Arga sambil bangun.
" bayi aku tadi nendang,jadi aku bangun ," celoteh Selly sambil mengelus perutnya.
sedangkan Arga membulatkan mata mendengar perkataan Selly,bisa- bisa dia bilang bayinya apa selly lupa kalau dia juga dady bayi yang dikandungnya,Selly yang sadar atas ucapannya segera menoleh ke arah Arga yang sudah memasang wajah tidak terima.
" kamu kenapa," Selly pura- pura tidak menyadari kesalahannya.
" kamu tadi ngomong apa," ketus Arga sambil melipat kedua tangannya di atas dada.
" apa? aku hanya bilang bayi aku menendang, terus apa yang salah ," enteng Selly sambil kembali fokus mengelus perutnya.
" itu juga anak aku," tegas Arga.
" tapi aku yang mengandung,iya jadi anak aku," jawab Selly sambil menoleh ke arah suaminya ,Selly sengaja mengerjai Arga karena rasa kesalnya masih ada.
" harusnya kamu bilang anak kita ," kata Arga sambil membalikan tubuhnya menghadap Selly.
" iya suka- suka aku ," ketus Selly sambil merebahkan tubuhnya lagi , tetapi kali ini dengan posisi membelakangi Arga.
" kamu jangan gitu,"
" udah aku ngantuk,"
Arga mendengus kesal ,sedangkan Selly menahan tawanya dia tau betul bahwa suaminya itu kesal ,Arga yang merasa di cuekin segera turun dari tempat tidur ,Selly yang sadar segera menoleh ke arah Arga yang sudah berdiri di samping tempat tidur.
" mau kemana?" tanya Selly menatap heran.
" suka- suka aku ," balas Arga sambil melangkah menuju pintu .
Selly segera bangkit kembali mendengar jawaban suaminya,sedangkan Arga yang tau dikerjai sengaja mengerjai balik Selly ,saat hendak membuka pintu suara Selly menghentikannya.
" kamu kenapa jawab gitu,"
" kan kamu duluan, aku hanya ikutin aja ," jawab enteng Arga sambil membuka pintu di pun segera melangkah keluar kamar.
" nyebelin ," teriak Selly.
Arga yang berada di depan pintu, dia tidak tahan lagi karena sejak tadi menahan tawanya , akhirnya Arga tertawa mengingat ekspresi wajah istrinya yang kesal akibat jawabannya , karena merasa haus Arga segera melangkah menuju ke dapur, sedangkan Selly yang berada dikamar tidak bisa tidur karena Arga sudah meninggalkannya cukup lama akhirnya dia memutuskan menyusul Arga.
Tetapi saat hendak turun saat bersamaan Arga membuka pintu,akhirnya Selly mengurungkan niatnya dia kembali merebahkan tubuhnya sambil menarik selimut untuk menutupi semua tubuhnya ,sedangkan Arga yang sekilas melihat itu hanya menahan tawanya lagi.
dia segera melangkah mendekati tempat tidur,karena dia tau bahwa istrinya belum tidur,sedangkan Selly yang berada didalam Selly sudah mulai merasa sesak namun dia berusaha menahannya karena dia tidak masih kesal karena Arga meninggalkannya terlalu lama.
__ADS_1
" sayang," panggil Arga sambil menarik selimut yang menutupi seluruh tubuh Selly.
" apa sih,aku ngantuk," jawab selly.yang masih berusaha memegangi selimut yang ditarik Arga.
" udah dong jangan kaya gini,aku becanda,"
" biarin ," kesal Selly.
" ya udah,kalau kamu masih marah, aku tidur dikamar tamu aja ," sahut Arga sambil beranjak.
mendengar itu Selly segera membuka selimutnya hanya memperlihatkan wajahnya. " sana ,bilang aja kamu mau chat Sama cewek itu ," tuduh Selly.
Arga mengurungkan niatnya,dia tidak menyangka Selly masih saja menuduhnya memiliki hubungan dengan ica.padahal dia sudah menjelaskan semua,Arga kembali duduk ditepi tempat tidur.
