Suamiku Sang Casanova

Suamiku Sang Casanova
bab 46


__ADS_3

setelah kepergian mertuanya Arga sedikit bisa merasa lega namun dia tidak bisa membohongi perasaannya dia begitu sangat marah melihat kejadian dirumah sakit antara istrinya serta kekasihnya itu


" kamu kenapa" tanya papah rio yang merasa ada yang aneh dengan sikap Arga


" gak kenapa- Napa pah' jawab Arga sambil memasang wajah datar


" kamu yakin sayang" tanya Lisa sambil merengkuh tubuh Arga


" beneran mah aku gak apa- apa" tegas Arga sambil menatap bergantian keduanya


" ya udah papah sama mamah pulang dulu" ucap rio


" ko buru- buru " kesal Arga mengingat dia akan sendirian


" papah masih ada kerjaan" jawab papah rio


" ya udah papah aja yang pulang mamah biar temenin aku" pinta Arga


" gak bisa sayang mamah ada arisan" tolak mamah lisa


mendengar jawaban mamahnya dia segera mengantar keduanya sampai depan pintu utama setelah melihat mobil telah keluar gerbang Arga segera membalik badannya seraya menatap seluruh rumah yang begitu besar dengan langkah gontai dia melangkah keruang tamu segera mendudukan dirinya sambil menyandarkan kepalanya



Dino yang duduk disebelah Herlan segera melihat jam tangan yang melingkar ditangannya dia segera menggoyangkan tubuh Herlan yang tertidur akibat kelelahan menjaga Zaky



" ada apa" tanya Herlan sambil mengucek matanya



" Lo gak inget Arga pesan apa" ucap Dino


__ADS_1


Herlan seketika membenarkan duduknya dia sungguh sangat lupa pesan dari Arga untuk mengantarkan Selly pulang,keduanya segera berdiri menuju ruangan Zaky dengan cepat Dino membuka pintu dia melangkah masuk diikuti Herlan dibelakangnya



mereka berjalan menghampiri Selly yang menyandarkan kepalanya di atas ranjang sambil tangannya menggenggam tangan Zaky,keduanya yang sudah berdiri dibelakang Selly kaget karena Selly tertidur dengan bulir air mata diujung matanya



"gimana ini" ucap Herlan bingung



" Lo bangunin" titah Dino sambil memerhatikan wajah Selly terlihat kesedihan terlihat diraut wajah Selly



" gak berani gue" tolak Herlan apalagi mengingat arga paling tidak suka miliknya disentuh orang lain cukup lama Herlan menunggu jawaban Dino namun seketika dia menatap kesal karena Dino malahan sibuk memerhatikan wajah Selly



" inget istri orang" kesal Herlan seketika membuyarkan lamunan dino




"Lo gimana sih? pasti sedih kan dia pacarnya " jawab enteng Herlan dia melupakan gadis yang tidur pulas dihadapannya adalan istri dari Arga



" hati- hati Lo kalau Arga denger habis Lo" ucap Dino mengingatkan Herlan dengan ucapannya



Herlan segera menggaruk tengkuknya yang tidak gatal dia sungguh lupa bahwa Selly istrinya Arga,Dino hanya menggelengkan kepalanya melihat tingkah Herlan yang bisa membuatnya kena amukan dari Arga

__ADS_1



" terus kita harus gimana" tanya Herlan melihat Selly tertidur begitu pulas



" gue telepon Arga aja " jawab Dino seraya meraih ponselnya di kantong celana dengan cepat dia menghubungi Arga cukup lama akhirnya Arga mengangkat teleponnya



" halo" ucap Arga diseberang sana dengan nada datar



" ga kita gak bisa anterin bini Lo" sahut Dino dengan hati- hati



" Lo cari masalah sama gue" teriak kesal Arga mendengar perkataan Dino



Dino segera menjauhkan ponselnya dari telinga mendengar teriakan Arga " bukan gitu ga ,bini Lo tidur " jelas Dino



" ya udah gue kesana" ucap Arga sambil mendengus kesal dia segera mematikan sambungan teleponnya



Dino merasa kesal Karena Arga memutuskan sepihak sambungan teleponnya dengan kesal Dino kembali menaruh ponselnya dikantong celana,sedangkan Herlan menahan tawanya karena dia tau sikap Arga kalau ditelpon suka seenaknya sendiri



" kenapa lo" kesal Dino melihat raut wajah Herlan yang menahan tawa

__ADS_1



"Lo harusnya tadi liat muka lo di cermin " ejek Herlan yang melihat lucu dengan raut Wajah Dino yang kesal sedangkan dino dibuat tambah kesal oleh Herlan entah mimpi apa dia memiliki sahabat seperti Herlan


__ADS_2