Suamiku Sang Casanova

Suamiku Sang Casanova
bab 104


__ADS_3

Selly yang sudah terlanjur sakit hati setelah apa yang dilihatnya segera turun dari mobil byan sudah berusaha menahannya namun semua sia- sia dengan cepat byan segera turun menyusul Selly , byan segera menarik lengan selly seketika menghentikan langkah Selly .


" de , kamu jangan gegabah ,ingat kandungan kamu ," ucap byan mencoba menghentikan Selly yang penuh dengan amarah . untuk pertama kalinya byan melihat amarah Dimata Selly .


" kakak lepasin , aku harus harus temui mereka berdua ," ucap Selly sambil membalik badannya melihat ke arah kakaknya .


" kakak akan lepasin tapi kamu janji jangan berbuat yang nantinya akan mencelakakan kandungan kamu ," byan berusaha meredam amarah Selly .


" aku gak akan berbuat bodoh ka , aku hanya ingin meminta penjelas mengapa dia tega berbuat seperti ini ," ucap Selly sambil meneteskan air matanya , sungguh Arga sudah menghancurkan semua kepercayaannya .


" kamu jangan menangisi laki- laki seperti itu , kamu ingat masih ada kakak dan papa yang akan selalu ada untuk kamu dan anak kamu ," sahut byan sambil melepaskan tangannya dari Selly dan dengan cepat menghapus air mata Selly dengan kedua tangannya.


Selly segera mengagukan kepalanya sebagai tanda mengerti baginya sekarang hanya meminta penjelasan dari Arga karena itu yang selly inginkan , dengan cepat byan segera menarik tangan Selly dan segera mengajaknya melangkah masuk kedalam hotel .byan segera menanyakan kepada resepsionis tentang kamar yang di tinggali Arga dan byan serta Selly merasa kaget karena Arga memesan satu kamar padahal Selly tau bahwa hotel telah di siapkan oleh pihak sekolah dirinya semakin yakin bahwa Arga telah mengkhianatinya.


****


Arga yang sudah berada dikamar yang di tempati Tania segera melangkah masuk kedalam tanpa Arga sadari jika ini awal masalah yang akan membuat hidupnya berubah dalam hitungan menit , Tania yang merasa rencananya berhasil tersenyum di ujung bibirnya .


" makasih Ga," ucap Tania .


" iya sama- sama ," sahut Arga sambil menurunkan tubuh Tania di sofa hotel .


"kenapa kamu berada disini ? " Tania berpura- pura tidak tahu tentang kedatangan Arga .


" harusnya aku yang bertanya seperti itu , bukannya kamu sudah berjanji akan meninggalkan dunia itu ," ucap Arga . apalagi melihat penampilan Tania yang begitu seksi Arga yakin jika wanita yang dulu sering menemaninya menghabiskan malam panjang kembali ke dunia itu .

__ADS_1


" aku terpaksa semua ini demi pengobatan ibu aku ," jawab Tania sambil menundukkan wajahnya .


" aku sudah pernah bilang , jika kamu dalam kesulitan kamu bisa menghubungi aku ," ucap Arga sambil berjongkok di depan Tania dan menaruh kaki Tania di atas pahanya .


Tania tersentuh dengan apa yang Arga perbuat namun dia segera tersadar jika dia bekerja untuk Zaky. walau hatinya berkata lain namun Tania tidak punya pilihan karena dia tidak mau sampai Zaky berbuat nekad , Arga segera memijat pergelangan kaki Tania .


" apa masih sakit ," tanya Arga seketika membuat Tania tersadar dari lamunannya .


" iya masih ," Tania segera memasang wajah kesakitan saat Arga memijat pergelangan kakinya .


" apa kamu punya cream ," tanya Arga sambil mendongakkan kepalanya ke arah Tania .


" ada di sana ," ucap Tania sambil menunjuk ke arah tas yang berada di dekat tempat tidur .