" kamu,masih curiga aku ada apa- apa sama Ica? " tanya Arga dengan wajah serius.
" wajar aku curiga," tegas Selly.
" denger sayang,jangan bicara sembarangan lagi,karena ucapan itu doa,apa kamu mau aku kaya gitu," tanya Arga kembali.
Selly menggelengkan kepalanya,tentu saja dia tidak mau jika sampai itu terjadi membayangkannya saja sudah membuat dadanya sesak apalagi jika itu terjadi dia sudah tidak membayangkannya.
" kalau kamu gak mau,lain kali jangan ngomong gitu lagi," pinta Arga.
" tapi kamu janji,jangan deket- Deket dia lagi," jawab Selly.karena dia sangat cemburu jika suaminya dekat dengan perempuan lain selain dirinya.
"iya sayang," sahut Arga dengan senyum terukir diwajahnya. " ya udah,kita tidur," sambung Arga.
mamah Rani sudah datang pagi ini ke rumah anak serta menantunya,dia sengaja datang pagi- pagi sebelum mereka berangkat sekolah untuk memberitahukan bahwa papah Edwan sudah mengajukan cuti dari sekolahan mengingat kehamilan Selly yang sudah semakin terlihat.
"mamah tumben kesini," tanya Selly.
" memang gak boleh,mamah jenguk anak serta menantu mamah," sahut mamah Rani sambil menyiapkan sarapan untuk keduanya.
" gak ko mah,"jawab Arga. " tapi mamah gak perlu repot- repot kesini," sambung Arga yang merasa tidak enak,karena mamah mertuanya datang sepagi ini dan membawakan mereka sarapan.
" mamah gak repot ko,justru mamah seneng bisa masakin buat kalian," sahut mamah Rani sambil mendudukan dirinya.
__ADS_1
mereka segera memulai sarapannya,seketika ruangan itu menjadi hening hanya sendok dan garpu yang beradu yang terdengar,mereka sudah selesai sarapannya,mamah Rani memutuskan memberitahukan semua kepada keduanya.
" Arga,Selly, ada yang mamah mau bicarakan ," ucap mamah Rani sambil menatap bergantian keduanya.
keduanya saling melempar tatapan,karena melihat raut wajah mamah Rani yang seketika berubah serius,dengan cepat keduanya segera melihat ke arah mamah Rani yang sedari tadi menatap mereka.
" mamah mau bicara apa," tanya Arga dengan hati sedikit cemas,karena untuk pertama kalinya mamah mertuanya berbicara serius kepadanya.
" ada apa mah ," Selly penasaran apa yang akan di bicara mamahnya.
" begini,mamah sama papah sudah memutuskan kamu hari ini terakhir sekolah," ucap mamah Rani sambil melihat ke arah Selly.
Selly tercengang mendengarnya,berbeda dengan Arga yang merasa lega karena dia mengira mamah mertuanya akan berbicara tentang hal lain.
" Arga setuju mah," sahut Arga.
" gak,aku gak setuju," tolak Selly,karena dia masing ingin sekolah ditambah dia memikirkan jika dirinya berhenti sekarang,tentunya suaminya bisa dekat dengan banyak gadis di sekolahnya.
" sayang dengerin mamah dulu,kehamilan kamu semakin besar dan ini kehamilan pertama untuk kamu,jadi kami memutuskan ini setelah banyak pertimbangan," ucap mamah Rani memberikan penjelasan kepada Selly agar anaknya mengerti.
" tapi aku gak mau," tegas Selly.
" sayang,tapi yang dibilang mamah benar," sahut Arga.
__ADS_1
Selly segera menatap tajam ke arah Arga,sedangkan Arga yang mengerti tatapan Selly hanya menghela napas, mamah Rani yang duduk di hadapan keduanya hanya menggelengkan kepala melihat tingkah anak serta menantunya.