" gak usah Ga , nanti biar aku sendiri aja ," tolak Tania saat Arga sudah berdiri dihadapannya .


" kamu yakin ? " Arga akhirnya mengurungkan niatnya untuk memijat kembali kaki Tania .


" iya aku yakin , tapi apa aku boleh minta tolong aku mau ke tempat tidur ," ucap Tania .


" bisa , biar aku bantu , " arga segera menggendong tubuh Tania kembali namun kali ini Tania melingkarkan kedua tangannya di leher Arga , seketika membuat Arga risih namun dia berusaha mengingat kembali jika Tania seperti itu karena dirinya yang tidak hati- hati saat berjalan.


Arga segera merebahkan tubuh Tania di atas tempat tidur namun Tania belum juga melepaskan tangannya dari leher Arga hingga membuat jarak antara keduanya sangat dekat , Arga berusaha melepaskan tangan Tania tetapi Tania semakin erat melingkarkan tangannya .


" apa kamu tidak rindu padaku Ga ," tanya Tania dengan suara menggoda .

__ADS_1


" Tania lepas , apa- apaan kamu ," ucap Arga yang sudah tidak tahan dengan sikap Tania .


" gak usah munafik aku tau , kamu masih mengingat dimana kita menghabiskan malam panas bersama bukankah kamu sangat menikmatinya ," celoteh Tania .


" hentikan omong kosong kamu tania ," ucap Arga sambil menghempaskan tangan Tania dengan kasar . " aku pikir kamu sudah berubah tapi ternyata aku salah kamu masih wanita yang sama ," sambung Arga .


mendengar itu hati Tania sakit namun sebisa mungkin Tania menutupinya , sedangkan Arga yang awalnya hanya membantu Tania seketika merasa di permainkan oleh wanita dihadapannya dengan cepat Arga membalikan badannya dan membuat Tania sedikit panik .


" aku sudah membantu kamu dan ingat jangan pernah muncul di hadapanku lagi ," ucap Arga dengan posisi membelakangi Tania tanpa menunggu jawaban Tania Arga segera melangkah.


Tania yang tidak mau jika semuanya sia- sia apalagi ini semua demi ibunya , dengan cepat turun dari tempat tidur dan menyusul Arga dengan cepat Tania memeluk tubuh Arga dari belakang dan seketika membuat Arga menghentikan langkahnya .


" jangan pergi , temani aku malam ini aku mohon ," ucap Tania yang sudah melingkarkan tangannya di tubuh Arga .


" Tania , jangan sampai aku berbuat kasar ," Arga kali ini benar- benar tersulut emosi ternyata Tania telah membohonginya dengan kasar Arga kembali melepaskan tangan Tania dan segera membalikan badannya . " jadi kamu membohongi aku menjijikan ternyata ini sifat asli kamu, " sambung Arga yang sadar setelah Tania berdiri tegak dihadapannya.


" iya aku membohongi kamu , saat aku melihat kamu di kafe tadi aku membuat rencana ini dan ternyata kamu mempercayainya , aku tahu kamu masih mempedulikan aku ," jawab Tania bangga .


" kamu denger kalau pun tadi bukan kamu orangnya sudah pasti aku akan menolongnya , jadi buang semua yang ada dipikiran kamu karena aku bukan Arga yang kamu kenal dulu ," ucap Arga .


" baiklah , jadi kamu bilang kamu sudah berubah ayo kita buktikan," jawab Tania sambil melangkah mendekat ke arah Arga .


Arga yang tidak mengerti perkataan Tania hanya berdiri ditempatnya , sedangkan Tania mulai menurunkan kedua tali baju yang dipakainya dia akan membuktikan bahwa pria dihadapannya telah berubah atau belum Arga yang melihatnya mencoba menahan tangan Tania .


" apa yang kamu lakukan ," arga segera menahan tangan Tania saat mencoba melepas pakaiannya .

__ADS_1


__ADS_2